Harimau Jawa (Panthera tigris sondaica) secara ilmiah dinyatakan punah sejak tahun 1976. Namun, hingga kini, cerita dan laporan tentang penampakan hewan legendaris yang menjadi simbol Prabu Siliwangi itu masih sering terdengar.
Sebagai salah satu dari lima spesies kucing besar dalam genus Panthera—bersama dengan singa (Panthera leo), harimau (Panthera tigris), jaguar (Panthera onca), macan tutul (Panthera pardus), dan macan tutul salju (Panthera uncia)—Harimau Jawa dulunya menghuni berbagai kawasan hutan di Pulau Jawa. Selain Harimau Jawa, Indonesia juga memiliki Harimau Sumatera yang masih bertahan serta Harimau Bali yang telah lebih dulu dinyatakan punah.
Jejak Harimau Jawa Masih Tersisa?
Meskipun telah dinyatakan punah, sejumlah laporan tentang keberadaan Harimau Jawa terus bermunculan. Penduduk lokal dan peneliti mengaku menemukan jejak kaki, mendengar auman, hingga melihat sekilas sosok kucing besar di berbagai kawasan hutan terpencil, seperti:
- Taman Nasional Ujung Kulon
- Taman Nasional Meru Betiri
- Pegunungan Kendeng
- Gunung Wilis
- Sukabumi
- Gunung Kidul, DIY
Pada tahun 2017, sebuah foto yang diambil di hutan Banyuwangi sempat menghebohkan publik. Foto tersebut diduga menunjukkan seekor Harimau Jawa. Namun, setelah diteliti lebih lanjut, gambar itu ternyata merupakan macan tutul Jawa, bukan harimau.
Lalu pada tahun 2019, masyarakat Desa Cipendeuy, Sukabumi, Jawa Barat, digegerkan oleh temuan jejak kaki besar, bekas cakaran, dan sehelai bulu misterius. Para peneliti pun melakukan analisis DNA terhadap bulu tersebut dengan membandingkannya dengan sampel yang telah disimpan sejak 1930.

Hasilnya mengejutkan. DNA yang ditemukan cocok dengan DNA Harimau Jawa!
“Dari analisis mtDNA secara komprehensif, kami menyimpulkan bahwa sampel bulu yang diambil di Sukabumi Selatan berasal dari Harimau Jawa dan masih dari kelompok yang sama dengan spesimen yang diambil pada 1930,” ungkap tim peneliti.
Harimau Jawa Masih Hidup?
Meski hasil penelitian menunjukkan bukti kuat, para ahli menegaskan bahwa diperlukan penelitian lebih lanjut untuk memastikan apakah Harimau Jawa benar-benar masih berkeliaran di hutan-hutan Jawa atau hanya peninggalan genetik terakhir dari spesies yang telah punah.
Misteri Harimau Jawa masih menjadi tanda tanya besar. Apakah sang penguasa hutan Jawa masih bertahan dalam kesunyian? Ataukah ia benar-benar hanya tinggal cerita?
Hingga kini, para peneliti dan pencinta alam terus mencari jawaban atas teka-teki ini. Jika Harimau Jawa benar-benar masih ada, maka upaya konservasi menjadi sangat mendesak agar spesies ini tidak benar-benar menghilang dari muka bumi.


