• Home
  • Headline
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Ekonomi – Bisnis
  • Entertainment
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Opini
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Politik
  • Profile
  • Teknologi
  • Science
  • Wisata
Sabtu, Mei 2, 2026
Nitikan.id
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • Headline
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Ekonomi – Bisnis
  • Entertainment
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Opini
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Politik
  • Profile
  • Teknologi
  • Science
  • Wisata
  • Home
  • Headline
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Ekonomi – Bisnis
  • Entertainment
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Opini
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Politik
  • Profile
  • Teknologi
  • Science
  • Wisata
No Result
View All Result
nitikan.id
No Result
View All Result
Home Entertainment

Srigala yang Terpisah dari Kawanannya

Srigala yang Terpisah dari Kawanannya

Awod Cobreti by Awod Cobreti
26/08/2023
in Entertainment
0 0
0
Srigala yang Terpisah dari Kawanannya
0
SHARES
1.4k
VIEWS
Bagi ke WhatsAppBagi ke Facebook

Nitikan.id – Serigala itu melangkah di tengah pekatnya malam. Menyusuri tanah berembun ditemani balutan hembusan angin malam. Berjalan seorang diri, melangkah tanpa tujuan yang pasti.

Pandangannya nanar kadang tertunduk, seolah malu namun rindu pelukan hangat sang purnama.

Sesekali terdengar jeritan tangis hatinya yang terpendam. Memecah kesunyian. Pilu dan menyayat hati bagi yang mendengar. Kemana langkah akan membawanya?

Tak pernah ada yang tahu. Bahkan dirinya sendiri pun tak tahu kemana ia akan berakhir. Ia hanya tahu akan satu hal. Mengikuti apa yang hatinya katakan lalu mengikuti arus kemana sang hembusan angin akan menuntunnya.

Sendiri, berbalut sepi berkawan rindu dan pilu tak ia rasakan. Dalam hatinya ia selalu mengatakan bahwa aku memiliki langit dan purnama yang akan menemani ku melangkah. Di atas sana akan selalu ada langit yang senantiasa akan mengawasiku.

Dari sela-sela mantel langit yang tebal menghitam terkadang sang purnama mengintip, melihat dan menuntun menerabas pekatnya malam dengan daun-daun yang berserakan.

“Lihat itu! Srigala kesepian yang malang. Berjalan sendirian tanpa peduli akan tujuan,” seru rumput dan ilalang.

“Kasihan, kelomponya pasti meninggalkannya karena ia tidak berguna,” timpal rerumputan lainnya.

Srigala itu terus berjalan. Melangkahkan kaki-kakinya, menyembunyikan cakar dan taring serta menahan lolongan teriakkannya.

“Kasihan, tapi kenapa ia tidak memiliki kelompok. Naas sekali” timpal Burung Hantu dari atas pepohonan.

“Sudah! Lupakan saja serigala menyedihkan itu. Lekas kita mencari makan!” seru Burung Hantu lainnya.

Sesaat malam tak lagi sunyi. Suara kelepar burung hantu dan kepakan sayap para kelelawar yang beterbangan di atas srigala itu memecah heningnya malam.

Tanpa memperdulikan apa yang ia dengar, srigala itu tetap berjalan. Kaki-kak yang penuh semangat menyusuri dingin dan basahnya sang Bumi pertiwi. Menyingkap rerumputan dan ilalang yang menyerbak dihadapannya. Ia terus melangkah dan melangkah. Pikirannya terus melayang dan mengembara.

“Aku memang tidak memiliki kelompok. Tidak memiliki kawanan yang dinamakan sebagai keluarga srigala. Aku memiliki dunia ku sendiri.”

“Menyendiri adalah bagian dari dunia ku. Aku tidak akan pernah sendiri, ketika aku melihat ke langit, begitu banyak bintang-bintang yang menunjukkan senyum ramahnya kepada ku. Mengusir sepi dan pilu.”

“Terkadang purnama pun tersenyum dan berbicara padaku. Ia ceritakan kisah-kisah yang indah dan menggugah asa. Ia ceritakan dunia-dunia yang indah di luar sana. Ia ceritakan mimpi-mimpi luar biasa. Dan ia menyinari mimpi-mimpi itu dengan cahayanya yang hangat dan menyejukkan.”

“Mengapa aku harus merasa sendiri? Tapi terkadang aku heran, mengapa langit begitu sedih ketika melihat aku seorang diri melangkahkan kaki menyusuri dinginya Bumi pertiwi?”

“Terkadang ia menangis. Bukan hanya menitikkan air mata sehingga sedikit membasahi wajah sang empu Bumi. Tapi terkadang menangis menjadi-jadi, seolah ingin menumpahkan seluruh air matanya. Itu membuatku menjadi basah dan tak punya tempat untuk berlindung.”

