SUBANG, Nitikan.id – Aksi tawuran antar pelajar kembali terjadi di Pantura Subang, tepatnya terjadi di jalur pantura Ciasem hingga menyebabkan seorang pelajar meninggal dunia.
Aksi tawuran yang diduga dilakukan oleh para pelajar SMK tersebut viral di media sosial dan terjadi pada Kamis (15/6/2023) petang. Dalam video terlihat kedua kelompok pelajar mengacungkan senjata tajam jenis celurit dan saling bacok.
Akibat tawuran tersebut, seorang pelajar bernama Ikbal Malik Al Muhaimin (16) warga Desa Bongas, Kecamatan Pamanukan, meninggal dunia dalam perjalanan. Korban mengalami luka sabetan senjata tajam di bagian pinggang dan perut samping.
Dilansir dari Subang.inews.id, Ika Kartika (40) ibu kandung korban mengaku telah ikhlas dengan kematian anaknya tersebut. Namun ia berharap kasus anaknya itu menjadi yang terakhir dan tidak terjadi kepada anak lainnya.
“Kalau saya mah jangan sampai terulang sama anak-anak muda yang lain, cukup anak saya yang merasakan, saya ikhlas saya mungkin sudah takdir dan jalan anak saya,” ujarnya di rumah duka.
Sementara menurut anggota BPD Desa Bongas, Sahroni, korban meninggal dalam perjalanan ke rumah sakit setelah mengalami luka sabetan senjata tajam akibat aksi tawuran.
“Informasi yang saya terima dari teman-temannya, korban dibawa sama temannya katanya habis tawuran di Ciasem, kondisi saat di rumah sakit menurut informasi sudah meninggal,” katanya.
Setelah dilakukan autopsi di rumah sakit Bhayangkara Indramayu, korban akhirnya sampai ke rumah duka pada Jum’at (16/6/2023) malam. Kasus tawuran tersebut kini ditangani oleh Satreskrim Polres Subang.

