Subang, Nitikan.id – Antusiasme pencari kerja di Kabupaten Subang mengalami lonjakan tajam pasca-Idul Fitri 2025. Tercatat, sebanyak 3.000 pencari kerja mencetak kartu kuning atau AK1 sebagai syarat melamar pekerjaan.
Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Subang, Rona Mariansyah melalui Kepala Bidang Penempatan dan Perluasan Tenaga Kerja (DPPK), Dedi, mengungkapkan bahwa tingginya minat ini dipicu oleh rencana pendirian pabrik kendaraan listrik BYD di Subang.
“Lonjakan terjadi karena banyak pencaker mendapat informasi dari media sosial, terutama TikTok, tentang penerimaan pekerja di pabrik BYD,” ujar Dedi, Senin (14/4/2025).
Dedi menambahkan, mayoritas pencari kerja berasal dari Kabupaten Subang sendiri. Mereka didominasi oleh lulusan SMK, SMA, hingga perguruan tinggi.
“Banyak warga Subang yang baru lulus dari SMK, SMA, dan perguruan tinggi yang mengurus AK1,” tambahnya.
Pembuatan Kartu AK1 Kini Bisa Online
Lebih lanjut, Dedi menjelaskan bahwa saat ini pencari kerja dapat membuat kartu AK1 secara online. Setelah pendaftaran online, kartu dapat dicetak di kantor Disnakertrans Subang.
“Pembuatan kartu AK1 bisa dilakukan online, dan dicetak di kantor kami untuk sementara waktu,” jelas Dedi.
Ke depannya, layanan pembuatan AK1 akan semakin mudah melalui aplikasi Subang Job Centre (SJC) yang saat ini sedang disiapkan oleh Diskominfo Subang bersama Kementerian Ketenagakerjaan.
“Nantinya pencari kerja hanya perlu menginput data diri di aplikasi, kami akan verifikasi secara virtual, dan setelah itu kartu AK1 bisa dicetak sendiri,” tutup Dedi.
Dengan kemudahan ini, diharapkan semakin banyak pencari kerja di Subang yang siap bersaing dan mengisi peluang kerja di industri baru seperti pabrik kendaraan listrik BYD.