“Namun aku justru merasa senang ketika langit begitu menangis. Aku bisa bersenang-senang. Berlari kesana dan kemari, membiarkan tubuh dan bulu-bulu ku menjadi basah. Aku berlari kesana kemari, ku kibaskan bulu dan ekorku yang penuh dengan air dan itu akan membuatku melupakan akan kesepianku.”

“Terima kasih sahabatku langit, maaf membuatmu bersedih dan menangis. Tapi aku senang ketika kau menangis. Mungkin kau menangis untuk menghibur dan membasahi jiwa ku yang sepi dan kering ini.”

Perlahan sang purnama mulai beranjak semakin meninggi. Cahayanya penuh. Menyinari sisi-sisi gelap yang membalut dunia ku. Memberikan sedikit kehangatan dan kelembutan. Membuatku merasa tenang bila aku melihatnya.

Sirius adalah kisah yang paling aku suka dari semua kisah-kisah yang pernah diceritakan oleh purnama sepanjang perjalanan ku. Sirius. Sirius dan Sirius selalu terlukis dalam benak ku.

Entah mengapa, aku menjadi lebih sering untuk melihat ke langit dan berharap akan muncul Sirius yang diceritakan oleh sang rembulan. Aku ingin melihat serigala langit yang legendaris itu.

“Sirius. Purnama pernah mengatakan padaku kau adalah serigala langit yang legendaris. Apakah aku juga bisa menjadi serigala yang legendaris? Apa aku bisa menjadi salah satu legenda yang akan tertulis di langit dan dikenang oleh para penghuni Bumi?”

Sejenak ia berhenti. Mendongak ke langit. Menatap pada sang purnama. Pandangannya menyimpan sejuta tanya dan keheranan. “Kenapa kau tidak lagi menceritakan kisah-kisah yang indah pada ku wahai purnama?,” Gumam sang Srigala.

Sunyi membalut, menyelinap diantara ruang keduanya. Tak sepatah kata pun sang purnama bergumam. Jangankan untuk mengungkap sepatah kata, tersenyum pun ia enggan.

“Ada apa purnama? Apa engkau tidak mau lagi menjadi pelita ku dalam mengarungi pekatnya dunia ku? Apa aku terlalu hina dan menjadi beban untukmu?”

Lagi-lagi hanya hembusan angin yang terdengar. Menyelinap diantara keduanya yang sedang terpaku saling menatap.

Tatapan kerinduan antara keduanya. Sejenak sunyi menyelimuti keduanya. Tak henti sang serigala itu menatap purnama yang hanya bisa berdiam seribu bahasa.

Sekuat tenaga srigala itu berlari. Derap langkah kakinya memecah keheningan dan kesunyian. Menyibak barisan rerumputan yang sedang memadu kasih menikmati rembulan purnama.

Mengoyak dedaunan kering yang berserakan. Ia hanya terus berlari dan berlari. Mencari puncak tertinggi untuk semakin dekat dengan sang rembulan. Sesampainya ditempat tertinggi, ia tetap merasa bahwa rembulan masih begitu tinggi.

“Rembulan tidak mau berbagi kisah lagi denganku. Mungkin aku harus berjalan tanpa kisah-kisahmu yang membangkitkan asa dan mimpi lagi.”

Srigala itu berdiri. Dengan dada membusung penuh kebanggaan ia melolong. Lolongan yang panjang. Lolongan tanda kesepian dan kerinduan. Lolongan yang terdengar menyayat hati dan mengkoyak sepi. Memecah kesunyian.

Namun rembulan tetap terpaku dan terdiam. Semakin ia kuat melolong, semakin rembulan terpaku dan membisu. Rupanya lolongan serigala itu tidak pernah sampai kepada rembulan. Ia terus melolong. Setiap malam dan setiap purnama datang, ia akan berlari mencari tempat yang tinggi.

Dit empat itulah ia akan melolong. Berteriak. Meneriakkan kesepian pada sang rembulan. Namun naas bagi srigala penyendiri itu, rembulan tidak pernah lagi mendengar apa yang menjadi teriakan dan jeritan hatinya.

Meskipun begitu, lolongan serigala kesepian nan menyayat itu akan senantiasa terdengar saat-saat purnama datang. Lolongan tanda jeritan kesepian. Lolongan kerinduan akan kawan-kswannya.

