Subang, Nitikan.id – Adam Hasyim, S.Pd., M.Pd. dosen STAI Miftahul Huda Subang menyoroti visi misi pasangan calon peserta pemilihan kepala daerah terutama peningkatan index pembangunan manusia (IPM) di kabupaten Subang yang dianggapnya masih bias.
“Berkaitan dengan visi misi ketiga calon masih perlu diuraikan dengan jelas & spesifik terutama dalam hal kepedulian terhadap pemuda melalui program-programnya,” kata ketua HMI Cabang Subang periode 2021-2022 ini.
Menurutnya, untuk memantapkan hal tersebut KPU Kabupaten Subang selaku penyelenggara perlu menyediakan ruang khusus bagi pemuda terutama mahasiswa dalam proses debat kandidat calon bupati yang akan dilaksanakan nanti.
“Sehingga dengan forum tersebut akan memperjelas program dan komitmen seluruh paslon terhadap pembangunan sumber daya pemuda Subang,” kata Adam.
Ditambahkan olehnya, indek pembangunan manusia di Kabupaten Subang masih tertinggal jika dibandingkan daerah tetangga seperti Kabupaten Purwakarta dan Karawang.Hal tersebut merupakan pekerjaan rumah yang harus diselesaikan.
“Apalagi saya lihat IPM di Subang baru mencapai 70,70, kita masih kalah dengan Purwakarta yang menempati skor 72,09 dan Karawang 72,35,” ujar Ketua Bidang Pendidikan HMI Badko Jawa Barat 2023 ini.
Akademisi muda ini berharap kepada H. Ruhimat – H.Aceng Kudus, Reynaldi – Agus Masykur dan Asep Rohman Dimyati – Lina Marlina supaya berani berkomitmen sebagai bukti keseriusannya menaikkan IPM di Kabupaten Subang dengan membuat program pemberian beasiswa perguruan tinggi kepada 10 lulusan SMU sederajat dalam satu desa setiap tahun, sampai meraih gelar strata 1.
“Saya berharap calon bupati memiliki komitmen membuat program 1 desa 10 sarjana (sadasa), perlu dipertegas, ini tidak menggunakan anggaran desa, Ini penting untuk meningkatkan IPM di Subang khususnya.” Pungkas Adam Hasyim.

