• Home
  • Headline
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Ekonomi – Bisnis
  • Entertainment
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Opini
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Politik
  • Profile
  • Teknologi
  • Science
  • Wisata
Jumat, Oktober 9, 2026
Nitikan.id
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • Headline
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Ekonomi – Bisnis
  • Entertainment
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Opini
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Politik
  • Profile
  • Teknologi
  • Science
  • Wisata
  • Home
  • Headline
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Ekonomi – Bisnis
  • Entertainment
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Opini
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Politik
  • Profile
  • Teknologi
  • Science
  • Wisata
No Result
View All Result
nitikan.id
No Result
View All Result
Home Ragam

Utuh dalam Gaduh

Nitikan.id by Nitikan.id
09/10/2026
in Ragam
0 0
0
Utuh dalam Gaduh
0
SHARES
6
VIEWS
Bagi ke WhatsAppBagi ke Facebook

Kita hidup di zaman yang gaduh. Politik gaduh, media sosial gaduh, grup WhatsApp gaduh, bahkan pikiran sendiri kadang lebih gaduh daripada pasar menjelang Lebaran. Orang berbeda pilihan politik sedikit saja, hubungan bertetangga bisa ikut berubah. Berbeda pendapat dianggap berbeda kubu. Berbeda kubu perlahan dianggap berbeda saudara. Padahal hidup tidak pernah meminta kita memiliki pilihan yang sama. Yang diminta hanyalah kemampuan untuk tetap menjadi manusia meskipun pilihan kita berbeda. Di situlah kedewasaan berpikir dan kematangan ruhani diuji.

Manusia yang dewasa secara pikiran tahu bahwa pendapatnya bukan wahyu. Ia boleh yakin, tetapi tidak merasa paling benar. Ia boleh membela pilihan politiknya, tetapi tidak perlu membenci orang yang memilih berbeda. Ia bisa berkata, “Saya tidak setuju dengan pikiranmu,” tanpa merasa perlu menambahkan, “Karena itu saya membencimu.” Sebab ketika perbedaan pendapat berubah menjadi kebencian, yang sebenarnya sedang kalah bukan lawan politik kita, melainkan kedewasaan kita sendiri. Lucunya, manusia sering rela kehilangan teman hanya demi memenangkan debat yang besok pagi sudah dilupakan orang.

Politik seharusnya menjadi cara mengatur kehidupan bersama. Anehnya, kadang kita memperlakukannya seperti pertandingan tinju. Ketika jagoan kita menang, kita merasa negara sedang memasuki zaman keemasan. Ketika kalah, seolah-olah kiamat tinggal menunggu surat keputusan. Padahal setelah pemilihan selesai, matahari tetap terbit dari arah yang sama. Pedagang tetap membuka warung, petani tetap pergi ke sawah, anak-anak tetap berangkat sekolah, dan tetangga yang kemarin berbeda pilihan tetap membutuhkan pertolongan ketika rumahnya kebanjiran. Pada saat seperti itu kita baru sadar bahwa ternyata kehidupan tidak mengenal istilah tim sukses.

Kita sering lupa bahwa politik hanya salah satu bagian dari kehidupan, bukan seluruh kehidupan. Ada keluarga, persahabatan, tetangga, pekerjaan, kemanusiaan, Tuhan, dan kematian yang pada akhirnya tidak pernah bertanya, “Kemarin kamu memilih siapa?” Di depan kematian, semua atribut politik mendadak menjadi barang bawaan yang tidak laku dijual. Jabatan ditinggalkan, popularitas ditinggalkan, pengikut ditinggalkan, bahkan jas terbaik pun akhirnya hanya menemani tubuh beberapa saat sebelum kembali menjadi tanah.

Maka masyarakat yang matang bukan masyarakat yang tidak memiliki perbedaan. Justru masyarakat matang adalah masyarakat yang mampu menanggung perbedaan tanpa saling menghancurkan. Ia tahu dunia memang harus diurus, tetapi hati tidak boleh diserahkan sepenuhnya kepada dunia. Kita boleh masuk ke politik, tetapi jangan sampai politik masuk terlalu jauh ke dalam hati. Kita boleh mengejar jabatan, tetapi jangan menjadikan jabatan sebagai ukuran harga diri. Kita boleh mencari uang, tetapi jangan sampai uang menentukan nilai kemanusiaan. Kita boleh menikmati popularitas, tetapi jangan menggantungkan kebahagiaan kepada tepuk tangan manusia. Sebab tepuk tangan itu aneh. Hari ini diberikan kepada kita, besok bisa diberikan kepada orang yang kemarin kita caci.

Inilah barangkali makna utuh dalam gaduh. Kita tetap berada di tengah dunia, tetapi tidak ditelan oleh dunia. Kita tetap ikut mengurus kehidupan, tetapi tidak kehilangan diri karena kehidupan. Mengalir bersama zaman tidak berarti hanyut bersama zaman. Orang yang mengalir masih tahu ke mana ia pergi. Orang yang hanyut hanya tahu bahwa dirinya sedang bergerak. Ia terbawa arus, kemudian menyebutnya takdir.

