JAKARTA, Nitikan.id – Pengangkatan Komjen Dedi Prasetyo ini menggantikan posisi Komjen Ahmad Dofiri yang telah memasuki masa purnabakti. Keputusan ini tercantum dalam surat telegram Kapolri bernomor: KEP/1186/VIII/2025 tertanggal 5 Agustus 2025.
Tak hanya mengatur pengangkatan Wakapolri, surat telegram tersebut juga mencantumkan rotasi jabatan terhadap sejumlah perwira tinggi (pati) dan perwira menengah (pamen) Polri sebagai bagian dari penyegaran organisasi dan optimalisasi kinerja institusi.
Beberapa mutasi penting yang tercantum di antaranya:
- Komjen Pol. Drs. Wahyu Widada yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Badan Reserse Kriminal (Kabareskrim) Polri kini dipercaya mengemban tugas sebagai Inspektur Pengawasan Umum (Irwasum) Polri.
- Komjen Pol. Drs. Syahardiantono, yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Badan Intelijen dan Keamanan (Kabaintelkam) Polri, kini dipromosikan sebagai Kabareskrim Polri.
- Komjen Pol. Dr. Akhmad Wiyagus diangkat menjadi Kabaintelkam Polri, menggantikan posisi yang ditinggalkan Komjen Syahardiantono. Sebelumnya, ia menjabat sebagai Asisten Operasi (Asops) Kapolri.
- Komjen Pol. Dr. Mohammad Fadil Imran yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Badan Pemelihara Keamanan (Kabaharkam) Polri, kini menempati posisi sebagai Asisten Operasi Kapolri.
- Irjen Pol. Karyoto dipercaya mengisi jabatan Kabaharkam Polri, menggantikan Komjen Fadil Imran. Sebelumnya, ia menjabat sebagai Kapolda Metro Jaya.
- Irjen Pol. Asep Edi Suheri, yang sebelumnya menjabat sebagai Wakil Kabareskrim Polri, kini didapuk sebagai Kapolda Metro Jaya.
Rotasi juga terjadi di wilayah Sulawesi Barat, di mana Irjen Pol. Adi Deriyan Jayamarta diangkat menjadi Kapolda Sulbar menggantikan Irjen Pol. Drs. R. Adang Ginanjar yang memasuki masa pensiun dan dimutasi sebagai Pati Polda Sulbar.
Di jajaran Divisi Hubungan Internasional (Hubinter), Irjen Pol. Dr. Krishna Murti berpindah tugas menjadi Staf Ahli Manajemen (Sahlijemen) Kapolri. Posisi Kadivhubinter Polri yang ia tinggalkan kini diisi oleh Brigjen Pol. Amur Chandra Juli Buana.
Sebagai catatan, total terdapat 61 personel Polri yang mengalami mutasi dalam telegram tersebut. Rinciannya adalah 34 personel mendapat promosi jabatan, 4 personel ditugaskan secara khusus, dan 23 personel lainnya menjalani masa pensiun.

