• Home
  • Headline
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Ekonomi – Bisnis
  • Entertainment
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Opini
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Politik
  • Profile
  • Teknologi
  • Science
  • Wisata
Kamis, Juli 9, 2026
Nitikan.id
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • Headline
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Ekonomi – Bisnis
  • Entertainment
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Opini
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Politik
  • Profile
  • Teknologi
  • Science
  • Wisata
  • Home
  • Headline
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Ekonomi – Bisnis
  • Entertainment
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Opini
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Politik
  • Profile
  • Teknologi
  • Science
  • Wisata
No Result
View All Result
nitikan.id
No Result
View All Result
Home Ragam

Ramadhan yang Tersakiti

Nitikan.id by Nitikan.id
18/03/2026
in Ragam
0 0
0
Ramadhan yang Tersakiti
0
SHARES
35
VIEWS
Bagi ke WhatsAppBagi ke Facebook

Setiap tahun, Ramadhan datang seperti tamu yang terlalu baik untuk ditolak. Ia tidak membawa undangan resmi, tidak mengirim pesan lebih dulu, tidak pula meminta karpet merah untuk menyambutnya. Ia datang begitu saja dengan pelan, tenang, seperti seseorang yang sudah sangat memahami bahwa kehadirannya sebenarnya selalu dinanti.

Secara bahasa, kata Ramadhan berasal dari akar kata Arab ramadha, yang berarti panas yang membakar. Para ulama kemudian menafsirkan bahwa Ramadhan adalah bulan pembakaran dosa.

Bulan ketika segala kesalahan yang menempel pada diri manusia diharapkan hangus oleh panasnya ibadah: puasa, doa, sedekah, dan lantunan ayat-ayat Al-Qur’an.

Di bulan ini ada puasa yang melatih kesabaran, ada Al-Qur’an yang diturunkan sebagai petunjuk hidup, ada pintu ampunan yang dibuka selebar-lebarnya, ada pahala yang dilipatgandakan, dan ada satu malam misterius bernama Lailatul Qadar yang nilainya lebih baik dari seribu bulan.

Kalau semua itu dijadikan satu sosok manusia, mungkin Ramadhan bisa diibaratkan seperti seorang gadis salehah yang cantik, cerdas, lembut, dan kaya hati. Gadis seperti ini biasanya tidak perlu mencari perhatian. Justru orang-orang yang akan berlomba-lomba ingin mendekatinya.

Masalahnya, manusia kadang punya bakat aneh yang suka mengabaikan sesuatu sangat berharga justru ketika ia berada tepat di depan mata.

Bayangkan ada seorang pria yang didatangi gadis seperti itu. Dia cantik, pintar, akhlaknya baik, masa depannya cerah. Gadis itu datang membawa seluruh kemungkinan kebahagiaan. Tapi pria itu malah sibuk dengan hal-hal seperti menonton televisi, menggulir layar ponsel, atau sekadar nongkrong tanpa arah.

Orang-orang pasti akan geleng-geleng kepala melihatnya.

“Ini orang bodoh atau bagaimana?” begitu kira-kira komentar tetangga.

Namun, kalau kita jujur, barangkali sikap kita terhadap Ramadhan tidak jauh berbeda dengan pria itu.

Hari pertama Ramadhan biasanya selalu meriah. Masjid penuh. Tarawih terasa seperti konser spiritual. Orang-orang datang dengan semangat yang bahkan kadang melebihi semangat resolusi tahun baru.

Masalahnya, semangat manusia sering seperti kembang api yang terang sekali di awal, lalu cepat sekali padam.

Malam kedua masih ramai.
Malam ketiga mulai longgar.
Malam kelima jamaah sudah mulai berkurang.

Malam kesepuluh, masjid kadang kembali ke suasana normal seperti bulan-bulan lainnya.

Ramadhan yang datang membawa segala kemuliaannya kadang hanya disambut dengan antusiasme yang bertahan sekitar satu minggu.

Setelah itu, manusia kembali pada kebiasaannya.

Puasa tetap dijalankan, tentu saja. Tapi kadang hanya sebatas menahan lapar dan haus. Lidah masih mudah menyakiti orang lain. Amarah masih gampang meledak. Media sosial masih lebih sering dibuka daripada mushaf Al-Qur’an.

