Nitikan.id – Selain kopi, masyarakat Indonesia sangat menyukai minuman teh. Hal ini sejalan dengan fakta bahwa Indonesia merupakan salah satu penghasil teh terbesar di dunia.
Tanaman teh atau Camellia Sinensis pertama kali masuk wilayah Indonesia pada tahun 1684, ketika VOC berkuasa.
Awalnya biji teh asal Jepang dibawa oleh seorang berkebangsaan Jerman, untuk ditanam di depan rumahnya di Batavia.
Sementara dalam catatan lain, seorang rahib Belanda melihat tanaman teh sinensis di depan rumah Gubernur Jenderal VOC pada tahun 1694.
Tahun-tahun tersebut dianggap tahun awal perkenalan wilayah nusantara dengan tanaman teh. Mulai dari berdirinya pabrik-pabrik itu diiringi dengan mulai dibukanya perkebunan-perkebunan teh di sejumlah wilayah di Indonesia.
Dan salah satunya di Jawa Barat sebagai daerah yang menghasilkan banyak teh.
1. Kab.Tasikmalaya 13.227,23 ton
2. Kab. Cianjur 10.484,48 ton
3. Kab. Purwakarta 5.074,78 ton
4. Kab. Garut 3.938,00 ton
5. Kab. Bandung 3.596,07 ton
6. Kab. Bandung Barat 3.162,76 ton
7. Kab. Sukabumi 2.910,45 ton
8. Kab. Subang 638,00 ton
9. Kab. Sumedang 304,35 ton
10. Kab. Majalengka 131,74 ton
Data di atas dilansir dari BPS Jabar 2021. Keseluruhan Jawa Barat menghasilkan 43.548,62 ton.

