Nitikan.id – Partai Amanat Nasional (disingkat: PAN) adalah sebuah partai politik di Indonesia. Asas partai ini adalah Akhlak Politik Berlandaskan Agama yang Membawa Rahmat bagi Sekalian Alam.
Kelahiran Partai Amanat Nasional (PAN) dibidani oleh Majelis Amanat Rakyat (MARA), salah satu organ gerakan reformasi pada era pemerintahan Soeharto, PPSK Muhammadiyah, dan Kelompok Tebet.
PAN dideklarasasikan di Jakarta pada 23 Agustus 1998 oleh 50 tokoh nasional, di antaranya mantan Ketua umum Muhammadiyah Prof. Dr. H. Amien Rais, , Goenawan Mohammad, Abdillah Toha, Dr. Rizal Ramli, Dr. Albert Hasibuan, Toeti Heraty, Prof. Dr. Emil Salim, Drs. Faisal Basri, M.A., A.M. Fatwa, Zoemrotin, Alvin Lie Ling Piao, dan lainnya.
Partai Amanat Nasional mulai menjadi peserta dalam pemilihan umum di Indonesia pada Pemilihan umum legislatif Indonesia 1999. Jumlah suara yang diperoleh Partai Amanat Nasional relatif mengalami fluktuasi di setiap pemilihan umum.
Berikut jumlah suara, jumlah kursi DPR RI dan peringkat yang dicapai oleh PAN dalam beberapa pemilu:
1999 34 kursi peringkat 5
2004 53 kursi peringkat 7
2009 43 kursi peringkat 5
2014 48 kursi peringkat 6
2019 44 kursi peringkat 8
Sedangkan di Kabupaten Subang sendiri Partai Amanat Nasional selalu berhasil menghantarkan anggotanya mengisi kursi DPRD II.
Pada pemilu 2019 partai berlambang matahari putih ini menempatkan 5 kader terbaiknya di parlemen, naik 2 kursi dari pemilu 2014 yang hanya 3 kursi dari 7 daerah pemilihan (dapil).
Dari 30 kecamatan di kabupaten Subang berikut ini 7 kecamatan menjadi lumbung PAN dalam meraup suara pada pemilu 2019 seperti dilansir dari situs resmi KPU RI.
1. Kecamatan Cipeundeuy 5. 857 suara
2. Kecamatan Blanakan 4. 606 suara
3. Kecamatan Kalijati 4. 155 suara
4. Kecamatan Pagaden Barat 4. 000 suara
5. Kecamatan Pamanukan 3. 926 Suara
6. Kecamatan Cisalak 3. 544 suara
7. Kecamatan Pagaden 2. 521 suara
Nah nitiker, itu tadi 7 kecamatan teratas di Kabupaten Subang lumbung suara partai dengan nomor urut 8 ini.