Yang paling meriah justru sering terjadi menjelang magrib.

Pasar takjil mendadak berubah seperti festival kuliner dadakan. Orang-orang berburu gorengan, kolak, es buah, dan segala jenis minuman yang warnanya kadang lebih cerah daripada masa depan kita.

Tidak ada yang salah dengan berbuka. Nabi sendiri mengajarkan untuk menyegerakan berbuka. Tapi kadang kita terlalu bersemangat pada bagian makanannya, sementara bagian doanya justru kita lakukan sambil lalu.

Padahal Ramadhan datang bukan sekadar untuk mengubah jadwal makan manusia. Ia datang untuk mengubah hati manusia.

Di sepuluh malam terakhir, Ramadhan bahkan membawa hadiah yang luar biasa yakni Lailatul Qadar. Malam yang nilainya lebih baik daripada seribu bulan. Kalau dihitung secara matematis, satu malam itu setara dengan lebih dari delapan puluh tahun ibadah.

Masalahnya, manusia sering lebih sibuk mencari diskon di pusat perbelanjaan daripada mencari malam itu.

Mall penuh. Jalanan macet. Pusat perbelanjaan ramai seperti konser akhir tahun. Orang-orang sibuk memilih baju baru untuk Lebaran, sementara Ramadhan yang sedang berada di penghujung usianya hanya bisa menyaksikan semuanya dengan diam.

Bayangkan jika Ramadhan benar-benar seorang manusia.
Ia datang dengan penuh harapan, membawa rahmat, ampunan, dan kesempatan baru. Ia mengetuk pintu hati manusia satu per satu.

Sebagian orang menyambutnya dengan hangat dengan memperbanyak doa, membaca Al-Qur’an, bangun di malam hari, dan berusaha memperbaiki dirinya.

Tetapi sebagian yang lain memperlakukannya seperti tamu yang hanya sekadar lewat.

Ramadhan mungkin tidak marah. Ia terlalu mulia untuk marah.

Namun bisa jadi ia tersakiti.

Ia datang membawa kesempatan untuk membakar dosa-dosa manusia, tetapi manusia malah sibuk menambahnya. Ia datang membawa cahaya, tetapi manusia berupaya meredupkannya.

Hari-hari Ramadhan akhirnya berjalan menuju akhir.

Tiga puluh hari terasa sangat cepat. Tiba-tiba takbir mulai terdengar. Orang-orang saling mengucapkan selamat Idul Fitri. Rumah-rumah dibersihkan, kue-kue disiapkan, dan pakaian baru digantung rapi.

Ramadhan pun pamit.

Ia pergi dengan tenang, seperti tamu yang sopan. Tidak ada keluhan, tidak ada protes.

Namun mungkin ia meninggalkan satu pertanyaan kecil yang menggantung di hati manusia:

“Jika aku datang membawa seluruh kesempatan untuk memperbaiki hidupmu, mengapa engkau menyambutku dengan setengah hati?”

Barangkali pertanyaan itu baru terasa ketika Ramadhan benar-benar telah pergi.

Masjid kembali sepi.

Suasana malam kembali biasa.

Dan manusia mulai berkata dengan nada sedikit menyesal:

“Ramadhan tahun ini terasa cepat sekali.”

Padahal sebenarnya bukan Ramadhan yang cepat.

Kitalah yang tidak benar-benar bersamanya ketika ia datang.

Dan seperti seorang gadis salehah yang diabaikan oleh pria yang tidak peka, Ramadhan akhirnya pergi membawa kemuliaannya dan meninggalkan manusia yang mungkin baru menyadari betapa berharganya ia, ketika semuanya sudah terlambat.

 

