• Home
  • Headline
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Ekonomi – Bisnis
  • Entertainment
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Opini
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Politik
  • Profile
  • Teknologi
  • Science
  • Wisata
Selasa, Mei 26, 2026
Nitikan.id
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • Headline
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Ekonomi – Bisnis
  • Entertainment
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Opini
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Politik
  • Profile
  • Teknologi
  • Science
  • Wisata
  • Home
  • Headline
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Ekonomi – Bisnis
  • Entertainment
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Opini
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Politik
  • Profile
  • Teknologi
  • Science
  • Wisata
No Result
View All Result
nitikan.id
No Result
View All Result
Home Ragam

Dua Matahari dari Satu Rahim Keilmuan

Nitikan.id by Nitikan.id
10/01/2026
in Ragam
0 0
0
Dua Matahari dari Satu Rahim Keilmuan
0
SHARES
62
VIEWS
Bagi ke WhatsAppBagi ke Facebook

Dalam sejarah Islam Indonesia, hanya sedikit nama yang mampu melampaui sekat organisasi dan zaman. KH Ahmad Dahlan dan KH Hasyim Asy’ari adalah dua di antaranya. Keduanya berdiri tegak sebagai dua matahari yang menyinari arah peradaban bangsa, berbeda arah pancarnya tetapi bersumber dari cahaya yang sama. Di tengah dunia yang gemar membelah dan mengotakkan, kisah mereka justru memperlihatkan bahwa perbedaan bukanlah ancaman, melainkan keniscayaan yang dapat dirawat dengan adab dan persaudaraan.

Bagi sebagian orang, Muhammadiyah dan Nahdlatul Ulama (NU) sering diposisikan sebagai dua kutub ideologi yang berseberangan: modern versus tradisional, pembaruan versus pelestarian, rasionalitas versus kearifan lokal. Namun, jika ditarik lebih dalam ke akar sejarahnya, dikotomi itu terasa terlalu dangkal. Sebab, jauh sebelum Muhammadiyah dan NU berdiri sebagai organisasi besar, Ahmad Dahlan dan Hasyim Asy’ari telah lebih dahulu dipertautkan oleh satu rahim keilmuan dan persahabatan yang tulus.

Persaudaraan itu bermula sejak masa muda. Di bawah asuhan Kiai Sholeh Darat di Semarang seorang ulama besar yang dikenal luas karena keberaniannya menerjemahkan dan menjelaskan kitab-kitab Islam ke dalam bahasa Jawa dua remaja ini tumbuh dalam lingkungan ilmu dan adab. Ahmad Dahlan, yang lebih tua dua tahun, dan Hasyim Asy’ari hidup dalam satu asrama, belajar dari sumber yang sama, dan ditempa oleh disiplin spiritual yang serupa.

Relasi mereka bukan sekadar relasi teman belajar. Ia adalah relasi batin. Hasyim memanggil Dahlan dengan sebutan “Mas”, sebuah panggilan yang tidak hanya mencerminkan usia, tetapi juga penghormatan. Sebaliknya, Dahlan menyapa Hasyim dengan panggilan “Adi”, penuh kehangatan dan rasa tanggung jawab. Dalam budaya pesantren, panggilan semacam ini bukan hal remeh; ia menandai ikatan yang dibangun di atas adab, bukan ego.
Kehausan terhadap ilmu membawa keduanya melampaui batas Nusantara.

Mereka berangkat ke Makkah, pusat intelektual dunia Islam pada masanya. Di sana, mereka kembali dipertemukan oleh takdir keilmuan yang sama. Nama-nama besar seperti Syekh Ahmad Khatib al-Minangkabawi, imam besar mazhab Syafi’i di Masjidil Haram dan Syekh Nawawi al-Bantani menjadi guru bersama. Dari merekalah Dahlan dan Hasyim menyerap keluasan fikih, ketajaman akidah, serta kedalaman tasawuf.

Beberapa riwayat juga menyebutkan bahwa keduanya pernah tabarruk kepada Syaikhona Kholil Bangkalan, seorang wali dan ulama karismatik Madura yang menjadi poros spiritual banyak kiai besar Nusantara. Jika riwayat ini benar, maka semakin jelas bahwa silsilah keilmuan Dahlan dan Hasyim bertemu pada simpul yang sama, Islam yang berakar kuat pada tradisi tetapi terbuka pada perubahan.

