Nitikan.id – Connected Stadium dengan teknologi Artificial Intellegence adalah yang pertama dari jenisnya yang diterapkan di Piala Dunia FIFA. Dilansir dari Aljazeera 15/112022, Teknologi Kecerdasan Buatan (AI) ini untuk memantau penonton, meramalkan gelombang kerumunan, dan mengatur suhu stadion dari Pusat Kontrol.
Lebih dari 100 teknisi akan bertugas sepanjang waktu, memantau dengan cermat gambar yang berkedip di layar mereka melalui 200.000 unit terintegrasi dari 22.000 kamera keamanan yang tersebar di delapan stadion Piala Dunia.
Pusat Kontrol ini dapat menerapkan ambang batas dan menghitung jumlah individu dalam ruang dengan menggunakan AI. Para ahli dapat mengidentifikasi kekacauan, kemacetan, memantau pengoperasian gerbang masuk, dan menjamin kelancaran arus orang masuk dan keluar stadion jika ada lebih dari 100 orang di satu area, dan langsung terhubung ke personel keamanan dengan respon yang cepat.
Bersama dengan perwakilan Qatar dan FIFA, pakar keamanan dunia maya, kontraterorisme, dan transportasi akan ditempatkan di pusat tersebut.
Teknologi ini akan dapat memantau bagaimana setiap stadion berjalan sebelum, selama, dan setelah acara berkat kamera keamanan di setiap sudut. Mereka dapat mengontrol gerbang masuk dari sana, memastikan air mengalir, dan memelihara sistem pendingin udara.
Ini dimaksudkan untuk mencegah kejadian seperti kekacauan yang terjadi di luar Stade de France di Paris (22/5/2022) dan Tragedi Kanjuruhan Malang (01/10/2022) yang menewaskan lebih dari 130 orang akibat tembakan gas air mata.
Teknologi ini semestinya diterapkan di acara siaran olahraga di masa depan, atau acara-acara lain yang menghimpun banyak massa untuk mencegah insiden semacam itu terjadi lagi.

