SUBANG, Nitikan.id – Tangis haru Caswan pecah karena melihat rumah berdinding bilik lapuk, beralaskan bata merah yang menghitam dan genting bocor tatkala hujan menetes di atasnya, disulap Kapolres Subang AKBP Sumarni menjadi rumah yang layak huni.
Tak hanya Caswan yang menangis haru rumahnya menjadi layak huni, tapi juga istrinya, Icih (68) dan dua anaknya, Wahyu (23 ) serta Amar (13). Mereka begitu sangat bahagia karena rumahnya kini jadi nyaman untuk dihuni.
Wajar saja mereka sangat bahagia, karena puluhan tahun, Caswan bersama istri dan dua anaknya belum bisa merasakan tidur nyaman di rumahnya. Mereka terpaksa harus mengisi hari-harinya berteduh di bawah rumah yang sangat menyayat hati.
Buruh tani berusia 75 tahun ini sebenarnya punya mimpi agar bisa memberi rumah layak huni untuk istri dan dua anaknya. Namun, mimpi tersebut belum terwujud, karena jangankan untuk bangun rumah, untuk isi perut saja mereka pas-pasan.
Maklum saja, sebagai buruh tani, Caswan hanya bisa bawa pulang Rp15 ribu-Rp20 ribu tiap harinya ke rumah. Makanya, Caswan hanya mengubur mimpi tersebut. Kisah pilu Caswan dan keluarganya sampai ke telinga Kapolres Subang AKBP Sumarni.
Tanpa ulur waktu, AKBP Sumarni bersama Kapolsek Binong AKP Edi Juhedi langsung cek kondisi Caswan dan keluarganya di Desa Kertajaya, Kecamatan Tambakdahan, Kabupaten Subang, Selasa (16/5/2023).
Saat berkunjung tersebut, AKBP Sumarni berjanji akan mewujudkan mimpi Caswan memiliki rumah layak huni. Bedah rumah Caswan kemudian dilaksanakan dengan dibantu Muspika Tambakdahan, Pemdes Kertajaya, dan masyarakat setempat.
Hari demi hari telah dilewati, bedah rumah Caswan pun selesai. Rumah tersebut diserah terimakan langsung Kapolres Subang AKBP Sumarni didampingi Kapolsek Binong AKP Edi Juhedi kepada Caswan, pada Senin (12/6/2023).
Istri Caswan, Icih menyampaikan tidak pernah menyangka kalau Kapolres Subang AKBP Sumarni akan menginjakkan kakinya di rumahnya yang reyot. Apalagi, AKBP Sumarni sampai mewujudkan mimpinya untuk punya rumah yang layak huni.
“Saya senang banget. Terima kasih kepada Allah SWT yang telah membantu saya melalui ibu Kapolres Subang. Saya tidak menyangka bakal dibantu ibu Kapolres Subang sehingga rumah jadi bagus dan mewah. Terima kasih bu Kapolres,” ujarnya.
Pada kesempatan itu, Kepala Desa Kertajaya Suhana Toyib pun berterima kasih kepada Kapolres Subang AKBP Sumarni dan Kapolsek Binong AKP Edi Juhedi serta masyarakat setempat yang telah bersama-sama memberikan bantuan bedah rumah kepada warganya tersebut.
“Bapak Caswan memang saat perlu dibantu karena tidak mampu. Kami dari Pemerintah Desa Kertajaya sangat terharu dan berterima kasih banyak ibu Kapolres Subang karena telah memberikan bantuan yang paling besar,” ucap Suhana Toyib.
Menurutnya, bedah rumah ini sangat bermanfaat bagi Caswan untuk menjalani kehidupannya bersama keluarga. “Bantuan ini sangat bermanfaat. Semoga bu Kapolres Subang terus eksis dalam membantu masyarakat yang tidak mampu,” ucapnya.
Di kesempatan yang sama, Camat Tambakdahan Bambang Edi Purwanto mengatakan rumah Caswan waktu dirinya berkunjung sangat menyayat hari, sehingga bersyukur terpantau dan dibantu oleh Kapolres Subang AKBP Sumarni, sehingga jadi rumah layak huni.
“Semoga yang dilakukan ibu Kapolres Subang dan donatur serta masyarakat setempat yang telah membantu bedah rumah pak Caswan dapat pahala yang berlipat ganda,” ucap Bambang.
Sementara itu, Kapolres Subang AKBP Sumarni mengatakan bedah rumah Caswan sebagai bentuk kepedulian Polres Subang kepada masyarakat yang tidak mampu agar mereka bisa tinggal di rumah layak huni.
“Pak Caswan rumahnya terpilih dibedah mungkin karena banyak doanya. Semoga dengan bantuan yang diberikan dapat meringankan beban kelurga Caswan sehingga semangat dalam menjalani kehidupannya,” ucap AKBP Sumarni.
AKBP Sumarni pun berharap dengan program bedah rumah tidak layak huni tersebut semakin mendekatkan polisi dengan masyarakat, sehingga masyarakat semakin merasakan manfaat kehadiran polisi.

