Subang, Nitikan.id – Pada hari Selasa, 29 April 2025, jemaah haji asal Kabupaten Subang menjalani bimbingan manasik massal terakhir sebelum keberangkatan mereka ke tanah suci. Kegiatan ini menjadi rangkaian penutupan dari serangkaian bimbingan manasik yang telah dilaksanakan di seluruh Indonesia.
Kepala Sub Direktorat Kelompok Bimbingan dan Jemaah Haji Direktorat Bina Haji Kementerian Agama, H. Zaenal Muttaqin, Lc., M.Si, mengungkapkan bahwa seluruh bimbingan manasik haji di Indonesia telah selesai dilaksanakan. “Alhamdulillah, bimbingan manasik haji seluruh Indonesia telah selesai, dengan total 203.320 jemaah haji reguler yang telah mengikuti proses ini. Di tingkat kecamatan, kabupaten, dan kota, rata-rata setiap jemaah mengikuti 8 kali bimbingan,” ujar Zaenal.
Selain itu, Zaenal juga memberikan informasi mengenai bimbingan manasik massal yang mencatatkan rekor MURI. Pada hari Senin sebelumnya, puncak bimbingan manasik haji dilaksanakan bersama Menteri Agama dengan dihadiri oleh 140 ribu jemaah baik secara offline maupun online. “Dengan jumlah tersebut, kami mencatatkan rekor MURI untuk bimbingan manasik haji terbesar,” tambah Zaenal.
Zaenal juga menyoroti persiapan khusus untuk jemaah haji lansia, yang tetap mengusung tagline Aman, Nyaman, Mabrur, dan Ramah Lansia. “Kami telah mempersiapkan petugas khusus untuk jemaah lansia, serta mengadakan program Murur Haji untuk 50 ribu jemaah lansia. Program ini memberikan kemudahan dengan pergerakan langsung dari Arafah ke Mina melalui Muzdalifah tanpa bermalam di sana, menggunakan bus untuk mempercepat proses, terutama bagi jemaah yang memiliki kondisi kesehatan khusus,” jelas Zaenal.
Kepala Kemenag Kabupaten Subang, Dr. H. Badruzaman, S.Ag., M.Pd., menambahkan bahwa bimbingan manasik haji di Kabupaten Subang telah berjalan dengan lancar dan sukses. “Pada hari Selasa, 29 April ini, merupakan rangkaian kedelapan dan terakhir untuk bimbingan manasik haji di Kabupaten Subang. Kami mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Subang yang telah mendukung penuh pelaksanaan ibadah haji tahun 1446H ini,” ungkap Badruzaman.
Badruzaman juga menyampaikan harapannya agar materi bimbingan yang telah diberikan bisa membekali jemaah haji dengan pengetahuan yang cukup. “Semoga materi yang telah kami sampaikan dapat membentuk jemaah haji menjadi lebih mandiri, siap secara fisik maupun spiritual, untuk melaksanakan ibadah haji dengan penuh kesadaran dan menjadi jemaah yang mabrur,” tambahnya.
Jumlah Jemaah Haji Kabupaten Subang pada tahun ini mencapai 1.163 jemaah, yang akan dibagi dalam tiga kloter, yakni kloter 8 pada 10 Mei, kloter 14 pada 17 Mei, dan kloter 26 pada 28 Mei. Badruzaman berharap kuota jemaah haji ini dapat dipertahankan di masa mendatang dan bahwa pihak penyelenggara dapat memberikan pelayanan yang maksimal untuk seluruh jemaah.
“Semoga pelaksanaan haji tahun ini berjalan lancar dan kami bisa memberikan pelayanan terbaik untuk para jemaah,” tutup Badruzaman.

