Subang, Nitikan.id – Tiga atlet andalan Muaythai Indonesia asal Jawa Barat, yakni Topan Novian, Adisty Gracelia, dan Edwin Pratama, kembali siap unjuk kemampuan dalam laga profesional bergengsi bertajuk Bali’s Fiercest Fight: Kneed of Fury yang akan digelar pada Minggu, 25 Mei 2025, di Bali.
Ketiganya merupakan petarung dari sasana Muaythai Mandalajati dan berada di bawah naungan Donting Athlete Management. Mereka dijadwalkan bertolak menuju Bali pada Kamis pagi, 22 Mei 2025, melalui Bandara Internasional Soekarno-Hatta.
Pelatih Mandalajati Muaythai, Coach Edy, mengungkapkan kesiapan timnya dalam menghadapi pertandingan tersebut.
“Sejauh ini kami sudah mempersiapkan fisik dan mental para atlet dengan sangat matang. Salah satu fokus utama kami adalah menjaga berat badan agar sesuai dengan kelas yang akan mereka ikuti,” ujarnya saat ditemui media pada Rabu, 21 Mei 2025.
Terkait dengan lawan dan kelas yang akan diikuti, Coach Edy menyampaikan detailnya.
“Topan akan turun di kelas featherweight 57 kg putra dan menghadapi atlet asal Malaysia. Adisty juga di kelas 57 kg putri melawan petarung asal Kamboja. Sementara Edwin akan bertanding di kelas lightweight 63 kg putra melawan atlet tuan rumah dari Bali,” jelasnya.
Untuk strategi bertanding, Coach Edy menyatakan pihaknya akan menyesuaikan dengan gaya lawan dan menerapkan teknik counter attack.
“Kami akan menganalisis gaya bertarung lawan dan menyiapkan strategi tandingan yang efektif berdasarkan pola permainan mereka,” tambahnya.
Menutup pernyataannya, Coach Edy juga memohon dukungan dari masyarakat, khususnya warga Jawa Barat dan Subang.
“Kami memohon doa restu dan dukungan dari seluruh masyarakat Jawa Barat, terutama dari Subang. Semoga para atlet kami bisa memberikan hasil yang membanggakan di Bali nanti,” pungkasnya.

