Nitikan.Id – Al-Ward adalah nama kuda nabi Muhammad SAW yang berarti mawar, kuda ini hadiah dari Tamim a-Dari. Dinamai Al-Ward karena memiliki warna campuran merah dan pirang. Meskipun kuda ini kemudian diberikan kepada sahabatnya Umar bin Khattab sebagai hadiah.
Al-ward hanya satu dari beberapa kuda yang menjadi tunggangan nabi baik sebagai alat transportasi ataupun saat berada di Medan perang.
Kuda dalam berbagai kebudayaan dianggap sebagai simbol kebebasan, kecerdasan, dan kekuatan. Dalam kepercayaan Tiongkok kuno, kuda diyakini sebagai salah satu unsur energi yang kuat dan dihormati. Kuda merupakan hewan yang memancarkan energi yang menunjukkan kecepatan, terang, dan aktif.
Mungkin karena simbol dan filosofi kuda tersebut, Basoeki Abdullah membuat lukisan Pangeran Diponegoro memimpin pertempuran, digambarkan Pangeran Diponegoro sedang menunggang kuda berwarna hitam yang berlari kencang dengan tangan yang menunjuk dengan jelas arah tujuan dan dipertegas dengan tatapan mata yang tajam.
Pada masanya kuda merupakan hewan berkaki empat yang memiliki peran penting membantu aktivitas manusia sehingga jumlahnya tidak selisih jauh dengan jumlah manusia pada waktu itu, sebelum kemudian semakin berkurang seiring fungsinya tergantikan oleh mesin.
Nah Nitiker, di Jawa Barat sendiri populasi kuda berjumlah 13.597 ekor tersebar di 27 kabupaten/kota, daerah manakah juara pertama dalam jumlah kuda terbanyak.seperti dikutip dari jabarprov.bps.go.id. Berikut Top Ten nya.
1. Kabupaten Bandung Barat 3.426 ekor
2. Kabupaten Bandung 2.895
3. Kabupaten Garut 1.992
4. Kabupaten Cianjur 752
5. Kabupaten Cimahi 626
6. Kabupaten Bogor 532
7. Kota Tasikmalaya 437
8. Kabupaten Sumedang 418
9. Kabupaten Tasikmalaya 341
10. Kabupaten Kuningan 307
Sedangkan kabupaten Subang ada diperingkat ke-11 dengan jumlah populasi kuda 303 ekor. Baiklah Nitiker itu tadi 10 teratas daerah dengan populasi kuda terbanyak di Jawa barat.

