SUBANG — Para staf kepegawaian Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Subang mengeluhkan keterlambatan honorarium yang tak kunjung dibayarkan selama tiga bulan terakhir. Padahal, mereka tetap bekerja penuh waktu dan menjalankan tugas secara profesional.
Sekretaris KONI Kabupaten Subang, Lilis Sulastri, membenarkan keluhan tersebut.
Keterlambatan ini terjadi akibat anggaran KONI dari Pemkab Subang yang tak kunjung cair. Ia menyayangkan keterlambatan pembayaran yang seharusnya menjadi hak para pegawai.
“Saya menerima langsung keluhan dari para staf dan sangat menyesalkan keterlambatan pemerintah daerah dalam memberikan anggaran untuk KONI, slot138 login akibatnya kita terlambat membayar honorarium. Kasihan mereka bekerja sepenuh hati, tetapi haknya justru tersendat,” ujar Lilis kepada awak media, Senin, 17 November 2025.
Menurut Lilis, kondisi ini membuat para pegawai semakin tertekan karena kebutuhan hidup harus tetap berjalan sementara penghasilan mereka belum diterima.
Di tengah kesulitan tersebut, bantuan datang dari Lembaga Adat Karatwan (LAK) Galuh Pakuan. Girang Harta Galuh Pakuan, Dewi Kandiati Paramesty Tine Yowargana, menyatakan kesiapannya memberikan dana talang agar honorarium para staf KONI dapat segera dibayarkan.
“Kasihan mereka bekerja sudah lelah tetapi tidak menerima bayaran. Mereka tetap harus memenuhi kebutuhan sehari-hari. Atas dasar kemanusiaan dan kepedulian terhadap dunia olahraga dan masyarakat, kami akan menyalurkan dana untuk honorarium para pegawai,” tegas Tine di Subang, Senin, 17 November 2025.
Tine menilai pemerintah daerah seharusnya lebih peka terhadap hak pegawainya, terutama terkait anggaran kepegawaian yang menjadi kewajiban pemerintah untuk dipenuhi tepat waktu.
“Pemerintah Kabupaten Subang harus memahami bahwa para pegawai ini manusia yang butuh penghasilan untuk bertahan hidup. Tidak bisa memperlakukan mereka seenaknya. Situasi ini sangat memprihatinkan,” ujarnya.
Lilis mengucapkan terima kasih atas kepedulian Galuh Pakuan yang telah membantu meringankan kesulitan yang dialami staf KONI Subang.
“Saya haturkan terima kasih sebanyak-banyaknya kepada Galuh Pakuan yang selalu menunjukkan kepeduliannya kepada kami,” kata Lilis.

