Nitikan.id – Di saat Presiden Jokowi sibuk mengingatkan bahaya resesi dan sibuk mondar-mandir keliling dunia melobi investor untuk pembangunan IKN, ternyata banyak pejabat-pejabat yang berinvestasi untuk dirinya sendiri dari hasil mengeruk duit negara. Jangan kaget, pura-pura kaget saja.
Pernyataan yang disampaikan Mahfud MD, Rabu (8/3/23) semakin mengerutkan kening rakyat Indonesia. Dugaan transaksi mencurigakan sebanyak 300 T di Kementerian Keuangan cukup mengejutkan netizen dalam beberapa saat. Kenapa beberapa saat, karena yaa sudah diduga begitu reaksi netizen +62.
Angka yang fantastis dan bisa utuk membangun ibukota baru atau membangun ratusan sekolah dan membiayai rumah sakit hingga tak perlu ada lagi pasien yang meninggal karena ditolak rumah sakit.
Koq bisa di satu pos kementerian saja negara digerogoti 300T, terutama di Dirjen Pajak dan Bea Cukai. Ya bisa saja selama ada niat keserakahan, mampu melakukan (berkuasa), dan sistem yang mendukungnya.
300T jika dibagikan ke masing-masing rakyat indonesia yang miskin bisa buat biaya hidup gratis selama 3 bulan. Jika uangnya disusun dalam pecahan Rp 100.000 panjangnya dari Jakarta-Semarang, dan jika dalam pecahan Rp 1.000 panjangnya bisa mengelilingi bumi.
Lalu apa yang harus dilakukan rakyat Indonesia? Ya biasa saja lah. Melakukan rutinitas seperti biasanya, sambil menunggu kabar selanjutnya dari 300 Triliun ini. Dan, tidak perlu kaget, nanti kalau kaget bisa-bisa jantungnya kumat, pura-pura kaget saja.

