Nitikan.id – Para pendaki gunung pasti akrab dengan tempat satu ini: Tanjakan Cinta di Gunung Semeru, Jawa Timur.
Gunung Semeru di Lumajang, Jawa Timur, punya banyak suguhan bagi para pendaki. Gunung setinggi 3.676 mdpl ini jadi tempat menyaksikan sunrise sekaligus sunset yang paling fenomenal. Selain itu, banyak lokasi yang jadi ‘highlight’ bagi para pendaki gunung.
Biasanya di bulan Juli-Agustus banyak pendaki yang menuju Gunung Semeru. Selain karena musim kemarau bisa menyaksikan langit malam yang cerah dan bintang jatuh, juga merayakan pengibaran bendera HUT kemerdekaan di Puncak Mahameru.

Keindahan dan petualangan Semeru pernah dibuat Film di Indonesia dengan Judul “5 CM”, kamu bisa nonton sebelum mendaki Semeru.
Ada banyak yang berkesan di Gunung Semeru, seperti Danau Ranu Kumbolo, Tanjakan Cinta, Oro-Oro Ombo, Kalimati, Cemoro Kandang, sampai puncak tertinggi pulau Jawa yakni Mahameru.

Namun, yang paling berkesan dari para pendaki, yakni Tanjakan Cinta.
Tanjakan Cinta merupakan jalan setapak menuju bukit, dengan kemiringan sekitar 45-60 derajat.
Letaknya tepat setelah Ranu Kumbolo menuju Oro-oro Ombo. Saat melewati Tanjakan Cinta, para pendaki dihimbau untuk tidak menoleh ke belakang. Kalau menoleh, konon harapannya akan pupus.

Mitos yang beredar, pendaki yang memikirkan pasangannya dan berhasil melewati Tanjakan Cinta tanpa menoleh ke belakang, akan berjodoh dan cintanya akan abadi.
Sebaliknya, kalau di tengah jalan ia menoleh ke belakang, hubungan percintaan konon akan putus.
Sedangkan untuk Jombloers hehe… coba deh tantangan Tanjakan Cinta ini.
Biasanya tantangan ini dilakukan pagi hari setelah pendaki bermalam di Ranukumbolo, jadi kondisi badan fit di pagi hari.
Para pendaki bersiap melakukan pendakian berikutnya, membawa ransel di punggungnya.
Mulai mendaki Tanjakan Cinta, syarat untuk lolos tantangan yaitu Tidak boleh berbicara, Tidak boleh menoleh ke belakang, Tidak boleh berhenti sampai puncak Tanjakan Cinta, Pikirkan wajah jodoh yang kamu harapkan. Hihi.. lucu tapi menantang ya Nitikers.
Cobain deh Nitikers.. Aku pernah mencoba tantangan tersebut dan 2 bulan kemudian dapat jodoh, meski jodohnya beda dengan yang aku bayangin pas mendaki tanjakan tersebut. Haha…
Percaya tidak percaya, namun banyak pendaki yang mencoba jurus ini untuk menguji ketahanan diri sendiri.

Tanjakan Cinta memang cukup melelahkan, dan tampaknya sulit untuk tidak menoleh ke belakang karena Ranu Kumbolo terbentang cantik di sana.
Namun begitu melewati Tanjakan Cinta dan tiba di atas bukit, rasa penasaran dijamin terbayar sudah. Ranu Kumbolo terbentang indah, tampak sangat cantik dari ketinggian. Pepohonan hijau yang mengelilinginya sangat menyejukkan mata.

Istirahatkan kaki, dan berbaliklah ke arah berlawanan. Panorama Oro-oro Ombo langsung menyergap sudut mata.
Padang ini dikelilingi perbukitan, pohon pinus tertanam di banyak tempat. Bagi pendaki yang sepanjang Tanjakan Cinta menahan diri untuk tak melihat ke belakang, panorama ini adalah ‘hadiah’ yang luar biasa!

