Bandung, Nitikan.id – Kepala Perwakilan Bank Indonesia Jawa Barat, Muhamad Nur, mengungkapkan bahwa guna memenuhi kebutuhan masyarakat selama Ramadan dan Idulfitri 2025, pihaknya menyediakan uang Rupiah sebesar Rp14,5 triliun. Jumlah ini meningkat 10% dibandingkan dengan tahun sebelumnya.
Penyediaan uang tunai tersebut mempertimbangkan perkembangan transaksi non-tunai di Jawa Barat. Selain uang tunai, masyarakat dapat melakukan penukaran uang secara digital melalui QRIS atau kartu debit menggunakan mesin Electronic Data Capture (EDC) di layanan perbankan.
Sebagai bagian dari upaya ini, Bank Indonesia meluncurkan program “Semarak Rupiah Ramadan dan Berkah Idulfitri (SERAMBI)” di Kota Bandung pada Rabu (5/3). Tahun ini, layanan penukaran uang semakin dimudahkan dengan aplikasi PINTAR yang bisa diakses melalui https://pintar.bi.go.id. Aplikasi ini memungkinkan masyarakat mendapatkan kepastian layanan, mengurangi antrean, dan memastikan distribusi uang yang lebih merata.
Program SERAMBI 2025 akan berlangsung dari 3 hingga 27 Maret 2025, bekerja sama dengan perbankan di 4.170 titik layanan penukaran di seluruh Indonesia. Masyarakat bisa menukarkan uang di layanan Kas Keliling Bank Indonesia atau melalui perbankan sesuai jadwal dan lokasi yang tertera di aplikasi PINTAR.
Dalam layanan ini, masyarakat dapat menukar uang dalam bentuk paket senilai Rp4,3 juta, terdiri dari pecahan Rp50.000 hingga Rp1.000.
Khusus untuk wilayah Jawa Barat, layanan penukaran terpadu akan tersedia di 310 titik di 27 kabupaten/kota, mulai 17 hingga 27 Maret 2025. Bank Indonesia bersama perbankan memastikan layanan ini dapat diakses dengan lebih mudah oleh masyarakat di berbagai daerah.

