Subang, Nitikan.id – Seiring semakin dekatnya pelaksanaan Pemilihan Serentak Nasional 2024, KPU Kabupaten Subang kian memasifkan sosialisasi terhadap berbagai kalangan. Termasuk organisasi kemasyarakatan yang ada di wilayah Subang
Kali ini, KPU menggandeng Keluarga Alumni Yogyakarta Asal Subang (KAYAS). Keterlibatan alumni yang pernah menjadi mahasiswa yang notabene sebagai agen perubahan diharapkan bisa membantu edukasi masyarakat terkait Pilkada.
Ketua KAYAS, Nurul Mu’min, S.H., berharap dengan adanya sosialisasi ini bisa mmemberikan edukasi kepada masyarakat. Sehingga masyarakat bisa menggunakan hak pilihnya secara cerdas dan bijak.
“27 November 2024 merupakan titik penting dalam menentukan arah pemerintahan dan pembangunan daerah 5 tahun ke depan. Kami para alumni akan membantu KPU Subang menjadi ujung tombak dalam memberikan edukasi pada masyarakat. Mari kita kawal bersama agar terwujud pemilihan yang berintegritas,” ucapnya.
Dalam kesempatan yang sama, Ketua Divisi Hukum dan Pengawasan Komisioner KPU Kabupaten Subang, Ricky Permana mengatakan, suksesi pemilihan serentak nasional tidak hanya menjadi bagian dari tugas KPU dan jajaran, namun juga tanggungjawab bersama berbagai kalangan dan semua elemen masyarakat.
“Perlu dukungan semua pihak, terutamanya kalangan termasuk alumni mahasiswa yang menjadi agen perubahan di tengah masyarakat,, serta para tokoh masyarakat untuk mensukseskan Pilkada serentak 2024 ini,” ungkapnya di hadapan puluhan alumni dan masyarakat di Aula Kecamatan Pagaden Barat, Kamis, (24/10/24).
Sementara itu, Aktivis Pro Demokrasi yg juga sekretaris MD KAHMI, Abdul Muid mengajak seluruh masyarakat untuk berpartisipasi agar terwujudnya pemilukada yang berkualitas.
“Patisipasi masyarakat sangat penting dalam pilkada ini demi terwujudnya pemilukada yang berkualitas agar bisa menghasilkan pemimpin yang berkualitas,” ucapnya.

Sementara itu menurut Edi Supriadi, S.Pd.I., dengan sistem pemilihan langsung seperti ini kita sebagai warga negara dituntut untuk lebih teliti mengenal setiap kandidat dalam menentukan pilihan.
“Jangan sampai memilih pemimpin karena tergiring opini pencitran timses yang berdasar good looking dan good rekening semata, kita memilih dengan nurani juga nalar kritis,” kata alumni UIN Kalijaga Yogyakarta ini.
Acara sosialisasi tersebut dihadiri para alumni KAYAS, tokoh-tokoh masyarakat Pagaden Barat, dari sesepuh, ketua MUI, Ketua MWC NU, Ketua PGRI, Camat, tokoh pemuda dan berbagai elemen masyarakat.

