SUBANG, Nitikan.id – Ramadhan sudah berjalan sepekan. Seiring Idul Fitri yang terus mendekat, biasanya diikuti dengan kenaikan harga Sembako. Sudah menjadi kebiasaan, saat Ramadhan dan jelang lebaran harga-harga meroket.
Menjaga kestabilan harga Sembako salah satunya telur, pihak kepolisian ikut melakukan pengecekan. Seperti yang dilakukan Polsek Pamanukan dengan mengecek harga di Pasar Inpres Pamanukan.
Kapolsek Pamanukan Kompol Supratman melalui Panit Opsnal Intelkam Polsek Pamanukan Ipda Daspi melakukan sidak ke beberapa toko telur.
“Kami melaksanakan sidak mengecek kestabilan harga, kelangkaan barang. Kami juga mendapat masukan dari masyarakat, kelangkaan itu apa sebabnya sehingga bisa melakukan antisipasi,” kata Ipda Daspi. Jum’at (31/3/2023).
Selain mengecek harga Sembako, Panit Opsnal Intelkam Polsek Pamanukan juga berdiskusi dengan pedagang.
“Dari hasil diskusi kami dengan pemilik toko, bahwa saat ini 10 hari Puasa belum ada lonjakan permintaan akan telor ayam masih kondisi biasa, untuk stok harian di toko Mega Telor yang ada saat ini berkisar 100 kg cukup untuk memenuhi kebutuhan konsumen karena belum ada lonjakan permintaan,” papar Ipda Daspi.
Menurutnya, untuk saat ini di Pasar Inpres Pamanukan ketersediaan stok Telor Ayam masih pada level aman, demikian juga dengan harga telor belum mengalami kenaikan, di prediksi kenaikan harga akan terjadi H-10 Lebaran demikian juga dengan permintaan konsumen.
“Masih di angka Rp30.000-32.000/Kg belum ada kenaikan harga yang signifikan, mungkin karena daya beli masyarakat kurang, serta belum banyaknya masyarakat membuat kue, prediksi bahwa akan ada lonjakan permintaan mungkin H-10 lebaran karena warga mulai membuat kue lebaran,” tutup Ipda Daspi.

