Nitikan.id – Beberapa waktu belakangan ini, istilah ‘feminine energy’ atau energi feminin ramai diperbincangkan di media sosial, terutama di kalangan perempuan.
Sebenarnya, apa itu feminine energy atau energi feminin?
Mengutip dari Mind Body Green, Shelly Bullard, pakar pernikahan dan keluarga, mengungkapkan bahwa energi feminin mengacu pada karakteristik tertentu yang dianggap berlawanan dengan karakteristik energi maskulin.
“Sisi feminin terungkap ketika kamu bergerak dengan alur kehidupan, merangkul energi kreatif, menari, bermain, dan menyelaraskan dengan proses internal Anda,” ungkap Bullard.
Lantas, bagaimana cara memancarkan energi feminin?
1. Merenung dan Bercermin
Aktivitas sehari-hari yang menyibukkan membuat sebagian besar orang jarang meluangkan waktu untuk peduli pada apa yang sedang terjadi di dalam diri sendiri. Terlalu banyak bersosialisasi dengan orang lain membuat seseorang ‘kehilangan kontak’ dengan diri sendiri.
Maka dari itu, mulailah merenung untuk menemukan siapa kamu sebenarnya. Menurut Bullard, salah satu cara terbaik untuk melakukannya adalah memulai terapi.
Seorang terapis dapat membantu seseorang untuk mengeksplorasi pikiran dan perasaan. Selain itu, Anda juga dapat menuangkan seluruh pikiran dan perasaan dalam bentuk tulisan untuk mengenal diri sendiri lebih dalam.
2. Bersatu dengan Alam
Satu tempat dapat dikaitkan dengan karakter maskulin atau feminin, tergantung pada ciri-ciri utamanya.
“Feminin adalah energi kehidupan. Tempat-tempat seperti hutan, hutan belantara, taman, dan laut penuh dengan energi feminin alami. Pergilah ke sana ketika Anda merasa tidak seimbang dan membutuhkan penyegaran diri,” ujar Bullard.
3. Melakukan Kegiatan Kreatif
Feminin adalah kekuatan kreatif. Namun, kreasi dapat dituangkan dengan berbagai cara, seperti ekspresi artistik, menulis, menari, melukis, atau merancang gagasan-gagasan baru.
“Bayangkan apa yang ingin Anda ciptakan. Apapun yang mengekspresikan aliran dapat membuat Anda terlihat feminin,” kata Bullard.
4. Perbaiki Ekspresi Emosi
Energi maskulin identik dengan logika, sementara feminin diekspresikan melalui emosi. Setiap manusia memiliki sisi emosional, tetapi tidak semua mengetahui bagaimana cara memahami perasaan diri.
“Jika Anda bingung tentang proses emosional, jangan khawatir. Anda dapat belajar untuk lebih terhubung dengan diri sendiri dengan mendengarkan apa yang dirasakan dan meningkatkan kecerdasan emosional Anda,” papar Bullard.
“Saat Anda mengenal keadaan perasaan diri sendiri, secara otomatis Anda akan mulai merasa lebih utuh,” lanjutnya.
5. Hargai Waktu untuk Diri Sendiri
Bullard menilai bahwa sebagian besar orang saat ini mulai kurang menghargai waktu luang, beristirahat, dan liburan.
Saat ini, sebagian besar orang hanya terfokus pada pekerjaan sehingga lupa bahwa tubuh dan pikiran butuh beristirahat serta merasakan kebahagiaan.
“Utamakan waktu luang dan waktu untuk bersantai. Baca buku, dengarkan musik, lakukan yoga, dan nikmati momen. Ketika Anda keluar dari rutinitas bekerja untuk sejenak, Anda akan lebih merasa seperti diri sendiri lagi,” kata Bullard.
6. Paksa Diri untuk Bertransformasi
Sebagian besar orang menganggap bahwa feminin adalah hal yang tenang dan penyegar, padahal itu hanya sebagian kecil dari energi feminin. Energi feminin juga mencakup keberanian seseorang, termasuk bertransformasi.
“Jika hal-hal dalam hidup Anda tidak lagi berjalan dengan baik, energi feminin muncul untuk melakukan perubahan. Kita harus mengucapkan selamat tinggal pada yang lama untuk menyambut yang baru,” ujar Bullard.
Menurut Bullard, proses transformasi sangat diperlukan meskipun dapat terasa ‘liar’ dan terkadang menakutkan. Ia mengatakan, tanpa gerakan kuat dari energi feminin yang menenangkan sekaligus ‘mengganggu’, seseorang akan kesulitan untuk berkembang dengan baik.

