• Home
  • Headline
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Ekonomi – Bisnis
  • Entertainment
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Opini
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Politik
  • Profile
  • Teknologi
  • Science
  • Wisata
Rabu, Februari 11, 2026
Nitikan.id
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • Headline
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Ekonomi – Bisnis
  • Entertainment
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Opini
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Politik
  • Profile
  • Teknologi
  • Science
  • Wisata
  • Home
  • Headline
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Ekonomi – Bisnis
  • Entertainment
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Opini
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Politik
  • Profile
  • Teknologi
  • Science
  • Wisata
No Result
View All Result
nitikan.id
No Result
View All Result
Home Ragam

Tarling, Pantura, dan Gus Dur

Nitikan.id by Nitikan.id
26/01/2026
in Ragam
0 0
0
Tarling, Pantura, dan Gus Dur
0
SHARES
24
VIEWS
Bagi ke WhatsAppBagi ke Facebook

Jika Anda mencari kesopanan berlapis-lapis dengan tata bahasa yang disetrika rapi, jangan datang ke Pantura. Di sepanjang garis pantai dari Banten, Jawa Barat, hingga Jawa Tengah bagian ngapak, udaranya asin dan bicaranya langsung ke pokok perkara. Orang pesisir tidak akrab dengan basa-basi. Mereka hidup terlalu dekat dengan laut untuk berpura-pura. Ombak tidak pernah minta maaf sebelum menghantam, dan orang Pantura belajar hidup dari situ: keras, jujur, dan ceplas-ceplos.

Kalau suka, ya bilang suka. Kalau benci, ya keluar makiannya. Bukan karena mereka tidak beradab, tapi karena hidup di pesisir tidak memberi ruang untuk kepalsuan. Terlalu banyak hal yang bergantung pada cuaca, angin, dan nasib. Dalam kondisi seperti itu, kejujuran bukan pilihan moral, tapi alat bertahan hidup.

Watak “apa adanya” inilah yang melahirkan Tarling. Musik yang lahir bukan dari ruang konser atau akademi seni, tapi dari keterbatasan. Ketika seperangkat gamelan terlalu mahal dan tak terjangkau, orang pesisir memutar otak. Mereka mengambil gitar, alat musik warisan kolonial lalu memaksanya tunduk pada rasa lokal. Dipetik dengan cengkok daerah, dipasangi suling dan lahirlah Tarling: gitar yang sudah tidak lagi patuh pada Barat, tapi tunduk pada kegelisahan wong pesisir.

Ini penting dicatat. Tarling bukan sekadar genre musik, tapi sikap hidup. Ia adalah bukti bahwa orang Pantura adaptif tanpa kehilangan jati diri. Mereka tidak menunggu legitimasi dari pusat kebudayaan. Mereka menciptakan dunianya sendiri, dengan logika sendiri, untuk kebutuhan sendiri: menumpahkan penat setelah seharian dihantam matahari dan angin laut.

Maka jangan heran jika tema Tarling sering dianggap “nakal”. Lagu seperti Remang-Remang tidak lahir dari imajinasi romantik kelas menengah kota. Ia lahir dari realitas. Dari warung di pinggir jalan, dari lampu kuning yang redup, dari janji-janji yang mudah diucapkan tapi sulit ditepati. Liriknya tidak berputar-putar memakai metafora langit ketujuh atau bidadari. Ia bicara soal hidup apa adanya terkadang gelap, sering melelahkan, dan jarang ideal.

Di sinilah banyak orang salah paham. Moralitas kelas menengah sering kali ingin segalanya bersih di permukaan, tapi lupa bahwa hidup rakyat kecil jarang punya kemewahan itu. Tarling tidak mengajak orang menjadi bejat; ia hanya jujur menggambarkan dunia yang memang sudah ada. Ia tidak menghakimi, tidak menggurui, hanya bercerita.

Lalu, apa hubungannya semua ini dengan Gus Dur?

Gus Dur, meski lahir dari darah biru pesantren dan lingkaran elite intelektual, jiwanya adalah jiwa pesisir. Ia tidak alergi pada kekacauan hidup. Ia tidak takut menyentuh sisi gelap manusia. Bagi Gus Dur, kemanusiaan tidak diukur dari seberapa rapi tampilan luar, tapi seberapa jujur seseorang menghadapi hidupnya.

Gus Dur adalah manusia paling egaliter yang pernah dimiliki republik ini. Ia bisa tertawa bersama tukang becak, mendengarkan keluh kesah nelayan, dan duduk santai dengan mereka yang sering dipinggirkan oleh moral resmi. Beliau tidak pernah merasa “najis” mendengar rintihan dari tempat-tempat yang oleh masyarakat sok suci dianggap kotor.

Ketika Gus Dur menyukai lagu Diana Sastra, banyak orang salah kaprah. Mereka mengira Gus Dur sedang merayakan dunia remang-remang. Padahal yang ia dengarkan bukan sensualitasnya, melainkan kejujurannya. Gus Dur paham bahwa di balik lirik yang dianggap “liar”, ada kegelisahan hidup yang tidak pernah mendapat tempat di mimbar-mimbar resmi.

Bagi Gus Dur, Tuhan tidak hanya hadir di ruang ibadah yang wangi karpetnya. Tuhan juga hadir dalam tawa lelah buruh pelabuhan, dalam umpatan nelayan yang kalah oleh cuaca, dan dalam lagu Tarling yang diputar keras-keras di warung pinggir jalan. Ia tidak butuh kepura-puraan moral yang sering kali justru menutupi kebusukan yang lebih besar.

Mendengarkan Tarling, bagi Gus Dur, adalah bentuk penghormatan terhadap kemanusiaan yang paling dasar. Ia merangkul mereka yang sering disuruh diam, disuruh sopan, disuruh rapi padahal hidup mereka jauh dari kata rapi. Gus Dur tahu, kejujuran yang kasar jauh lebih bermartabat daripada kesantunan yang palsu.

