Subang, Nitikan.id – Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI) menegaskan bahwa seluruh calon jemaah dan petugas haji tahun 2025 wajib menerima vaksin polio, selain vaksin meningitis yang telah menjadi syarat utama. Kebijakan ini mengikuti ketentuan terbaru dari Kementerian Kesehatan Arab Saudi yang mulai berlaku sejak Maret 2025.
Menindaklanjuti kebijakan tersebut, Dinas Kesehatan Kabupaten Subang telah melaksanakan vaksinasi polio dan meningitis bagi calon jemaah haji asal Subang. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Subang, dr. Maxi, melalui Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) dr. Hj. Indriati Oetama, menjelaskan bahwa vaksinasi dilaksanakan mulai 21 hingga 30 April 2025.
“Vaksinasi untuk calon jemaah haji Kabupaten Subang dilaksanakan di 40 puskesmas yang tersebar di 30 kecamatan, sesuai domisili masing-masing. Pemberian vaksin dilakukan secara injeksi, 2 hingga 4 minggu sebelum keberangkatan, untuk membentuk imunitas tubuh,” ujar dr. Indriati saat ditemui di Kantor Dinas Kesehatan Subang, Senin (28/04/2025).
Lebih lanjut, dr. Indriati menjelaskan tentang pentingnya vaksin polio. Menurutnya, polio adalah penyakit berbahaya yang menular melalui jalur fekal-oral, yakni mikroorganisme dari feses yang mencemari air minum, makanan, atau benda-benda yang sering disentuh. “Penting menjaga sanitasi untuk mencegah penyebaran virus polio,” tegasnya.
Ia juga memaparkan alasan diberlakukannya kewajiban vaksin polio bagi jemaah haji asal Indonesia. “Penemuan kasus polio terbaru di beberapa wilayah Indonesia, seperti Aceh, Jawa Barat, Papua, dan Jawa Timur dalam 12 bulan terakhir menjadi dasar Pemerintah Arab Saudi mengeluarkan aturan ini, demi mencegah penularan di tanah suci,” jelasnya.
Selain vaksin polio dan meningitis, dr. Indriati menyarankan agar calon jemaah lansia juga menerima vaksin influenza sebagai upaya perlindungan tambahan. “Lansia rentan terhadap virus influenza, jadi saya sarankan vaksinasi tambahan untuk menjaga kondisi tubuh tetap prima selama ibadah,” tambahnya.
Menutup pernyataannya, dr. Indriati menghimbau para calon jemaah untuk menjaga kesehatan selama beribadah. “Jaga kebersihan diri dan lingkungan, penuhi kebutuhan gizi, rutin konsumsi obat bagi yang memiliki penyakit penyerta, hindari paparan panas berlebih, perbanyak minum air, terutama air zam-zam, serta segera konsultasi ke dokter jika ada keluhan,” pungkasnya.
Dengan langkah ini, diharapkan seluruh calon jemaah haji dari Kabupaten Subang dapat menjalankan ibadah dengan sehat dan lancar di Tanah Suci.

