Washington D.C., Nitikan.id – Anggota Kongres Amerika Serikat dari Partai Demokrat, Al Green, mengumumkan akan mengajukan pemakzulan terhadap Presiden Donald Trump dalam 30 hari ke depan. Pengumuman ini disampaikan Green dalam orasi penuh semangat saat aksi unjuk rasa di Washington D.C., Sabtu, 5 April 2025.
Dalam pidatonya, Green menyamakan Trump dengan “Goliat” untuk menggambarkan besarnya kekuasaan sang presiden. Ia menegaskan akan bertindak sebagai “Daud” yang siap menumbangkan Trump. “Tuan Presiden, Daud ini akan mengejar Anda dengan pasal-pasal pemakzulan,” tegas Green, disambut sorak-sorai massa.
Green sebelumnya sudah tiga kali mencoba memakzulkan Trump selama masa jabatan 2016–2020, namun gagal. Kini, dengan tekad baru, ia kembali menggalang dukungan meski tantangan politik masih besar, mengingat dominasi Partai Republik di Kongres.
Aksi ini terjadi di tengah gelombang protes nasional terhadap kebijakan Trump. Ribuan orang turun ke jalan membawa poster bertuliskan “Hands Off!” sebagai bentuk penolakan terhadap campur tangan presiden dalam berbagai sektor.
Green belum mengungkapkan pasal spesifik yang akan diajukan, namun diduga terkait dugaan penyalahgunaan kekuasaan dan pelanggaran konstitusi. Untuk melengserkan presiden, Dewan Perwakilan Rakyat harus menyetujui pasal pemakzulan sebelum diteruskan ke Senat, yang membutuhkan dua pertiga suara untuk mengesahkan.
Hingga kini, Gedung Putih belum mengeluarkan pernyataan resmi. Namun, langkah Green dipastikan memperpanas ketegangan politik di AS. Jika berhasil, Trump akan menjadi presiden pertama dalam sejarah AS yang menghadapi pemakzulan untuk ketiga kalinya.