Karena itu, Tarling dan Gus Dur adalah perpaduan yang masuk akal. Yang satu adalah suara rakyat pesisir yang bicara tanpa sensor, dan yang satu adalah pemimpin yang telinganya selalu terbuka, bahkan untuk suara yang dianggap mengganggu. Keduanya sama-sama menertawakan dunia yang terlalu serius menjaga citra tapi lupa pada manusia.

Di tangan orang Pantura dan di hati Gus Dur, hidup yang berat tidak perlu diratapi dengan air mata mahal. Cukup petik gitar, tiup suling, dan biarkan lirik “nakal” itu mengalir. Sebab terkadang, tertawa adalah bentuk paling jujur dari perlawanan.

Dan ketika Gus Dur berkata, “Gitu aja kok repot!” sesungguhnya itu bukan sekadar guyonan. Itu adalah filosofi hidup yang sangat Pantura: singkat, padat, menohok, dan tidak bertele-tele. Sebuah ajakan untuk berhenti berpura-pura suci, dan mulai jujur sebagai manusia.

 

Hgr Dinandaru Shobron

Pegiat RB Tunas Aksara Pamanukan

Next Post
KPK Minta Tambahan Anggaran, Teknologi OTT Disorot

KPK Minta Tambahan Anggaran, Teknologi OTT Disorot

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

  • Insiden Darurat di Pabrik: PT TKG Taekwang Jelaskan Kasus Karyawati Melahirkan di Toilet
  • Pemimpin Spek Komplit, Bukan Gimmick
  • Politik Kaus dan Tradisi Lempar yang Terlanjur Dianggap Biasa
  • Ketika Negara Diaudit Oleh Jempol Generasi Premium
  • Jelang Ramadhan, PCNU Subang Bantu Pemulihan Mushola Terdampak Banjir
  • panen4d
  • joker123
  • slot777
  • slot scatter hitam
  • https://protuning.id/
  • https://ptnobelindonesia.com/
  • https://okegas.id/
  • https://dukcapil.selumakab.go.id/
  • https://store.scuto.co.id/wp-content/products/
  • https://selumakab.go.id/
  • https://dukcapil.selumakab.go.id/duta777/
  • https://krakatauniaga.co.id/run/
  • https://bossfood.co.id/wp-content/pound/
  • https://befood.id/run/?id=nanastoto
  • slot138
  • slot138
  • sultan69
  • joker123
  • slot mahjong
  • slot depo 10k
  • demo mahjong
  • slot bet 200
  • slot gacor
  • https://consumerstore.siccura.com/
  • https://blog.sparkresto.com/
  • https://jurnal.anfa.co.id/
  • sultan188
  • duniacash
  • https://dewa138.xyz/
  • sultan188 login
  • https://dhumanotmp.xoc.uam.mx/
  • https://programainfancia.xoc.uam.mx/
  • https://fe.unik-kediri.ac.id/
  • https://techno.ru.ac.th/en/contact/
  • sultan188
  • https://problemaseducacion.xoc.uam.mx/

Nitikan.id merupakan salah satu media siber yang berada dibawah naungan PT Poros Media. Nitikan.id ingin menyajikan konsep jurnalis yang memihak pada kepentingan publik, membawa pencerahan, membangun ruang kesadaran serta menumbuhkan semangat literasi dan perubahan.

Kategori

  • Daerah
  • Ekonomi – Bisnis
  • Entertainment
  • Headline
  • Hukum
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Nasional
  • Olahraga
  • Opini
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Politik
  • Profile
  • Ragam
  • Science
  • Seni Budaya
  • Tak Berkategori
  • Teknologi
  • Wisata
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Term Of Use

© 2024 Nitikan.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Headline
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Ekonomi – Bisnis
  • Entertainment
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Opini
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Politik
  • Profile
  • Teknologi
  • Science
  • Wisata

© 2024 Nitikan.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
  • slot demo terbaik
  • https://grupoceleron.com/
  • slot gacor malam ini
  • https://aldypay.com/credit-purchase/
  • https://www.sharpener.tech/blog/
  • http://www.dramsyar.com.my/dramsyarservices/
  • https://urbanbat.org/salto-al-vacio/
  • https://kemin.gov.kg/
  • https://vjcc.org.vn
  • ggsoft
  • spaceman
  • slot dana
  • sv388
  • https://www.starfilterind.com/filter-cartridge/
  • https://santillan.ec/contacto/
  • https://travelnevada.fr/blog/
  • http://www.agfarma.com/about/
  • situs138
  • ggsoft
  • slot88
  • https://rgc.com.br/contato/
  • duniacash
  • https://restaurantemoche.com/contact-me/
  • https://agri.ubru.ac.th/
  • https://pedrolopez.pt/
  • https://ezap.edu.vn/
  • slot gacor
  • sultan188
  • slot 10k
  • https://revoar.org/contato/
  • https://www.woodyantique.com/testimonial
  • beras11
  • slot 10k
  • https://paninibay.com/
  • slot depo 5k
  • slot qris
  • https://tagme.com.br/login/
  • slot depo 10k
  • situs slot online
  • ggsoft
  • https://atmaenterprise.com/
  • https://www.lepagefoodanddrinks.com/private-cheffing
  • https://weddingdive.com/idea/
  • https://de.goodstats.id/gehry-architecture/
  • https://www.facility.management.zarz.agh.edu.pl/kontakt/
  • slot 138
  • https://hub.egaleo.gr/prosklisi-kypee/
  • https://store.amerimed.net/
  • https://zlatnadvorana.com/galerija/
  • slot69
  • slot69