• Home
  • Headline
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Ekonomi – Bisnis
  • Entertainment
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Opini
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Politik
  • Profile
  • Teknologi
  • Science
  • Wisata
Selasa, September 22, 2026
Nitikan.id
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • Headline
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Ekonomi – Bisnis
  • Entertainment
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Opini
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Politik
  • Profile
  • Teknologi
  • Science
  • Wisata
  • Home
  • Headline
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Ekonomi – Bisnis
  • Entertainment
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Opini
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Politik
  • Profile
  • Teknologi
  • Science
  • Wisata
No Result
View All Result
nitikan.id
No Result
View All Result
Home Ragam

Setia pada Proses

Nitikan.id by Nitikan.id
22/09/2026
in Ragam
0 0
0
Setia pada Proses
0
SHARES
13
VIEWS
Bagi ke WhatsAppBagi ke Facebook

Terbentur, terbentur, terbentur, terbentuk.

Kalimat itu sederhana, pendek. Hampir seperti kalimat motivasi yang cocok ditempel di dinding kamar, berdampingan dengan jadwal piket dan foto idola. Namun semakin direnungkan, semakin terasa bahwa hidup memang bekerja dengan cara seperti itu. Kita terbentur berkali-kali, terbentur keadaan, kegagalan, orang lain, dan yang paling menyebalkan, kadang terbentur oleh kepala sendiri.

Kita sudah membuat rencana dengan begitu rapi, tetapi kenyataan rupanya punya agenda sendiri. Kita ingin lurus, hidup malah belok. Kita ingin cepat, proses malah menyuruh antre. Kita ingin berhasil hari ini, semesta seperti berkata, “Sabar dulu, nomor antrean Anda masih 137.” Di situlah kesetiaan pada proses diuji. Sebab yang sulit dalam hidup bukan selalu memulai. Banyak orang pandai memulai, tetapi tidak banyak yang sanggup tetap berjalan ketika hasil belum kelihatan.

Kalau boleh jujur, semesta itu kadang mirip montir bengkel yang agak sadis. Kita datang ke dunia ini maunya menjadi mobil matic yang mulus, kinclong, tinggal injak gas, AC dingin, dan kalau bisa sedikit bunyi klakson supaya kelihatan berwibawa. Tetapi kenyataannya? Semesta justru memperlakukan kita seperti besi tua yang sedang ditempa menjadi tank baja yang diketok, dibakar, diamplas, lalu kadang dibanting. Sakit? Jelas. Estetik? Sama sekali tidak, setidaknya pada awalnya.

Namun mungkin memang begitulah cara kehidupan membentuk manusia. Besi ditempa dengan pukulan, batu diasah dengan gesekan, otot tumbuh karena diberi beban. Manusia pun sering menjadi lebih kuat setelah berkali-kali bertemu dengan keadaan yang tidak ia inginkan. Benturan tidak selalu datang untuk menghancurkan, kadang ia datang untuk mengubah bentuk kita.

Proses “terbentur” ini bahkan mirip pengalaman pertama kali memakai skincare. Kita membeli produk mahal dengan harapan besok pagi wajah langsung glowing seperti artis Korea. Namun apa yang terjadi? Minggu pertama malah beruntusan, merah-merah, bahkan perih. Katanya itu fase purging, ketika sesuatu yang tersembunyi dipaksa keluar ke permukaan. Hidup juga kadang begitu. Sebelum menjadi versi terbaik dari diri sendiri, ada hal-hal yang harus dikeluarkan seperti kesombongan, ketergantungan, rasa takut, kebiasaan buruk, bahkan keyakinan bahwa kita selalu benar. Caranya tidak selalu lembut; kadang melalui kegagalan, penolakan, atau kehilangan. Kalau menyerah hanya karena sedang berada di fase “beruntusan”, kita mungkin tidak pernah tahu bagaimana rasanya memiliki mental yang benar-benar glowing.

Analogi lain yang lebih dekat adalah sambal ulek yang mana Cabai, bawang, garam, dan bumbu tidak akan menjadi sambal yang nikmat kalau hanya dielus-elus. Mereka harus diulek, ditekan, digerus, dihancurkan bersama cobek batu yang keras. Cabai yang tadinya utuh akhirnya kehilangan bentuknya, tetapi justru setelah dihancurkan, aroma dan rasa pedasnya keluar. Benturan dalam hidup mungkin seperti cara semesta mengulek potensi kita. Tekanan membuat sesuatu yang tersembunyi keluar. Tanpa tekanan, mungkin kita hanya akan menjadi cabai utuh yang tampak baik-baik saja, tetapi belum menemukan daya sengatnya.

