• Home
  • Headline
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Ekonomi – Bisnis
  • Entertainment
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Opini
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Politik
  • Profile
  • Teknologi
  • Science
  • Wisata
Rabu, Februari 11, 2026
Nitikan.id
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • Headline
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Ekonomi – Bisnis
  • Entertainment
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Opini
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Politik
  • Profile
  • Teknologi
  • Science
  • Wisata
  • Home
  • Headline
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Ekonomi – Bisnis
  • Entertainment
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Opini
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Politik
  • Profile
  • Teknologi
  • Science
  • Wisata
No Result
View All Result
nitikan.id
No Result
View All Result
Home Ragam

Melenting Tanpa Membanting

Nitikan.id by Nitikan.id
06/12/2025
in Ragam
0 0
0
Melenting Tanpa Membanting
0
SHARES
36
VIEWS
Bagi ke WhatsAppBagi ke Facebook

Penulis: Nur Izzah Wahidiyah
Pegiat Rumah baca Tunas Aksara
Pamanukan

Di zaman yang katanya serba cepat ini cepat naik, cepat viral, cepat gagal, cepat move on, cepat pula saling menjatuhkan. Namun ada dua kemampuan yang makin langka keberadaannya: melenting tanpa membanting dan terhormat tanpa menjilat. Dua kemampuan sederhana tapi posisinya hari ini sudah mirip dinosaurus: banyak yang cerita, tapi jarang terlihat wujudnya.

Padahal manusia itu kalau dipikir-pikir, memang makhluk yang suka naik. Naik pendapatan, naik jabatan, naik gengsi, naik berat badan nah yang terakhir biasanya tanpa usaha. Ambisi itu wajar karena kalau nggak ada ambisi, desa nggak berkembang, kota nggak maju, bangsa ya kayak kipas angin rusak: bunyi krek-krek doang tanpa gerak. Jadi keinginan untuk melenting, meloncat meraih sesuatu yang lebih baik itu normal. Nah yang nggak normal itu ketika orang mengira bahwa satu-satunya cara naik adalah dengan cara membanting kepala orang lain.

Inilah penyakit sosial kita: banyak yang percaya naik itu harus licik. Mau naik gaji? Menyingkirlah. Mau naik jabatan? Gunakan strategi yang bahkan nemu di film telenovela pun malu menjelaskan. Mau naik posisi sosial? Jatuhkan citra orang lain. Banyak manusia modern bergerak seperti atlit lompat indah tapi pakai teknik MMA.

Padahal melenting itu tidak pernah identik dengan membanting, melenting adalah seni bergerak ke atas tanpa bikin orang-orang di sekitar patah pinggang. Melenting itu naik karena memang layak, bukan karena orang lain dibikin kelihatan tolol. Melenting itu beradu kompetensi bukan adu jebakan Batman.

Tapi ya begitulah, kita hidup di bangsa yang punya warisan budaya “yang dekat dia naik”, “yang licin dia selamat”, dan “yang tega dialah pemenang”. Kita sangat kaya akan pepatah tapi sayangnya sebagian pepatah itu diwariskan untuk membuat orang terus takut. Takut tersingkir, takut nggak dapat bagian, takut kalah cepat, takut kalah keren. Dari takut-takutan itu muncul perilaku paling klasik: intrigue, drama dan memelintir fakta seperti permen karet murahan.

Ketakutan membuat orang memilih jalan cepat meskipun jalannya becek dan baunya nggak enak. Ambisi sehat berubah jadi kompetisi Darwinian yang sadis padahal ketakutan terbesar manusia tidak seharusnya “takut tidak naik”, tetapi “takut kehilangan martabat saat naik”.

Menjilat ini lucu, semua orang tahu itu memalukan tapi praktiknya meriah di mana-mana. Di kantor, di organisasi, di pemerintahan, bahkan di grup WA RT. Orang bisa berubah super ramah ketika ada atasan tapi berubah jadi mistis dan tidak terlihat ketika diminta transparansi laporan kegiatan. Ada orang yang memuji pemimpinnya dengan gaya seolah-olah pemimpin itu keturunan malaikat level platinum tapi kalau kamera mati, komentarnya berbanding terbalik. Ironi seperti ini kita jumpai tiap hari.