Dalam politik dan kehidupan sehari-hari, kita sering melihat manusia berubah arah bukan karena menemukan kebenaran, melainkan karena menemukan kepentingan baru. Hari ini seseorang dipuja karena berada di kekuasaan. Besok ketika kekuasaannya hilang, rasa hormat ikut menguap. Hari ini seseorang dibela mati-matian karena berada di kubu kita. Besok ketika kesalahannya terbuka, kita sibuk mencari alasan untuk membenarkannya. Kita menyebutnya loyalitas. Padahal bisa jadi itu hanya akal sehat yang sedang disewakan.

Kedewasaan berpikir membuat kita mampu membedakan orang dengan gagasannya, kawan dengan kepentingannya, dan kekuasaan dengan kebenaran. Kematangan ruhani membuat kita mampu meletakkan semuanya pada tempatnya. Kita tidak membenci orang hanya karena berbeda, tidak menyembah orang hanya karena berkuasa, tidak menghina orang hanya karena kalah, dan tidak merasa paling suci hanya karena kebetulan berada di sisi yang kita anggap benar. Sebab manusia tetaplah manusia. Hari ini menang, besok kalah. Hari ini dipuji, besok dicaci. Hari ini memiliki jabatan, besok kembali menjadi warga biasa. Hari ini memiliki ribuan pengikut, kelak tetap berjalan sendirian menuju liang lahat.

Di situlah ruhani mengajarkan sesuatu yang sering dilupakan politik. Jangan terlalu tinggi ketika dipuji dan jangan terlalu rendah ketika dicaci. Keduanya sama-sama sementara. Pujian bisa membuat kita mabuk, cacian bisa membuat kita kehilangan arah. Padahal keduanya hanya suara manusia. Yang lebih penting adalah bagaimana suara hati tetap terdengar ketika dunia sedang berisik.

Masyarakat dewasa bukan masyarakat yang steril dari konflik. Konflik akan selalu ada. Kepentingan akan selalu bertabrakan. Perbedaan akan selalu muncul. Bahkan orang serumah saja kadang bisa berdebat serius hanya karena pertanyaan sederhana, “Malam ini makan apa?” Apalagi urusan kekuasaan, uang dan jabatan. Yang membedakan masyarakat dewasa dan masyarakat yang belum matang bukan ada atau tidak adanya konflik, melainkan bagaimana konflik itu dikelola. Yang satu berdialog, yang lain melempar batu. Yang satu membantah gagasan, yang lain menyerang pribadi. Yang satu selesai berdebat masih bisa ngopi bersama. Yang lain membawa dendam sampai tujuh turunan, padahal yang diperdebatkan sudah lupa.

Karena itu, ukuran kemajuan sebuah masyarakat mungkin bukan hanya jalan yang semakin bagus, gedung yang semakin tinggi, teknologi yang semakin canggih atau ekonomi yang semakin tumbuh. Ada ukuran yang lebih sunyi tetapi jauh lebih penting. Seberapa mampu masyarakat berbeda tanpa saling membenci. Seberapa mampu seseorang kalah tanpa merasa harga dirinya runtuh. Seberapa mampu seseorang menang tanpa merasa dirinya lebih tinggi dari orang lain. Dan seberapa mampu manusia berada di tengah kegaduhan dunia tanpa kehilangan ketenangan di dalam dirinya.

Sebab dunia memang tidak akan pernah benar-benar tenang. Politik akan berganti wajah. Kekuasaan akan berpindah tangan. Orang yang hari ini dipuja mungkin besok dilupakan. Berita hari ini akan tergantikan berita esok hari. Media sosial akan terus menemukan bahan untuk membuat manusia marah, tersinggung, kemudian saling menghakimi dengan kecepatan internet. Kita tidak mungkin membungkam seluruh dunia. Tetapi kita masih bisa menjaga agar dunia tidak membungkam suara hati kita.

Barangkali itulah kedewasaan yang sebenarnya. Bukan menjadi manusia yang tidak punya sikap, melainkan memiliki sikap tanpa kehilangan kasih sayang. Bukan menjadi manusia yang tidak peduli pada dunia, melainkan peduli tanpa diperbudak dunia. Bukan keluar dari kegaduhan, melainkan tetap utuh di dalamnya.

Sebab yang dewasa secara pikiran tahu bagaimana menghadapi dunia. Yang matang secara ruhani tahu bagaimana tidak kehilangan dirinya ketika menghadapi dunia. Dan mungkin, pada akhirnya, kemenangan terbesar bukan ketika kita berhasil membuat semua orang berpikir seperti kita, melainkan ketika kita tetap bisa mencintai manusia meskipun mereka tidak berpikir seperti kita.

