IKN, Nitikan.id – Tugu Titik Nol Kilometer di Ibu Kota Nusantara (IKN) kembali menjadi sorotan publik setelah video yang menampilkan teks dummy “Lorem ipsum dolor amet” pada bagian totemnya viral di media sosial sejak Kamis, 18 April 2025. Kejadian ini memicu reaksi luas dari warganet yang mempertanyakan kelayakan dan ketelitian dalam pengerjaan proyek-proyek simbolik di kawasan ibu kota baru Indonesia.
Fenomena ini berawal dari unggahan video pengguna TikTok @hendrigunawan776883373 pada 14 Januari 2025 yang memperlihatkan jelas tulisan “Lorem Ipsum” — sebuah teks standar dalam dunia desain dan percetakan yang biasanya digunakan sebagai placeholder. Namun, isu ini kembali mencuat usai akun X (dulu Twitter) @jeJAKAki membagikan foto terbaru dari tugu tersebut, memperlihatkan bahwa teks dummy tersebut masih terpampang.
Reaksi cepat muncul dari masyarakat dunia maya. Beberapa pengguna mempertanyakan proses pengecekan sebelum peresmian elemen-elemen simbolik seperti tugu tersebut. “Masa iya proyek segede IKN bisa kecolongan teks dummy? Harusnya dicek lagi sebelum dipasang permanen,” tulis akun @rezcxxx18. Sementara itu, akun @defanxxyi menambahkan, “Tugu titik nol itu kan lambang awal perjalanan IKN. Kalau masih ada ‘lorem ipsum’, kesannya belum siap banget.”
Meski teks dummy masih terlihat, pada bagian bawah tugu sebenarnya sudah terdapat narasi yang menjelaskan makna dari totem tersebut. Narasi tersebut menyatakan bahwa totem dirancang sebagai simbol perjuangan monolitik kemerdekaan Indonesia dan menyatukan lima modul yang mencerminkan nilai-nilai Pancasila. Totem itu juga menggunakan prinsip “Closure Gestalt” dalam desainnya untuk menggambarkan kesatuan bangsa Indonesia.
Mengutip laporan Kompas.com dan Detik.com, tulisan “Lorem Ipsum” pada tugu kini telah ditutup sementara menggunakan plastik dan stiker. Pemerintah menyatakan bahwa narasi final sedang dalam proses produksi dan akan segera dipasang secara permanen untuk memperbaiki kesan visual dan simbolik dari monumen tersebut.

