Nitikan.id – Beberapa pekan ini marak terdengar istilah frugal living di media sosial. Banyak orang yang mulai menerapkan konsep frugal living dalam hidupnya. Lalu apa itu frugal living?
Frugal living merupakan suatu konsep gaya hidup hemat yang berfokus pada prioritas kebutuhan, keuangan dan mengatur pengeluaran.
Frugal living menerapkan pengelolaan uang dengan baik. Bukan hanya berhemat, namun juga meminimalisir pembelian barang yang tidak mendesak atau tidak terlalu dibutuhkan dan memprioritaskan untuk membeli barang atau kebutuhan yang memiliki nilai guna dalam jangka waktu yang panjang.
Frugal Living berbeda dengan pelit. Orang yang menerapkan gaya hidup frugal living cenderung teliti dalam membuat keputusan untuk pengeluaran dengan lebih mementingkan nilai guna dari barang yang dibeli.
Mereka menyusun anggaran keuangan dan memprioritaskan kebutuhan dan kemampuan mereka saat akan membeli suatu barang.
Mereka akan mencari informasi mendalam mengenai suatu produk dan membandingkan produk serupa untuk memperoleh best deal sebelum memutuskan untuk membeli.
Frugal living memprioritaskan untuk membeli barang yang memiliki kualitas lebih baik dan benar benar dibutuhkan.
Orang dengan gaya hidup frugal living menekankan bahwa barang mahal tidak menjamin memiliki nilai guna yang lebih baik. Namun mereka akan memilih untuk membeli barang yang lebih mahal apabila memiliki nilai guna, ketahanan dan manfaat yang lebih baik dibandingkan dengan barang murah yang lebih cepat rusak.
Orang pelit cenderung takut untuk membeli barang yang harganya sedikit lebih mahal. Mereka memilih untuk membeli barang murah meskipun memiliki kualitas yang buruk.
Orang pelit tidak mempertimbangkan atau membandingkan faktor kegunaan lain sebelum membeli suatu produk. Mereka lebih berfokus pada harga yang murah tidak mau mengeluarkan uang lebih.
Beberapa tips untuk menerapkan Frugal Living :
Planning Anggaran
Merencanakan dengan membuat planning berdasarkan kebutuhan dan mencatat segala pemasukan dan pengeluaran untuk mengelola keuangan.
Mengatur pengeluaran untuk makan
Membuat budget atau anggaran khusus untuk konsumsi. Memasak sendiri dan membuat bekal dapat lebih hemat dari membeli makanan siap saji. Namun bisa membuat jadwal untuk membeli makanan diluar misalnya seminggu dua kali.
Pemburu diskon
Salah satu strategi berbelanja selain membandingkan harga produk yang serupa adalah menggunakan diskon sehingga dapat membeli barang di bawah harga normal.
Membeli sesuai kebutuhan
Membeli barang yang dibutuhkan bukan yang diinginkan. Barang yang bermanfaat dan awet. Kita dapat mencari barang serupa dengan kualitas sama namun dengan harga lebih murah atau membeli barang sedikit lebih mahal namun kualitas lebih bagus dan tidak cepat rusak.
Menabung
Menabung dengan konsisten untuk membuat dana darurat dan tabungan agar keuangan stabil serta berinvestasi untuk menambah penghasilan.
Menjual barang yang sudah tidak digunakan
Kita dapat menjual barang yang masih layak namun tidak lagi digunakan untuk memperoleh tambahan penghasilan.
Apabila frugal living dapat dijalankan secara benar dan konsisten maka dapat memperbaiki kontrol diri dan mencapai tujuan yang diinginkan seperti kestabilan finansial.
Source: wealthsimple