***

Next Post
3000 Peserta Perebutkan Hadiah Rp 1 Juta Lomba Mancing Ikan Lele di Desa Mulyasari

3000 Peserta Perebutkan Hadiah Rp 1 Juta Lomba Mancing Ikan Lele di Desa Mulyasari

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

  • DPR RI Komisi X Soroti Sejumlah Permasalahan Atlet dan Organisasi Muaythai
  • FEI IMH Subang Gelar Studi Banding dan Company Visit ke Universitas Tazkia dan PT Benning Food
  • KPK Tangkap 16 Orang dalam OTT di Tulungagung, Bupati Gatut Sunu Diamankan
  • Senyum Langit
  • Rabun Jauh
  • panen4d
  • joker123
  • slot777
  • slot scatter hitam
  • https://protuning.id/
  • https://ptnobelindonesia.com/
  • https://okegas.id/
  • https://dukcapil.selumakab.go.id/
  • https://store.scuto.co.id/wp-content/products/
  • https://selumakab.go.id/
  • https://dukcapil.selumakab.go.id/duta777/
  • https://krakatauniaga.co.id/run/
  • https://bossfood.co.id/wp-content/pound/
  • https://befood.id/run/?id=nanastoto
  • slot138
  • slot138
  • sultan69
  • joker123
  • slot mahjong
  • slot depo 10k
  • demo mahjong
  • slot bet 200
  • slot gacor
  • https://consumerstore.siccura.com/
  • https://blog.sparkresto.com/
  • https://jurnal.anfa.co.id/
  • sultan188
  • duniacash
  • https://dewa138.xyz/
  • sultan188 login
  • https://dhumanotmp.xoc.uam.mx/
  • https://programainfancia.xoc.uam.mx/
  • https://fe.unik-kediri.ac.id/
  • https://techno.ru.ac.th/en/contact/
  • sultan188
  • https://problemaseducacion.xoc.uam.mx/

Nitikan.id merupakan salah satu media siber yang berada dibawah naungan PT Poros Media. Nitikan.id ingin menyajikan konsep jurnalis yang memihak pada kepentingan publik, membawa pencerahan, membangun ruang kesadaran serta menumbuhkan semangat literasi dan perubahan.

Kategori

  • Daerah
  • Ekonomi – Bisnis
  • Entertainment
  • Headline
  • Hukum
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Nasional
  • Olahraga
  • Opini
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Politik
  • Profile
  • Ragam
  • Science
  • Seni Budaya
  • Tak Berkategori
  • Teknologi
  • Wisata
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Term Of Use

© 2024 Nitikan.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Headline
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Ekonomi – Bisnis
  • Entertainment
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Opini
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Politik
  • Profile
  • Teknologi
  • Science
  • Wisata

© 2024 Nitikan.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
  • slot demo terbaik
  • https://grupoceleron.com/
  • slot gacor malam ini
  • https://aldypay.com/credit-purchase/
  • https://www.sharpener.tech/blog/
  • http://www.dramsyar.com.my/dramsyarservices/
  • https://urbanbat.org/salto-al-vacio/
  • https://kemin.gov.kg/
  • https://vjcc.org.vn
  • ggsoft
  • spaceman
  • slot dana
  • sv388
  • https://www.starfilterind.com/filter-cartridge/
  • https://santillan.ec/contacto/
  • https://travelnevada.fr/blog/
  • http://www.agfarma.com/about/
  • situs138
  • ggsoft
  • slot88
  • https://rgc.com.br/contato/
  • duniacash
  • https://restaurantemoche.com/contact-me/
  • https://agri.ubru.ac.th/
  • https://pedrolopez.pt/
  • https://ezap.edu.vn/
  • slot gacor
  • sultan188
  • slot 10k
  • https://revoar.org/contato/
  • https://www.woodyantique.com/testimonial
  • beras11
  • slot 10k
  • https://paninibay.com/
  • slot depo 5k
  • slot qris
  • https://tagme.com.br/login/
  • slot depo 10k
  • situs slot online
  • ggsoft
  • https://atmaenterprise.com/
  • https://www.lepagefoodanddrinks.com/private-cheffing
  • https://weddingdive.com/idea/
  • https://de.goodstats.id/gehry-architecture/
  • https://www.facility.management.zarz.agh.edu.pl/kontakt/
  • slot 138
  • https://hub.egaleo.gr/prosklisi-kypee/
  • https://store.amerimed.net/
  • https://zlatnadvorana.com/galerija/
  • slot69
  • slot69
  • https://iesmontilivi.net/noticies/
  • https://trrhospitals.com/about-us/
  • https://astaracademy.edu.my/contact-us/
  • https://clinicaitabayana.com/herpeszoster/
  • https://khcn.tbd.edu.vn/danh-muc/linh-vuc-nghien-cuu/
  • https://ca.zonajakarta.com/privacy-policy/
  • https://digital.melintas.id/careers/
  • https://cityluxurycarsrental.com/brands/
  • https://technobox.mk/kalkulator/
  • https://beras11.vip/