 

Mochamad RF

Pegiat Rumah baca Tunas Aksara

Next Post
Birokrat Jadul

Birokrat Jadul

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

  • Penyuluh PPA Pamanukan dan Sukasari Edukasi Siswa SMAN Pamanukan tentang Perundungan Kekerasan Seksual
  • Petani Pantura Subang Harapkan Normalisasi Saluran SS Pangarengan
  • Birokrat Jadul
  • Utuh dalam Gaduh
  • Rocky’s Party
  • panen4d
  • joker123
  • slot777
  • slot scatter hitam
  • https://protuning.id/
  • https://ptnobelindonesia.com/
  • https://okegas.id/
  • https://dukcapil.selumakab.go.id/
  • https://store.scuto.co.id/wp-content/products/
  • https://selumakab.go.id/
  • https://dukcapil.selumakab.go.id/duta777/
  • https://krakatauniaga.co.id/run/
  • https://bossfood.co.id/wp-content/pound/
  • https://befood.id/run/?id=nanastoto
  • slot138
  • slot138
  • sultan69
  • joker123
  • slot mahjong
  • slot depo 10k
  • demo mahjong
  • slot bet 200
  • slot gacor
  • https://consumerstore.siccura.com/
  • https://blog.sparkresto.com/
  • https://jurnal.anfa.co.id/
  • sultan188
  • duniacash
  • https://dewa138.xyz/
  • sultan188 login
  • https://dhumanotmp.xoc.uam.mx/
  • https://programainfancia.xoc.uam.mx/
  • https://fe.unik-kediri.ac.id/
  • https://techno.ru.ac.th/en/contact/
  • sultan188
  • https://problemaseducacion.xoc.uam.mx/

Nitikan.id merupakan salah satu media siber yang berada dibawah naungan PT Poros Media. Nitikan.id ingin menyajikan konsep jurnalis yang memihak pada kepentingan publik, membawa pencerahan, membangun ruang kesadaran serta menumbuhkan semangat literasi dan perubahan.

Kategori

  • Daerah
  • Ekonomi – Bisnis
  • Entertainment
  • Headline
  • Hukum
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Nasional
  • Olahraga
  • Opini
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Politik
  • Profile
  • Ragam
  • Science
  • Seni Budaya
  • Tak Berkategori
  • Teknologi
  • Wisata
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Term Of Use

© 2024 Nitikan.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Headline
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Ekonomi – Bisnis
  • Entertainment
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Opini
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Politik
  • Profile
  • Teknologi
  • Science
  • Wisata

© 2024 Nitikan.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
  • slot demo terbaik
  • https://grupoceleron.com/
  • slot gacor malam ini
  • https://aldypay.com/credit-purchase/
  • https://www.sharpener.tech/blog/
  • http://www.dramsyar.com.my/dramsyarservices/
  • https://urbanbat.org/salto-al-vacio/
  • https://kemin.gov.kg/
  • https://vjcc.org.vn
  • ggsoft
  • spaceman
  • slot dana
  • sv388
  • https://www.starfilterind.com/filter-cartridge/
  • https://santillan.ec/contacto/
  • https://travelnevada.fr/blog/
  • http://www.agfarma.com/about/
  • situs138
  • ggsoft
  • slot88
  • https://rgc.com.br/contato/
  • duniacash
  • https://restaurantemoche.com/contact-me/
  • https://agri.ubru.ac.th/
  • https://pedrolopez.pt/
  • https://ezap.edu.vn/
  • slot gacor
  • sultan188
  • slot 10k
  • https://revoar.org/contato/
  • https://www.woodyantique.com/testimonial
  • beras11
  • slot 10k
  • https://paninibay.com/
  • slot depo 5k
  • slot qris
  • https://tagme.com.br/login/
  • slot depo 10k
  • situs slot online
  • ggsoft
  • https://atmaenterprise.com/
  • https://www.lepagefoodanddrinks.com/private-cheffing
  • https://weddingdive.com/idea/
  • https://de.goodstats.id/gehry-architecture/
  • https://www.facility.management.zarz.agh.edu.pl/kontakt/
  • slot 138
  • https://hub.egaleo.gr/prosklisi-kypee/
  • https://store.amerimed.net/
  • https://zlatnadvorana.com/galerija/
  • slot69
  • slot69
  • https://iesmontilivi.net/noticies/
  • https://trrhospitals.com/about-us/
  • https://astaracademy.edu.my/contact-us/
  • https://clinicaitabayana.com/herpeszoster/
  • https://khcn.tbd.edu.vn/danh-muc/linh-vuc-nghien-cuu/
  • https://ca.zonajakarta.com/privacy-policy/
  • https://digital.melintas.id/careers/
  • https://cityluxurycarsrental.com/brands/
  • https://technobox.mk/kalkulator/
  • https://beras11.vip/