Padahal terhormat tanpa menjilat itu bukan sesuatu yang mustahil. Sopan bisa tapi tanpa harus kehilangan tulang belakang. Menghormati bisa tapi tanpa harus menyerahkan martabat. Jadi kalau ada keputusan yang ngaco, ya bilang ngaco dan tentunya dengan kalimat yang lebih santun supaya tidak langsung dikick dari grup WA.

Orang yang terhormat tidak memuji demi upah, tidak diam demi aman dan tidak membenarkan yang salah demi akses. Mereka mungkin lambat naik tapi kalau naik, naiknya elegan dan kalau jatuh pun, jatuhnya bermartabat bukan jatuh sambil nyeret semua orang biar ikut tumbang.

Kalau melenting adalah urusan meraih dunia maka terhormat itu urusan menjaga jiwa. Kalau melenting bicara gerak lahir kehormatan bicara posisi batin. Kombinasi dua hal ini yang membuat seseorang tidak berat sebelah. Tanpa melenting, kita mandeg. Tanpa kehormatan, kita hilang arah.

Masalahnya, dunia digital dan politik hari ini lebih sering mempromosikan versi toxic: membanting dianggap gesit, menjilat dianggap strategis dan kepalsuan dianggap kemampuan komunikasi. Orang jujur sering dianggap lambat, orang lurus dianggap kurang kreatif menghadapi dunia. Saking capeknya melihat kelicikan, sebagian orang bahkan bangga menjadi sinis.

Padahal ada banyak manusia di sekitar kita yang masih mempraktikkan melenting tanpa membanting. Pedagang kecil yang harga dagangannya jujur meski pelanggan kadang menawar sadis. Guru yang dihormati murid bukan karena dekat pejabat tapi karena tulus mengajar. Pegawai yang dipromosikan karena kemampuan bukan karena jago pencitraan. Kepala desa yang dicintai warga bukan karena amplop tapi karena kelapangan hati. Mereka diam, tidak viral, tidak heboh tapi justru dari merekalah bangsa ini berdiri tanpa tumbang.

Ada juga orang-orang yang melenting dalam senyap. Mereka belajar ketika dunia nongkrong, bekerja ketika dunia rebahan dan memperbaiki diri ketika orang lain sibuk memperbaiki caption Instagram. Ketika waktunya tiba, mereka melesat seperti panah yang lama disiapkan. Melenting indah, bersih, tanpa menghantam siapa pun. Orang-orang seperti ini tidak naik karena lobi-lobi halus tapi karena hasil doa dan kerja yang keras.

Dibandingkan itu, naik dengan menjilat sebenarnya lebih mirip pesawat kertas. Terbangnya cepat tapi jatuhnya juga gampang dan ketika jatuh, biasanya jatuhnya pas di hadapan publik persis ketika semua orang sedang online.

Dalam perjalanan hidup, kita akan selalu dihadapkan pada persimpangan moral: mau dipercaya karena kemampuan atau disukai karena penjilatan? Mau naik karena kualitas diri atau karena strategi gelap? Mau ambil jalan cepat tapi bau atau jalan lambat tapi mulia?

Dunia mungkin lupa jabatan kita. Gaji kita. Penghargaan kita. Tapi dunia tidak lupa dua hal: kebaikan dan kelicikan. Dua itu yang menetap di memori kolektif.

Kalau kita melenting tanpa membanting yang bakal dikenang adalah keteduhan langkah kita. Kalau kita melompat dengan terhormat tanpa menjilat yang bertahan adalah integritas kita. Dan integritas, percayalah, lebih awet daripada jabatan mana pun. Jabatan bisa dicopot, harta bisa ludes, popularitas bisa redup. Sedangkan harga diri? Itu satu-satunya aset yang kalau hilang mau diganti pakai apa?

Maka ketika kita akhirnya sampai di titik mana pun yang kita kejar. Entah itu kursi, peluang, karya atau sekadar hidup yang lebih baik semoga kita bisa berkata dengan tenang pada diri sendiri:
“Aku sampai di sini tanpa meninju siapa pun dan tanpa mengecup sepatu siapa pun.”

Itu saja sudah cukup jadi kemenangan karena di zaman sekarang naik dengan bersih itu bukan sekadar prestasi tapi juga perlawanan kecil terhadap kekacauan moral yang sudah kadung dianggap biasa.

Next Post
PERMOHONAN TERBUKA CONNIE RAHAKUNDINI BAKRIE UNTUK PRESIDEN PRABOWO.

