Nitikan.id – PSSI berencana menggunakan VAR untuk ajang Liga 1 musim depan. Ketua Umum PSSI Erick Thohir mengatakan, PSSI telah berkomitmen terhadap FIFA untuk menyediakan stadion berstandar internasional.
Baca juga: Liga Indonesia Siap Menggunakan VAR
“Standar stadion di Indonesia harus berstandar internasional, itu seperti blueprint yang disampaikan PSSI kepada FIFA. Kami dapat dukungan penuh dari Pak Presiden dan Menteri PUPR yang merenovasi 22 stadion untuk kepentingan Timnas, Liga 1, dan liga lainnya. Sehingga tahun depan, kita beranikan diri menggunakan VAR,” kata Erick saat konfrensi pers, Minggu (4/06).
Erick sudah mengecek sendiri ruangan untuk VAR tersebut. Sehingga dia optimis bisa digunakan untuk Liga 1 musim depan.
“Kami akan lakukan di Liga 1. Insya Allah di bulan Februari,” ucapnya.
Namun, PSSI dan PT LIB tak sertamerta langsung menggunakan VAR saat Liga 1 bergulir. Pihaknya akan melakukan ujicoba, sebagai kesiapa penggunaan teknologi tersebut. Sebab, VAR belum pernah digunakan di Liga Indonesia.
“Enam bulan ini kita akan ada persiapan. Stadion Manahan fasilitas juga sudah siap,” katanya.
Suporter Tim Tandang Dilarang Nonton di Stadion
Liga 1 2023/2024 diputuskan tertutup untuk suporter tim tandang. Stadion hanya akan diisi oleh suporter tim tuan rumah.
Baca juga: Liga Indonesia 2024, Suporter Tim Tandang Dilarang Nonton di Stadion
PT Liga Indonesia Baru (LIB) menyampaikan hal tersebut melalui surat, terkait laga play-off Liga Champions Asia 2023/2024 yang dihadapi Bali United dan PSM Makassar. “Dalam hal masa transisi transformasi sepakbola nasional, seluruh pertandingan sepakbola nasional termasuk kompetisi dan play-off, tidak dapat dihadiri oleh suporter klub tamu,” begitu isi kutipan surat.
“Salah satu proses dalam transisi dan yang disepakati juga di PSSI dan juga disepakati oleh dengan kepolisian. Jadi nanti secara bertahap ya, ini memang kesepakatan yang sudah diambil dengan kepolisian juga,” kata Arya Sinulingga EXCO PSSI.
“Dan kami harapkan dengan langkah-langkah ini maka semua pihak baik PSSI, klub, suporter, liga (PT LIB), teman-teman kepolisian, ini semua sudah dapat (diterima) dengan baik,” ujarnya menambahkan.
Lanjut Arya, situasi ini diharapkan tak terjadi sepanjang musim. Pihaknya akan berusaha untuk mendapatkan izin kehadiran suporter tim tamu datang ke stadion.
Roberto Carlos Melatih Timnas U-16
Sebanyak empat legenda sepak bola dunia menjadi pelatih para pemain muda Indonesia. Momen tersebut terjadi dalam rangkaian acara BRIMO Future Garuda yang merupakan kolaborasi PSSI dengan Bank BRI. Fourfeo Mini Tournament menjadi puncak dari rangkaian acara tersebut.
Baca juga: Roberto Carlos Melatih Timnas U-16 Garuda Muda
Sebanyak empat tim berisi pemain muda Indonesia saling beradu pada turnamen yang digelar di Stadion Madya, Jakarta, Kamis (1/6/2023)..
Masing-masing tim dilatih oleh legenda sepak bola dunia. Mereka adalah Roberto Carlos, Eric Abidal, Juan Sebastian Veron, dan Giorgos Karagounis.
Meskipun cuaca tampak terik, para legenda sepak bola dunia tetap bersemangat memimpin anak asuhnya. Sesekali mereka memberikan motivasi kepada pemain muda Indonesia yang mengikuti acara tersebut.
“Bermainlah seperti keluarga. Kemenangan bukan untuk satu orang. (Kemenangan) bukan untuk dia, dia, dan dia. Tujuannya bikin gol,” ujar Roberto Carlos kepada tim asuhannya.
“Pelatih tidak akan ngomong yang baik-baik karena tujuannya untuk memperbaiki (kalian). Kalau pelatih ngomong baik, nanti kita merasa cukup ‘oh main kita sudah baik’,” sambungnya kemudian.

