Subang, Nitikan.id– Bupati Subang, Reynaldi Putra Andita, memimpin briefing staf bersama Wakil Bupati Agus Masykur Rosyadi dan Sekretaris Daerah pada Senin (10/03/2025). Dalam pertemuan ini, ia menegaskan komitmen Pemkab Subang untuk memperkuat sektor pariwisata, meningkatkan infrastruktur, serta mendorong tata kelola pemerintahan yang lebih transparan dan akuntabel.
Salah satu sorotan utama dalam briefing ini adalah pengelolaan wisata di Subang Selatan. Kang Rey—sapaan akrab Bupati Subang—menyoroti masih adanya perizinan yang tidak sesuai di beberapa destinasi wisata dan hiburan. Ia menegaskan bahwa pengembangan pariwisata harus mengikuti regulasi yang ada agar tetap menjaga keseimbangan antara ekonomi dan kelestarian lingkungan.
“Saya ingin Ciater berkembang tanpa merusak alam. Kita punya potensi besar dengan sumber air panas yang lebih baik dari Garut, tapi mereka lebih unggul dalam fasilitas. Ini yang harus kita tingkatkan,” tegasnya.
Selain pariwisata, Bupati juga menekankan pentingnya perbaikan infrastruktur, terutama jalan dan penerangan jalan umum (PJU). Ia menargetkan peningkatan kualitas jalan kabupaten serta memastikan koordinasi dengan Pemprov Jawa Barat untuk perbaikan jalan provinsi yang ada di Subang.
“Saya ingin Subang punya wajah baru—jalan yang mulus dan pencahayaan yang lebih baik. Untuk jalan provinsi, insya Allah ada bantuan dari Pemprov, tapi kita fokus pada tanggung jawab daerah,” ujarnya.
Di sektor kesehatan, Bupati mengungkapkan bahwa Pemkab Subang sedang dalam tahap negosiasi untuk pembangunan rumah sakit internasional di Pantura, yang diharapkan dapat mendukung perkembangan Pelabuhan Patimban. Selain itu, pembangunan RSUD Subang Pantura di Sukasari juga tengah direncanakan guna memperluas akses layanan kesehatan bagi masyarakat.
Dalam hal tata kelola pemerintahan, Kang Rey menargetkan Subang masuk dalam 10 besar Monitoring Center for Prevention (MCP) yang dikeluarkan oleh KPK, sebagai indikator transparansi dan akuntabilitas pemerintah daerah.
“Saya tidak ingin Subang berada di peringkat bawah! Target kita minimal 10 besar. Ini bukan hanya soal angka, tapi juga soal membangun kepercayaan masyarakat terhadap pemerintahan kita,” tegasnya.
Ia meminta Inspektorat untuk berkoordinasi lebih intensif dengan KPK dan OPD terkait guna meningkatkan skor MCP.
Menutup briefing, Kang Rey mengingatkan bahwa Subang akan menjadi tuan rumah Rapat OPD Provinsi Jawa Barat pekan depan. Ia menegaskan bahwa seluruh Kepala Perangkat Daerah harus hadir secara langsung tanpa perwakilan.
“Ini kesempatan besar bagi kita. Saya ingin Subang menunjukkan kesiapan dan keseriusan dalam bersinergi dan berkembang,” pungkasnya.