Sepulang dari tanah suci, realitas sosial umat Islam di Hindia Belanda menuntut respons yang nyata. Penjajahan, kemiskinan, kebodohan struktural, dan keterbelakangan pendidikan menjadi persoalan bersama. Namun, cara membaca masalah dan strategi menjawabnya membuat jalan keduanya tampak berbeda.

KH Ahmad Dahlan memilih jalur pembaruan. Pada tahun 1912, ia mendirikan Muhammadiyah dengan visi tajdid,memurnikan akidah, memberantas takhayul dan membangun sistem pendidikan modern yang terorganisir. Sekolah, rumah sakit dan panti asuhan menjadi medan dakwahnya. Dahlan membaca zaman dan menyadari bahwa umat Islam tidak bisa terus tertinggal jika tidak menguasai ilmu pengetahuan dan manajemen modern.

Sementara itu, KH Hasyim Asy’ari melihat ancaman dari arah lain. Ia menyaksikan bagaimana tradisi pesantren, mazhab fikih dan otoritas kiai mulai terpinggirkan. Maka pada tahun 1926, ia mendirikan Nahdlatul Ulama sebagai benteng penjaga tradisi Islam Ahlussunnah wal Jama’ah, sekaligus wadah konsolidasi para kiai dan pesantren. NU hadir bukan untuk menolak perubahan, melainkan untuk memastikan perubahan tidak mencabut akar.

Menariknya, NU tidak lahir dalam ruang hampa. Wafatnya KH Ahmad Dahlan pada tahun 1923 meninggalkan duka mendalam dan kekosongan figur ulama pejuang di kalangan umat. Kesadaran akan perlunya kepemimpinan kolektif dan institusional mendorong KH Hasyim Asy’ari untuk bergerak cepat. Dalam konteks ini, NU dapat dibaca bukan sebagai oposisi Muhammadiyah, melainkan sebagai pasangan sejarahnya, dua sayap yang memungkinkan umat Islam Indonesia terbang seimbang.

Warisan terbesar dari Dahlan dan Hasyim bukanlah perbedaan metode dakwah, melainkan keteladanan adab dalam menyikapi perbedaan. Meski murid dan pengikut mereka kerap terlibat perdebatan sengit terutama dalam perkara furu’iyah seperti qunut, tahlil, atau metode ibadah, kedua tokoh ini tidak pernah saling merendahkan. Tidak ada pengafiran, tidak ada delegitimasi.
Yang ada justru saling puji dan saling jaga kehormatan.

Di sinilah letak kedewasaan spiritual mereka. Mereka paham bahwa kebenaran tidak selalu hadir dalam satu wajah. Mereka sadar bahwa umat lebih membutuhkan persatuan yang bermartabat daripada kemenangan argumen.
Hingga tahun 2026, kisah persahabatan KH Ahmad Dahlan dan KH Hasyim Asy’ari tetap relevan, bahkan semakin penting. Di tengah polarisasi sosial, politik identitas, dan konflik tafsir agama, teladan mereka menjadi cermin yang menampar kesadaran kita.

Jika dua ulama besar dengan perbedaan metodologi saja mampu bersaudara, mengapa kita yang kecil justru gemar bermusuhan?
Kiai Dahlan dan Kiai Hasyim telah membuktikan bahwa dua jalan yang berbeda dapat bermuara pada satu tujuan yang sama: kemerdekaan bangsa, kemuliaan manusia, dan kejayaan Islam yang rahmatan lil ‘alamin di bumi Nusantara. Mereka adalah bukti bahwa persatuan tidak lahir dari keseragaman, melainkan dari kedewasaan memahami perbedaan.

 

Mochammad RF
Pegiat RB Tunas Aksara Pamanukan

Next Post
MDS Rijalul Ansor PC Subang Mantapkan Arah Gerak Organisasi Lewat Raker dan Launching Kajian Bulanan

MDS Rijalul Ansor PC Subang Mantapkan Arah Gerak Organisasi Lewat Raker dan Launching Kajian Bulanan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