PERMOHONAN TERBUKA CONNIE RAHAKUNDINI BAKRIE UNTUK PRESIDEN PRABOWO.

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

  • Insiden Darurat di Pabrik: PT TKG Taekwang Jelaskan Kasus Karyawati Melahirkan di Toilet
  • Pemimpin Spek Komplit, Bukan Gimmick
  • Politik Kaus dan Tradisi Lempar yang Terlanjur Dianggap Biasa
  • Ketika Negara Diaudit Oleh Jempol Generasi Premium
  • Jelang Ramadhan, PCNU Subang Bantu Pemulihan Mushola Terdampak Banjir
  • panen4d
  • joker123
  • slot777
  • slot scatter hitam
  • https://protuning.id/
  • https://ptnobelindonesia.com/
  • https://okegas.id/
  • https://dukcapil.selumakab.go.id/
  • https://store.scuto.co.id/wp-content/products/
  • https://selumakab.go.id/
  • https://dukcapil.selumakab.go.id/duta777/
  • https://krakatauniaga.co.id/run/
  • https://bossfood.co.id/wp-content/pound/
  • https://befood.id/run/?id=nanastoto
  • slot138
  • slot138
  • sultan69
  • joker123
  • slot mahjong
  • slot depo 10k
  • demo mahjong
  • slot bet 200
  • slot gacor
  • https://consumerstore.siccura.com/
  • https://blog.sparkresto.com/
  • https://jurnal.anfa.co.id/
  • sultan188
  • duniacash
  • https://dewa138.xyz/
  • sultan188 login
  • https://dhumanotmp.xoc.uam.mx/
  • https://programainfancia.xoc.uam.mx/
  • https://fe.unik-kediri.ac.id/
  • https://techno.ru.ac.th/en/contact/
  • sultan188
  • https://problemaseducacion.xoc.uam.mx/

Nitikan.id merupakan salah satu media siber yang berada dibawah naungan PT Poros Media. Nitikan.id ingin menyajikan konsep jurnalis yang memihak pada kepentingan publik, membawa pencerahan, membangun ruang kesadaran serta menumbuhkan semangat literasi dan perubahan.

Kategori

  • Daerah
  • Ekonomi – Bisnis
  • Entertainment
  • Headline
  • Hukum
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Nasional
  • Olahraga
  • Opini
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Politik
  • Profile
  • Ragam
  • Science
  • Seni Budaya
  • Tak Berkategori
  • Teknologi
  • Wisata
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Term Of Use

© 2024 Nitikan.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Headline
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Ekonomi – Bisnis
  • Entertainment
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Opini
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Politik
  • Profile
  • Teknologi
  • Science
  • Wisata

© 2024 Nitikan.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
  • slot demo terbaik
  • https://grupoceleron.com/
  • slot gacor malam ini
  • https://aldypay.com/credit-purchase/
  • https://www.sharpener.tech/blog/
  • http://www.dramsyar.com.my/dramsyarservices/
  • https://urbanbat.org/salto-al-vacio/
  • https://kemin.gov.kg/
  • https://vjcc.org.vn
  • ggsoft
  • spaceman
  • slot dana
  • sv388
  • https://www.starfilterind.com/filter-cartridge/
  • https://santillan.ec/contacto/
  • https://travelnevada.fr/blog/
  • http://www.agfarma.com/about/
  • situs138
  • ggsoft
  • slot88
  • https://rgc.com.br/contato/
  • duniacash
  • https://restaurantemoche.com/contact-me/
  • https://agri.ubru.ac.th/
  • https://pedrolopez.pt/
  • https://ezap.edu.vn/
  • slot gacor
  • sultan188
  • slot 10k
  • https://revoar.org/contato/
  • https://www.woodyantique.com/testimonial
  • beras11
  • slot 10k
  • https://paninibay.com/
  • slot depo 5k
  • slot qris
  • https://tagme.com.br/login/
  • slot depo 10k
  • situs slot online
  • ggsoft
  • https://atmaenterprise.com/
  • https://www.lepagefoodanddrinks.com/private-cheffing
  • https://weddingdive.com/idea/
  • https://de.goodstats.id/gehry-architecture/
  • https://www.facility.management.zarz.agh.edu.pl/kontakt/
  • slot 138
  • https://hub.egaleo.gr/prosklisi-kypee/
  • https://store.amerimed.net/
  • https://zlatnadvorana.com/galerija/
  • slot69
  • slot69