Nitikan.id – Setiap tahun kebutuhan suplai pangan akan terus meningkat seiring semakin bertambahnya jumlah penduduk namun hal itu tidak diimbangi dengan naiknya minat generasi muda terhadap sektor pertanian, tentunya ini menjadi permasalahan dan tantangan bagi Indonesia dalam hal kedaulatan pangan.
Tidak jauh berbeda dengan daerah lain, Jawa Barat sebagai provinsi penghasil padi terbesar di negara ini mengalami hal yang sama. Adapun, petani yang masuk kategori generasi muda yaitu dengan usia antara 19-39 tahun. Merujuk dari laman resmi Badan Pusat Statistik Jabar dirilis 5 januari 2024.
Berikut 10 kabupaten dengan jumlah petani muda terbanyak di jawa barat.
1. Kabupaten Sukabumi. Iya, abupaten tetangga Bogor ini memiliki 29.533 petani muda, paling banyak di antara kabupaten/kota di wilayah Jawa Barat. Kemudian disusul oleh Kab. Cianjur dengan jumlah 28.147 jiwa. Sedangkan di peringkat 3 ada Kabupaten Garut sebanyak 25.260 jiwa. Ketiga kabupaten tersebut terletak di selatan Jawa Barat, selanjutnya.
4. Kab. Indramayu 22.259
5. Kab. Tasikmalaya 15.527
6. Kab. Bandung Barat 11.979
7. Kab. Majalaya 11.087
8. Kab. Subang 10.291
9. Kab. Bandung 9.754
10. Kab. Bogor 8.936
Nah, Nitiker yang budiman itu tadi 10 kabupaten di Jawa Barat dengan jumlah petani muda terbanyak. Ironisnya,wilayah yang menjadi prosusen pangan terbanyak hingga di juluki lumbung padi di tanah pasundan bahkan nasional seperti Kabupaten Subang, Indramayu dan Karawang tidak memiliki petani muda dalam jumlah yang banyak dibanding daerah lainnya.
Generasi muda tidak melihat adanya potensi pada sektor pertanian menjadi penyebab menurunnya minat bekerja sebagai petani.Selain itu, profesi petani dianggap tidak menguntungkan dan tidak membanggakan.
Para milenial lebih tertarik mencari pekerjaan formal di kota besar dan enggan kembali lagi, sehingga sawah ladang pertanian di desa kehilangan tenaga kerja muda, dan yang tersisa adalah petani dengan usia yang semakin menua.
☆☆☆☆☆

