Subang, Nitikan.id – Sampah adalah hal kecil yang tidak bisa dianggap sepele. Bahkan, hal yang sering dianggap remeh ini justru mampu menggulirkan sejumlah persoalan besar. Mulai dari mengganggu kehidupan harian manusia, menyebabkan banyak bencana dan penyakit, hingga menjadi faktor utama kerusakan alam. Pada pangkalnya, sampah juga disebut sebagai musuh utama yang akan mengancam keberlangsungan manusia di masa datang.
Begitu pula persoalan sampah di Subang masih belum selesai, salah satunya di tempat pembuangan sampah (TPS) di daerah Jalitri, di belakang gedung MPP yang pembangunannya belum selesai.
TPS Jalitri ini merupakan TPS baru hasil relokasi dari TPS di jalan Pejuang 45 Subang, yang tujuan awalnya sebagai TPS percontohan bagi TPS lain di kabupaten Subang.
TPS yang diresmikan setengah tahun yang lalu ini menimbulkan masalah baru di musim penghujan ini, yaitu jalan masuk yang berlumpur sehingga menyukitkan warga yang hendak membuang sampah, Selasa, 27/12/2022.
“Iya susah mau buangnya, mau masuk tapi jeblog (berlumpur)”, ujar Yudi salah satu warga yang mau membuang sampah.
Sangat disayangkan jika TPS yang luas ini aksesnya terhambat karena nalan masuk yang berlumpur hingga warga malas membuang sampah di TPS ini.
“Harusnya jalan masuknya dibagusin, minimal gak tèrgenang air saat musim hujan”, ujar Daang salah satu warga.
Harapannya Pemkab melalui dinas terkait agar segera membereskan permasalahan ini.

