Nitikan.id – Sejak zaman Nabi Adam AS bahkan sampai beliau diturunkan Allah SWT. ke Bumi bersama Siti Hawa, manusia bisa melihat Jin bagaimanapun wujudnya.
Tidak ada batasan dunia antara Jin dan Manusia, dan hal tersebut menjadikan manusia bisa melihat Jin yang sedang beraktivitas selayaknya manusia.
Akan tetapi, berkat doa dari Nabi Syits AS; salah satu anak Nabi Adam AS, manusia kini tidak bisa lagi melihat Jin dan memisahkan antara dunia Jin dan manusia.
Hal tersebut disampaikan oleh Buya Arrazy Hasyim, MA dalam sebuah forum tanya jawab Islam tentang risalah dan nubuwah Nabi Syits AS.
“Karena keberkahan risalah dan nubuwah beliau (Nabi Syits AS) Allah SWT. memisahkan dunia Jin dan manusia, hingga manusia tak mampu melihat Jin berlalu lalang,” ucap Buya Arrazy Hasyim, seperti dikutip dari YouTube Islam Populer, Sabtu, (17/2/24).
Nabi Syits AS sendiri dikisahkan sebagai Nabi kedua di Bumi setelah Nabi Adam AS. Beliau lahir selang beberapa tahun usai peristiwa terbunuhnya Habil oleh Qabil (anak Nabi Adam AS).
Syits adalah seorang nabi yang diriwayatkan oleh Ibnu Katsir. Nabi Syits adalah putra Nabi Adam dan tidak termasuk dalam 25 nabi dan rasul yang tersebut dalam Al-Qur’an.
Saat Nabi Syits dilahirkan, Nabi Adam berusia 930 tahun. Wasiat diberikan kepadanya karena beliau memiliki kelebihan dari segi keilmuan, kecerdasan, ketakwaan, dan kepatuhan dibanding anak Nabi Adam yang lain.
Begitu mulia Nabi Syits hingga ia diamanahkan untuk menjaga Nur Rasulullah sampai akhir hayatnya. Allah juga menunjuk Syits sebagai nabi dan menurunkan atasnya lima puluh sahifah (lembaran) yang didalamnya terdapat dalil-dalil, hukum, sunah, fardu, serta syariat-syariat dan batasan hukum Allah.
Tidak diketahui secara pasti Nabi Syits AS adalah anak Nabi Adam AS yang keberapa, tetapi satu hal yang pasti bahwa beliau dipilih Allah SWT. untuk melanjutkan risalah kenabian sang Ayah.
☆☆☆☆☆

