SUBANG, Nitikan.id – Perayaan hari kemenangan telah berjalan dengan lancar, dan arus mudik juga berangsur-angsur menurun volumenya. Yang harus disadari kemudian adalah bahwa masih ada arus balik yang harus dihadapi oleh masyarakat yang mudik.
Kapolsek Pamanukan Kompol Supratman, mengatakan, puncak arus balik Lebaran 2023 gelombang dua di jalur arteri Pantura wilayah Subang diperkirakan berlangsung pada akhir pekan ini.
Prediksi itu berdasarkan data jumlah kendaraan yang melintasi Kabupaten Subang pada arus balik belum sebanyak saat arus mudik.
Menurut dia terkait Puncak Arus Balik, kendaraan yang melintas dari arah Jawa Tengah menuju DKI Jakarta selama periode arus balik kira-kira baru 60-an persen dibanding saat arus mudik.
“Prediksi puncak arus balik kedua pada akhir pekan ini, tapi memang sifatnya masih situasional,” kata Kompol Supratman saat ditemui usai memantau arus balik di simpang Panorama Pamanukan. Kamis (27/4/2023) sore.

Oleh karenanya, dua hari tersebut diperkirakan menjadi puncak arus balik gelombang pertama yang terjadi pada berbagai jalur yang dilewati oleh pemudik yang kembali ke daerah perantauannya.
Menurutnya 28 April hingga 1 mei 2023, arus balik diperkirakan masih akan terjadi namun tidak pada volume yang terlalu besar.
“Periode ini banyak dimanfaatkan untuk mengajukan cuti tambahan, sehingga dapat menikmati waktu bersama keluarga atau liburan lebih lama,” kata Kompol Supratman.
Kapolsek Pamanukan memperkirakan puncak arus mudik gelombang kedua akan terjadi pada tanggal 30 April dan 1 Mei 2023. 1 Mei 2023 sendiri akan menjadi tanggal merah dalam rangka Hari Buruh Internasional, yang bertepatan dengan hari Senin, dan tanggal 2 Mei 2023, kantor dan tempat kerja sudah akan masuk seperti biasa selepas libur panjang.
“Maka pada tanggal 30 April dan 1 Mei akan menjadi puncak arus balik kedua yang akan terjadi, sehingga Anda harus mewaspadai hal ini agar tidak terjebak dalam kemacetan yang terlalu panjang,” pungkas Kompol Supratman.

