Subang, Nitikan.id – Bupati Subang, Reynaldi Putra Andita, menyatakan dukungan penuh terhadap program Revitalisasi Tambak Pantura Jawa untuk budi daya Nila Salin yang digagas Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP). Hal itu ia sampaikan dalam sosialisasi program yang digelar di Ruang Rapat Bupati 1 pada Senin (10/03/2025).
Direktur Ikan Air Laut Ditjen Perikanan Budidaya KKP, Tinggal Hermawan, menjelaskan bahwa program ini merupakan bagian dari visi Presiden dalam mendorong pengembangan sektor perikanan, khususnya di kawasan Pantura. Selain revitalisasi tambak, program ini juga mencakup industrialisasi dan hilirisasi, sehingga tidak hanya berfokus pada produksi ikan, tetapi juga pengolahan dan pemasaran hasil perikanan.
Menanggapi program tersebut, Kang Rey—sapaan akrab Bupati Subang—menyatakan kesiapan daerahnya untuk berkolaborasi dengan pemerintah pusat guna memastikan program ini berjalan optimal.
“Kami di daerah adalah ujung tombak dalam merealisasikan program pemerintah pusat, termasuk program Pak Prabowo. Insya Allah, kami akan maksimalkan dukungan agar program ini membawa manfaat nyata bagi masyarakat,” tegasnya.
Ia juga menekankan pentingnya keterlibatan kepala desa sebagai penghubung antara pemerintah dan masyarakat.
“Sehebat apa pun programnya, jika masyarakat tidak dilibatkan, akan sulit berjalan. Kepala desa adalah pihak yang paling memahami kondisi di lapangan, jadi mereka harus terlibat dalam setiap tahap implementasi,” ujarnya.
Bupati juga mengingatkan agar persoalan lahan dalam program revitalisasi ini dikaji lebih dalam guna menghindari potensi konflik di kemudian hari.
“Subang memiliki banyak lahan hutan dan perkebunan yang statusnya cukup sensitif. Kita harus memastikan bahwa program ini tidak menimbulkan masalah baru yang dapat menghambat pelaksanaannya. Selama tidak merugikan masyarakat dan negara, kami siap mendukung penuh,” jelasnya.
Selain peningkatan produktivitas tambak, Kang Rey berharap program ini dapat membantu menata kembali tambak-tambak di wilayah Subang yang masih kurang terkelola dengan baik.
“Saya sudah meninjau langsung kondisi tambak di Rawameneng dan Blanakan. Masih banyak yang butuh perbaikan. Dengan adanya program ini, saya berharap kawasan tambak menjadi lebih tertata, produktif, dan membawa kesejahteraan bagi masyarakat,” katanya.
Sebagai langkah konkret, Pemkab Subang berkomitmen untuk menyiapkan segala kebutuhan yang diperlukan guna mendukung suksesnya program revitalisasi tambak ini.
“Kami siap bergerak bersama pemerintah pusat untuk memastikan revitalisasi ini benar-benar memberikan dampak positif. Masyarakat harus bisa merasakan manfaat nyata dari setiap kebijakan yang dijalankan,” pungkasnya.

