Subang, Nitikan.id – Ratusan pedagang yang berjualan di Pasar Inpres Pagaden Kabupaten Subang telah mengosongkan kios-kios mereka sejak seminggu yang lalu.
Setelah melalui prosedur dan komunikasi antara para pedagang dengan kontraktor disepakati batas waktu pengosongan pasar paling lambat 10 Mei 2023.
Dara pantauan Nitikan.id di Pasar Inpres Pagaden, Senin (15/5/23), terlihat sebagian besar kios telah dikosongkan oleh pemiliknya, hanya tersisa belasan kios yang belum dikosongkan.

Pengosongan pasar dilakukan karena akan dilakukan revitalisasi pasar Pagaden menjadi pasar modern oleh Pemda Subang.
Sementara itu para pedagang direlokasi ke pasar sementara di terminal Pagaden yang letaknya berdampingan dengan pasar inpres.
Namun tidak semua pedagang pindah ke pasar sementara di terminal tersebut.
Alasannya pun beragam. Seperti kata salah satu pedagang Karna (49), “Saya belum kebagian kios di pasar sementara di terminal, katanya sudah penuh.” Katanya.
Banyak juga pedagang yang memilih pindah ke kios yang disewakan di pinggir jalan dekat sekitaran pasar dan ke Plaza Pagaden.
“Ngontrak di pinggir jalan saja, soalnya kios sementara terlalu kecil, tidak muat menyimpan barang dagangan.” Ujar Dimas salah satu pedagang perabotan rumah tangga.
Seperti diketahui pasar inpres Pagaden akan direvitalisasi menjadi pasar modern oleh Pemda Subang bekerjasama dengan PT KSO Sapta Surya.

