Jakarta, Nitikan.id – 6 Mei 2025
Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan menanggapi keras usulan pencopotan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka yang disuarakan oleh Forum Purnawirawan TNI-Polri. Dalam pernyataannya di Balai Kartini, Jakarta, Selasa (6/5/2025), Luhut menegaskan pentingnya semua pihak untuk taat pada konstitusi.
“Iyalah harus taat, kalau kau tidak taat konstitusi, jangan tinggal di Indonesia,” kata Luhut.
Pernyataan ini muncul sebagai tanggapan terhadap desakan Forum Purnawirawan TNI-Polri kepada Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI agar mencopot Gibran dari jabatannya sebagai wakil presiden. Forum tersebut juga menuntut reshuffle kabinet serta tindakan terhadap aparat negara yang dinilai masih loyal kepada Presiden ke-7 RI, Joko Widodo.
Luhut mengingatkan agar masyarakat tidak terprovokasi oleh kekuatan yang bisa memecah belah bangsa, terutama di tengah situasi global yang tak menentu.
“Jangan sampai kita dipecah belah oleh kekuatan asing atau siapapun. Presiden sudah memberikan penjelasan yang sangat jelas, jangan ikut-ikutan memecah belah,” tegasnya.
Sebelumnya, Forum Purnawirawan TNI-Polri yang terdiri dari 103 jenderal, 73 laksamana, 65 marsekal, dan 91 kolonel, menyerukan pencopotan Gibran. Sejumlah tokoh senior seperti Jenderal TNI (Purn) Fachrul Razi dan mantan Panglima ABRI 1988–1993 Jenderal TNI (Purn) Try Sutrisno juga turut menandatangani usulan tersebut.

