Jakarta, Nitikan.id– Harga emas batangan produksi PT Aneka Tambang Tbk (Antam) mencatatkan rekor baru pada perdagangan hari ini. Berdasarkan data dari situs resmi Logam Mulia, harga emas Antam kini mencapai Rp1.806.000 per gram, naik Rp14.000 dari harga sebelumnya. Ini menjadi pertama kalinya dalam sejarah Indonesia harga emas Antam menembus angka Rp1,8 juta per gram.
Lonjakan Harga Emas Antam dan Faktor Pendorongnya
Kenaikan harga emas ini turut berdampak pada harga pembelian kembali (buyback), yang kini berada di level Rp1.657.000 per gram, naik Rp14.000 dari hari sebelumnya. Tren ini sejalan dengan kenaikan harga emas global, yang dipicu oleh faktor ekonomi makro dan ketidakpastian geopolitik dunia.
Pada penutupan perdagangan Kamis (27/3/2025), harga emas dunia mencapai US$3.056,1 per troy ons, naik 1,22% dan menyentuh level tertinggi dalam sejarah. Lonjakan harga ini mendorong peningkatan permintaan emas domestik sebagai aset safe haven, terutama menjelang Hari Raya Idulfitri.
Harga Emas Antam Berdasarkan Ukuran
Harga emas Antam juga mengalami kenaikan untuk berbagai ukuran:
- 5 gram: Rp8.805.000
- 10 gram: Rp17.555.000
- 25 gram: Rp43.762.000
- 100 gram: Rp174.812.000
- 1.000 gram (1 kg): Rp1.746.600.000
Harga tersebut belum termasuk pajak sesuai ketentuan PMK No. 34/PMK.10/2017, di mana pembelian emas dikenakan PPh 22 sebesar 0,45% (NPWP) atau 0,9% (non-NPWP), dan penjualan kembali di atas Rp10 juta dikenakan PPh 22 sebesar 1,5% (NPWP) atau 3% (non-NPWP).
Prospek Harga Emas ke Depan
Para investor disarankan untuk terus memantau pergerakan harga emas melalui sumber resmi sebelum bertransaksi, mengingat volatilitas pasar yang tinggi. Kenaikan harga ini juga meningkatkan minat masyarakat untuk berinvestasi dalam logam mulia menjelang Lebaran. Namun, apakah tren ini akan terus berlanjut atau mengalami koreksi dalam waktu dekat masih menjadi tanda tanya.

