Subang, Nitikan.id – Mahasiswa Subang Gelar Talk Show Tentang Ekonomi dan Patimban. Talk Show dengan tema “Peran mahasiswa sebagai lokomotif pergerakan ekonomi dengan adanya pelabuhan Patimban” ini dihadiri dan diramaikan puluhan mahasiswa, Minggu (21/4/24) di Kampus STIE Miftahul Huda, Pamanukan, Subang.
Talk Show ini menjadi ajang diskusi menarik tentang bagaimana peran yang akan diambil mahasiswa subang di pelabuhan Patimban. Pengawalan intens terhadap birokrasi pemerintah agar masyarakat Subang bisa merasakan manfaat dari adanya pelabuhan Patimban serta menumbuhkan ekonomi kreatif di pelabuhan Patimban menjadi perbincangan yang banyak di singgung dalam talk Show tersebut.
Narasumber dalam diskusi ini diisi oleh Presiden Mahasiswa dari berbagai kampus yang ada di Subang, diantaranya M. Anggi Alfian (presiden mahasiswa Universitas Subang), Agus Syaefullah (Presiden mahasiswa STAI Miftahul Huda), dan Shahrul Sidiq (Calon presiden mahasiswa STIE Miftahul Huda. Sebagai opening Speech M. Freza Pahlevi (calon presiden mahasiswa STIE Miftahul Huda) menyampaikan “Pelabuhan ini menjadi proyek strategis nasional yang diharapkan dapat meningkatkan konektivitas dan efisiensi dalam perdagangan internasional di Indonesia.” Katanya.
Anisa Khairunnisa sebagai moderator juga menambahkan “Mahasiswa sebagai lokomotif haruslah menjadi garda terdepan dan bisa menjadi inisiator untuk para masyarakat memanfaatkan potensi dari adanya pelabuhan tersebut serta berperan aktif dalam mempercepat pertumbuhan ekonomi terkait dengan keberadaan pelabuhan patimban dan memberikan kontribusi positif bagi pembangunan daerah.” Ungkapnya.
Namun kenyataan yang terjadi kebutuhan tenaga kerja masih belum bisa menyerap warga lokal semaksimal mungkin, sejalan dengan yang di sampaikan M. Anggi Alfian (presiden mahasiswa Universitas Subang) “Dari berbagai riset yang ada dihasilkan bahwa pelabuhan patimban dapat menyerap sampai 4,5 jt tenaga kerja. Namun, disamping itu data yang dihasilkankan oleh BPS menyatakan bahwa rata-rata penduduk di daerah Subang masih belum memenuhi kriteria. Sehingga hal ini menjadi penyebab kurangnya daya serap terhadap penduduk lokal Subang” katanya.
Sebagai solusi konkret dari Shahrul Sidiq (Calon Presiden mahasiswa STIE Miftahul Huda) “Patimban merupakan proyek yang sangat diperebutkan oleh berbagai pihak yang menjadikan peran mahasiswa harus bisa mengadvokasi terkait kebijakan pemerintah dan mendorong untuk dilakukan pelatihan sehingga penduduk lokal bisa dengan maksimal diserap sebagai tenaga kerja”. Ujarnya.
Agus Syaefullah (Presiden mahasiswa STAI Miftahul Huda) juga menambahkan “Kolaborasi yang tentu bisa kita lihat dari pada bersatunya mahasiswa didalam talkshow kali ini melakukan komunikasi secara langsung dengan pihak patimban tentu dapat menjadi hal yang paling efektif untuk berkolaborasi dengan pihak pihak khususnya di pelabuhan patimban dimana peluang yang ada sangatlah besar”. Pungkasnya.
☆☆☆☆☆

