SUBANG, Nitikan.id – Selain Dikenal Inovatif dan Dekat dengan Masyarakat, Bhabinkamtibmas Polsek Pamanukan Aipda Rodiansyah juga Dikenal Sebagai Polisi yang Religius.
Rodiansyah yang dikenal Pak Bungsu sebagai polisi yang inovatif. Di mana pun ditugaskan, selalu ada gagasan untuk membuat inovasi untuk meningkatkan mutu pelayanan.
Di Polsek Pamanukan, ia merumuskan program dengan sematan kata ‘Jawara’ untuk memperketat keamanan ketertiban masyarakat.
“Sematan kata Jawara adalah akronim dari ‘Jadikan Wilayah Aman, Nyaman, dan Kreatif’. Sehingga bila digabung Jawara,” papar Rodiansyah.

Program Jawara adalah program yang menghimpun 8 program turunan.
Kedelapan program turunan itu adalah Polisi Cermah Kamtibmas Sebelum Salat Jumat/kepada Jemaat (Pos Khidmat); Polisi Peduli Perempuan dan Anak (Pos Purna); Polisi Cinta Siswa, Pemuda, dan Edukasi (Pos Cisadane), dan Polisi Peduli Pekerja dan Penganggur (Pos Jagur).
Selain itu, ada Polisi Ngobrol Koordinasi Bersama Warga Jaga Kampung (Pos Ngariung); Polisi Patroli Santai Bersama Masyarakat (Pos Laksa); Polisi Bersama Komunitas dan Netizen Pamanukan (Pos Benteng); dan Pamanukan Police Online.
“Delapan program itu adalah astha karya tama yang dirancang untuk meniadakan jarak antara polisi dan masyarakat,” terang Rodiansyah.
Bukan hanya program, Rodiansyah juga merilis beberapa inovasi berbasis teknologi informasi. Inovasi dalam bentuk pengamanan lingkungan dengan teknologi, yaitu memasang cctv di jalan lingkungan atau gang.

Selain dikenal inovatif dan dekat dengan masyarakat, anak buah Kompol Supratman itu juga dikenal sebagai sosok polisi yang religius. Bahkan masyarakat menyebut Rodiansyah dengan predikat polisi santri. Hal itu tak lepas dari rajinnya Ia membangun komunikasi dengan kalangan ulama.
Hal itu dikatakan oleh Ketua DKM Al-Mukhlisin H. Ayif bin Yahya, yang setiap hari melihat Rodiansyah di Masjid tersebut.
“Ia tak pernah canggung menunjukkan takzim pada para ulama. Pak Bungsu dikenal dekat dengan para tokoh agama. Bahkan, Ia selalu membantu hal-hal yang terkait dengan Masjid,” ungkap Ayif.
Ia juga dekat dengan kalangan pemuka agama lainnya. Rodiansyah beberapa kali menghadiri kegiatan di gereja menyampaikan sambutan di hadapan ratusan jemaat di Gereja Pembantu Bunda Abadi Pamanukan. Kehadirannya untuk memastikan keamanan dan kenyamanan jemaat saat melaksanakan ibadah.

