Subang, Nitikan.id – Cuaca mendung dan hujan disertai suhu udara dingin beberapa hari ini membawa kegembiraan tersendiri bagi pedagang hasil bumi di pasar inpres Pamanukan.
Umar Susanto, pedagang hasil bumi di pasar inpres Pamanukan saat dijumpai Nitikan.id mengungkapkan pendapatan dari hasil jualannya beberapa hari ini mengalami peningkatan meskipun tidak signifikan, Jum’at, (30/12/2022).
” Alhamdulillah…beberapa hari ini ada peningkatan penjualan, seperti singkong biasa dikirim 12 kwintal sekarang nambah jadi 15 kwintal”, katanya.
Menurut Umar, komoditas dagangannya berasal dari pemasok asal Subang selatan di kirim setiap empat hari sekali. Selain singkong, ubi jalar dan kacang tanah, buah pisang menjadi komoditas paling diminati pembeli.
“Dalam seminggu pisang bisa habis sampe 8 ton, selain dari lokalan Subang kalo pisang saya dapat kiriman dari sumatera”, pungkas Umar.
Sementara itu menurut, Tia (29) pembeli asal dusun palasari desa Pamanukan mengatakan semenjak hujan sering turun dia menambah kwantitas belanjaannya.
“Biasa beli singkong 8 kg sekarang jadi 10 kg, iya selain digoreng langsung, singkong ini saya olah lagi dibikin combro dan misro untuk dijual di warung saya”, ujarnya.
Seperti diketahui sudah hampir sepekan cuaca berawan dan hujan ringan diwilayah Subang Utara. Badan Meteorologi klimatologi dan Geofisika ( BMKG) memperkirakan kondisi cuaca akan bertahan hingga tujuh hari kedepan untuk daerah tersebut.

