Subang,Nitikan.Id — 2045 Institute menyelenggarakan Workshop Nasional INSIGHT Institute for Scientific Literacy and Academic Growth (INSIGHT) secara daring melalui Zoom Meeting pada Minggu, 18 Januari 2026. Kegiatan ini diikuti oleh 110 peserta dari berbagai daerah di Indonesia, yang berasal dari kalangan mahasiswa, dosen, peneliti, hingga pegiat literasi akademik.
Workshop ini mengangkat tema penguatan kapasitas penulisan karya ilmiah dengan fokus pada manajemen sitasi dan referensi menggunakan Mendeley, identifikasi kesalahan umum dalam penyusunan latar belakang, serta strategi menyusun latar belakang artikel ilmiah yang layak dipublikasikan di jurnal bereputasi.
Dalam pemaparannya, M. Nurul Ma’arif, M.Pd., Direktur Utama Subang Publisher, secara khusus membahas pengelolaan sitasi dan referensi menggunakan Mendeley. Ia menegaskan bahwa pemanfaatan perangkat manajemen referensi menjadi kebutuhan mendasar dalam penulisan akademik modern. Menurutnya, penggunaan Mendeley secara tepat tidak hanya mempermudah penulis dalam menyusun daftar pustaka, tetapi juga menjaga konsistensi gaya sitasi dan meningkatkan kredibilitas naskah ilmiah.
Sementara itu, Fadli Daud Abdullah, M.H., Direktur Utama Kuningan Publisher, memaparkan berbagai kesalahan yang kerap terjadi dalam penyusunan latar belakang penelitian serta strategi menyusun latar belakang yang kuat dan argumentatif. Ia menekankan pentingnya menampilkan alur logis permasalahan, kebaruan riset, serta urgensi akademik agar artikel memiliki peluang lebih besar untuk diterima di jurnal bereputasi.
Direktur Eksekutif 2045 Institute, Adam Hasyim, dalam keterangannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen m 2045 Institute dalam memperkuat budaya literasi ilmiah di Indonesia.
“Workshop ini dirancang untuk menjawab persoalan nyata yang dihadapi penulis ilmiah, mulai dari pengelolaan referensi hingga kelemahan argumentasi dalam latar belakang. Harapannya, peserta tidak hanya mampu menulis, tetapi juga memahami standar akademik yang diakui jurnal bereputasi,” ujar Adam Hasyim.
Pelaksanaan workshop berlangsung interaktif dengan sesi diskusi dan tanya jawab yang aktif. Peserta memperoleh panduan praktis, contoh kasus, serta strategi aplikatif yang dapat langsung diterapkan dalam penulisan artikel ilmiah.
Melalui Workshop Nasional INSIGHT Sesi 2, 2045 Institute menegaskan perannya sebagai ruang penguatan kapasitas akademik, sekaligus mendorong lahirnya karya-karya ilmiah berkualitas yang berkontribusi pada pengembangan ilmu pengetahuan di Indonesia.(red)

