Subang, Nitikan.id – KEMENKOPUKM dan Dinas KUPP bersama dengan Pusat Layanan Usaha Terpadu (PLUT) KUMKM menggelar Expo UMKM Subang, bertempat di halaman UPTD PLUT Subang, Selasa, 29/11/2022.
Gelaran Expo UMKM tersebut dalam rangka peningkatan kapasitas usaha mikro melalui pemasaran produk unggulan/temu bisnis yang dilaksanakan tanggal 29-30 November 2022.
Expo UMKM Subang diikuti oleh 50 UMkM dengan berbagai produk mulai dari kuliner, fashion, handycraft, dan juga ada acara talkshow dan musik.
Sebelum membuka acara, Deputi Bidang Usaha Mikro Kemenkop RI, Dr. Yulius, menyampaikan ada beberapa kendala yang dihadapi pelaku UNKM, diantaranya yaitu pemasaran dan keterbatasan kualitas SDM, untuk itu dirinya mendirikan PLUT untuk membantu pelaku UMKM agar bisa berkembang dan mampu bersaing, dan akan menempelkan rumah kemasan di dalam PLUT. Ia juga menyampaikan bahwa pihaknya menargetkan sebanyak 30 juta UMKM pada tahun 2024 masuk pemasaran online.
“Persoalan dalam online ini yaitu banyaknya produk impor, sedangkan buatan Indonesianya hanya 10% saja. Oleh sebab itu, dengan adanya expo ini, saya berharap produk UMKM asli Indonesia lebih dikenal lagi.” Ungkap Yulius.
Dalam kesempatan yang sama, Kepala Dinas KUPP Subang, Dr. Drs. Yayat Sudrajat, MM.M.Si. mengatakan bahwa kegiatan ini bisa berkesinambungan untuk para pelaku UMKM Subang dalam mengembangkan potensi.
“UMKM Subang memiliki potensi yang luar biasa, harus terus diupayakan untuk meningkatkan pemasaran karena memiliki produk dan potensi yang berbeda dengan daerah lain” ucapnya.
Sementara itu Wakil Bupati Subang H. Agus Masykur menyampaikan bahwa EXPO ini merupakan kolaborasi pentahelix demi meningkatnya kapasitas pelaku UMKM agar naik level.
“Saatnya naik kelas setelah kita melewati pandemi covid, demi mampu membanggakan keluarga kelompok dan kabupaten Subang” tuturnya.
Wabup memberikan dukungan dan analogi sederhana, kesuksesan UMKM harus sepesat penularan covid-19. Wabup juga menyampaikan permohonan untuk tetap berkolaborasi dengan Kemenkop dalam hal ini dengan Deputi Bidang Usaha Mikro Kemenkop RI.
“Saya hanya menegaskan kembali bahwa bantuan dari Deputi Bidang Usaha Mikro Kemenkop RI melalui adanya gedung PLUT ini sudah produktif dan sangat optimal, namun rumah kemasan kami butuhkan” pintanya.
Dalam kegiatan ini juga dilakukan penandatanganan MoU pentahelix yang melibatkan Pemkab Subang, PLUT, Aliansi Wartawan Subang (AWAS) yang diwakili Sekretaris Ahmad Ripai, akademisi Aji Fauziana Ridwan selaku Kaprodi PGSD Univ Mandiri, komunitas, dan Ketua PHRi Ratna Kurniawan, serta disaksikan langsung oleh Wakil Bupati Subang dan Deputi Bidang Usaha Mikro Kemenkop UKM RI.
Dilanjutkan penyerahan bantuan kepada yatim piatu dan dhuafa, kemudian Penyerahan Simbolis NIB dan Sertifikat Halal kepada Perwakilan 5 UMKM yang diserahkan oleh Deputi Bidang Usaha Mikro Kemenkop RI dan Wakil Bupati Subang yang didampingi oleh Kepala DKUPP Subang.