  • DARURAT KORUPSI, KPK BIKIN BUKU
  • Terungkap! Modus Uang Jajan Kakek, 4 Cucu Jadi Korban
  • Akal-akalan Proyek Fiktif, Oknum ASN Subang Terjerat Hukum
  • DPR RI Komisi X Soroti Sejumlah Permasalahan Atlet dan Organisasi Muaythai
  • FEI IMH Subang Gelar Studi Banding dan Company Visit ke Universitas Tazkia dan PT Benning Food
  • panen4d
  • joker123
  • slot777
  • slot scatter hitam
  • https://protuning.id/
  • https://ptnobelindonesia.com/
  • https://okegas.id/
  • https://dukcapil.selumakab.go.id/
  • https://store.scuto.co.id/wp-content/products/
  • https://selumakab.go.id/
  • https://dukcapil.selumakab.go.id/duta777/
  • https://krakatauniaga.co.id/run/
  • https://bossfood.co.id/wp-content/pound/
  • https://befood.id/run/?id=nanastoto
  • slot138
  • slot138
  • sultan69
  • joker123
  • slot mahjong
  • slot depo 10k
  • demo mahjong
  • slot bet 200
  • slot gacor
  • https://consumerstore.siccura.com/
  • https://blog.sparkresto.com/
  • https://jurnal.anfa.co.id/
  • sultan188
  • duniacash
  • https://dewa138.xyz/
  • sultan188 login
  • https://dhumanotmp.xoc.uam.mx/
  • https://programainfancia.xoc.uam.mx/
  • https://fe.unik-kediri.ac.id/
  • https://techno.ru.ac.th/en/contact/
  • sultan188
  • https://problemaseducacion.xoc.uam.mx/

Nitikan.id merupakan salah satu media siber yang berada dibawah naungan PT Poros Media. Nitikan.id ingin menyajikan konsep jurnalis yang memihak pada kepentingan publik, membawa pencerahan, membangun ruang kesadaran serta menumbuhkan semangat literasi dan perubahan.

Kategori

  • Daerah
  • Ekonomi – Bisnis
  • Entertainment
  • Headline
  • Hukum
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Nasional
  • Olahraga
  • Opini
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Politik
  • Profile
  • Ragam
  • Science
  • Seni Budaya
  • Tak Berkategori
  • Teknologi
  • Wisata
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Term Of Use

© 2024 Nitikan.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Headline
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Ekonomi – Bisnis
  • Entertainment
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Opini
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Politik
  • Profile
  • Teknologi
  • Science
  • Wisata

© 2024 Nitikan.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
  • slot demo terbaik
  • https://grupoceleron.com/
  • slot gacor malam ini
  • https://aldypay.com/credit-purchase/
  • https://www.sharpener.tech/blog/
  • http://www.dramsyar.com.my/dramsyarservices/
  • https://urbanbat.org/salto-al-vacio/
  • https://kemin.gov.kg/
  • https://vjcc.org.vn
  • ggsoft
  • spaceman
  • slot dana
  • sv388
  • https://www.starfilterind.com/filter-cartridge/
  • https://santillan.ec/contacto/
  • https://travelnevada.fr/blog/
  • http://www.agfarma.com/about/
  • situs138
  • ggsoft
  • slot88
  • https://rgc.com.br/contato/
  • duniacash
  • https://restaurantemoche.com/contact-me/
  • https://agri.ubru.ac.th/
  • https://pedrolopez.pt/
  • https://ezap.edu.vn/
  • slot gacor
  • sultan188
  • slot 10k
  • https://revoar.org/contato/
  • https://www.woodyantique.com/testimonial
  • beras11
  • slot 10k
  • https://paninibay.com/
  • slot depo 5k
  • slot qris
  • https://tagme.com.br/login/
  • slot depo 10k
  • situs slot online
  • ggsoft
  • https://atmaenterprise.com/
  • https://www.lepagefoodanddrinks.com/private-cheffing
  • https://weddingdive.com/idea/
  • https://de.goodstats.id/gehry-architecture/
  • https://www.facility.management.zarz.agh.edu.pl/kontakt/
  • slot 138
  • https://hub.egaleo.gr/prosklisi-kypee/
  • https://store.amerimed.net/
  • https://zlatnadvorana.com/galerija/
  • slot69
  • slot69
  • https://iesmontilivi.net/noticies/
  • https://trrhospitals.com/about-us/
  • https://astaracademy.edu.my/contact-us/
  • https://clinicaitabayana.com/herpeszoster/
  • https://khcn.tbd.edu.vn/danh-muc/linh-vuc-nghien-cuu/
  • https://ca.zonajakarta.com/privacy-policy/
  • https://digital.melintas.id/careers/
  • https://cityluxurycarsrental.com/brands/
  • https://technobox.mk/kalkulator/
  • https://beras11.vip/