MANGGARAI BARAT, Nitikan.id– Aksi tak biasa dilakukan Kepala Desa Batu Cermin, Kecamatan Komodo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT), Marianus Yono Jehanu. Ia menyita perhatian publik setelah membangun kantor desa menggunakan dana pribadi senilai Rp 1,1 miliar.
Bangunan yang terletak di jantung kota Labuan Bajo itu kini tengah dalam tahap pengerjaan dan ditargetkan rampung dalam tiga pekan ke depan. Proyek ini dikerjakan oleh CV Novita Pratama. Yang membuat publik terpukau adalah keberanian Yono mendanai seluruh proyek dari kocek sendiri, tanpa menggunakan Dana Desa sepeser pun.

Di papan proyek yang terpajang di depan bangunan, tercantum informasi seperti nama kegiatan, lokasi, dan pelaksana. Namun, satu keterangan mencuri perhatian: Sumber Dana: Dana Pribadi.
Yono, yang juga dikenal sebagai pengusaha perhotelan di Labuan Bajo, mengungkapkan bahwa dana pembangunan kantor desa ini berasal dari pendapatan bisnisnya, yakni Hotel Theodor. Ia menyebutkan keputusan tersebut diambil karena anggaran Dana Desa sangat terbatas dan tidak dapat dialokasikan untuk pembangunan kantor desa.
“Anggaran Dana Desa dari 2023 sejak saya menjabat hingga 2025 sangat terbatas. Sekitar 60 persen penggunaannya sudah dikunci oleh pemerintah pusat, dan sisanya hanya boleh dipakai untuk infrastruktur. Untuk bangun kantor desa, tidak boleh menggunakan Dana Desa, kecuali dari sumber lain seperti CSR atau hibah,” jelas Yono, Selasa (27/7/2025), dikutip dari Detik.com.
Dana yang ia keluarkan itu, lanjutnya, dianggap sebagai hibah pribadi untuk desa. Pembangunan kantor desa yang kini berdiri megah itu memiliki ukuran 17 x 20 meter dan akan dicat putih, dengan desain lima tiang di bagian depan menyerupai Istana Negara.
Menurut Yono, desain tersebut dipilih untuk menegaskan pentingnya kehadiran kantor desa yang representatif, terutama karena letaknya berada di ibu kota kabupaten.
“Kantor desa yang berada di pusat kota harus mencerminkan pelayanan publik yang baik. Pemerintahan desa adalah unit terkecil, tapi tetap harus memiliki fasilitas yang layak demi kenyamanan perangkat desa dalam melayani masyarakat,” ujarnya.
Sebelumnya, sejak 2023, Pemerintah Desa Batu Cermin menempati gedung milik Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) sebagai kantor sementara karena kantor lama sudah tidak layak pakai.
“Kami menggunakan bangunan BUMDes sejak tahun lalu. Kantor desa lama sudah tidak memenuhi syarat untuk operasional,” tuturnya.
Selain menjabat sebagai kepala desa, Yono juga diketahui sebagai Ketua Asosiasi Kabupaten (Askab) PSSI Manggarai Barat. Aksinya ini menuai pujian dari warganet dan dianggap sebagai contoh kepemimpinan yang berorientasi pada pelayanan dan kepentingan publik.
Sumber: Detik
Viral Kades Labuan Bajo Bangun Kantor Desa Rp 1,1 Miliar Pakai Uang Pribadi