Mochammad RF
Pegiat RB Tunas Aksara Pamanukan

Next Post
Mudik Ngecas Jiwa

Mudik Ngecas Jiwa

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

  • Semesta Memanggil
  • Jernih Membaca Om Zein, dari Jalanan ke Jabatan Publik
  • Riuhnya Ruang Publik Kita: Humas Kekuasaan versus Penyambung Suara Rakyat
  • Mahasiswa Subang Gelar Aksi “Indonesia Tercekik”, Desak Evaluasi Menyeluruh Kebijakan Pemerintah
  • Demokrasi Tidak Berhenti di Kotak Suara
  • panen4d
  • joker123
  • slot777
  • slot scatter hitam
  • https://protuning.id/
  • https://ptnobelindonesia.com/
  • https://okegas.id/
  • https://dukcapil.selumakab.go.id/
  • https://store.scuto.co.id/wp-content/products/
  • https://selumakab.go.id/
  • https://dukcapil.selumakab.go.id/duta777/
  • https://krakatauniaga.co.id/run/
  • https://bossfood.co.id/wp-content/pound/
  • https://befood.id/run/?id=nanastoto
  • slot138
  • slot138
  • sultan69
  • joker123
  • slot mahjong
  • slot depo 10k
  • demo mahjong
  • slot bet 200
  • slot gacor
  • https://consumerstore.siccura.com/
  • https://blog.sparkresto.com/
  • https://jurnal.anfa.co.id/
  • sultan188
  • duniacash
  • https://dewa138.xyz/
  • sultan188 login
  • https://dhumanotmp.xoc.uam.mx/
  • https://programainfancia.xoc.uam.mx/
  • https://fe.unik-kediri.ac.id/
  • https://techno.ru.ac.th/en/contact/
  • sultan188
  • https://problemaseducacion.xoc.uam.mx/

Nitikan.id merupakan salah satu media siber yang berada dibawah naungan PT Poros Media. Nitikan.id ingin menyajikan konsep jurnalis yang memihak pada kepentingan publik, membawa pencerahan, membangun ruang kesadaran serta menumbuhkan semangat literasi dan perubahan.

Kategori

  • Daerah
  • Ekonomi – Bisnis
  • Entertainment
  • Headline
  • Hukum
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Nasional
  • Olahraga
  • Opini
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Politik
  • Profile
  • Ragam
  • Science
  • Seni Budaya
  • Tak Berkategori
  • Teknologi
  • Wisata
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Term Of Use

© 2024 Nitikan.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Headline
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Ekonomi – Bisnis
  • Entertainment
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Opini
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Politik
  • Profile
  • Teknologi
  • Science
  • Wisata

© 2024 Nitikan.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
  • slot demo terbaik
  • https://grupoceleron.com/
  • slot gacor malam ini
  • https://aldypay.com/credit-purchase/
  • https://www.sharpener.tech/blog/
  • http://www.dramsyar.com.my/dramsyarservices/
  • https://urbanbat.org/salto-al-vacio/
  • https://kemin.gov.kg/
  • https://vjcc.org.vn
  • ggsoft
  • spaceman
  • slot dana
  • sv388
  • https://www.starfilterind.com/filter-cartridge/
  • https://santillan.ec/contacto/
  • https://travelnevada.fr/blog/
  • http://www.agfarma.com/about/
  • situs138
  • ggsoft
  • slot88
  • https://rgc.com.br/contato/
  • duniacash
  • https://restaurantemoche.com/contact-me/
  • https://agri.ubru.ac.th/
  • https://pedrolopez.pt/
  • https://ezap.edu.vn/
  • slot gacor
  • sultan188
  • slot 10k
  • https://revoar.org/contato/
  • https://www.woodyantique.com/testimonial
  • beras11
  • slot 10k
  • https://paninibay.com/
  • slot depo 5k
  • slot qris
  • https://tagme.com.br/login/
  • slot depo 10k
  • situs slot online
  • ggsoft
  • https://atmaenterprise.com/
  • https://www.lepagefoodanddrinks.com/private-cheffing
  • https://weddingdive.com/idea/
  • https://de.goodstats.id/gehry-architecture/
  • https://www.facility.management.zarz.agh.edu.pl/kontakt/
  • slot 138
  • https://hub.egaleo.gr/prosklisi-kypee/
  • https://store.amerimed.net/
  • https://zlatnadvorana.com/galerija/
  • slot69
  • slot69
  • https://iesmontilivi.net/noticies/
  • https://trrhospitals.com/about-us/
  • https://astaracademy.edu.my/contact-us/
  • https://clinicaitabayana.com/herpeszoster/
  • https://khcn.tbd.edu.vn/danh-muc/linh-vuc-nghien-cuu/
  • https://ca.zonajakarta.com/privacy-policy/
  • https://digital.melintas.id/careers/
  • https://cityluxurycarsrental.com/brands/
  • https://technobox.mk/kalkulator/
  • https://beras11.vip/