Tentu saja, ini bukan berarti kita harus mencari-cari penderitaan. Tidak perlu. Hidup biasanya sudah cukup rajin mengirimkannya tanpa diminta, yang perlu kita lakukan adalah belajar membaca apa yang sedang diajarkan oleh setiap kejadian. Kalau gagal, evaluasi. Kalau jatuh, bangun. Kalau salah arah, belok. Kalau ternyata jalannya buntu, ya putar balik. Jangan malah mendirikan tenda di jalan buntu hanya karena gengsi mengakui bahwa kita salah jalan.

Setia pada proses bukan berarti keras kepala mempertahankan segala sesuatu. Ada kalanya kita harus bertahan, ada kalanya mengubah strategi, dan ada kalanya melepaskan sesuatu yang memang sudah tidak bisa dibawa ke perjalanan berikutnya. Sebab tumbuh bukan hanya soal menjadi lebih kuat. Kadang tumbuh juga berarti belajar meninggalkan apa yang membuat kita rapuh.

Menjadi “mesin tempur” yang tidak mengenal kata menyerah bukan berarti berubah menjadi robot tanpa emosi dan air mata. Kita tetap manusia yang masih bisa sedih, takut, bahkan menangis. Sesekali boleh juga rebahan sambil mendengarkan lagu galau dan menatap langit-langit kamar seperti tokoh utama film yang nasibnya sedang buruk. Tidak apa-apa. Mesin tempur yang dirakit semesta bukan manusia yang tidak pernah rusak, melainkan manusia yang tahu bagaimana memperbaiki dirinya setiap kali rusak.

Jatuh, diperbaiki. Patah, disambung. Kalah, belajar. Gagal, mencoba lagi. Terbentur lagi, bangun lagi. Sampai akhirnya ketika terbentur untuk keseribu kalinya, mungkin kita tidak lagi bertanya, “Kenapa aku?” Kita cukup menghela napas, membetulkan posisi duduk, lalu berkata, “Oh, cuma segini? Sini, maju lagi.” Di situlah ketangguhan lahir, bukan dari kehidupan yang selalu mudah, tetapi dari keberanian untuk tetap melangkah ketika hidup sedang tidak ramah.

Masalahnya, kita sering ingin hasil yang cepat. Kita hidup di zaman same day delivery dimana segala sesuatu dapat dipesan pagi, sore datang. Tetapi proses hidup tidak bekerja seperti itu. Proses lebih mirip pengiriman lewat jalur darat yang makan waktu lama, jalannya bergelombang, kadang macet, bahkan sesekali salah alamat. Begitu juga impian. Ada yang sampai cepat, ada yang harus menunggu lama, dan ada pula yang baru datang setelah kita menjadi orang yang lebih siap menerimanya.

Karena itu, jangan buru-buru menyimpulkan bahwa hidup sedang menolak kita hanya karena sesuatu belum terjadi. Mungkin waktunya belum tiba, mungkin kita belum siap atau mungkin arah yang kita inginkan memang bukan arah terbaik yang sedang disiapkan kehidupan. Kita sering hanya melihat hasil, padahal proses diam-diam sedang mengerjakan sesuatu di dalam diri kita: kesabaran sedang dibentuk, ketahanan sedang dibangun, keberanian sedang diasah, dan cara berpikir sedang diperluas.

Maka jangan terlalu cepat menghakimi hidup sendiri, jangan mengatakan “aku gagal” hanya karena hari ini belum berhasil. Jangan mengatakan “aku tidak mampu” hanya karena beberapa kali jatuh. Dan jangan menganggap perjalananmu sia-sia hanya karena belum sampai pada tujuan. Bisa jadi, perjalanan yang panjang itu justru sedang mempersiapkanmu untuk sesuatu yang belum bisa kamu lihat.

Sebab hidup bukan hanya tentang ke mana kita akan sampai. Ia juga tentang siapa diri kita ketika akhirnya sampai di sana, mungkin karena itu kita perlu setia pada proses. Bukan setia pada penderitaan, bukan pula pasrah terhadap keadaan, tetapi setia untuk terus belajar, terus bergerak, dan terus memperbaiki diri.

Pelan-pelan, hari demi hari, jatuh demi jatuh, bangun demi bangun, sampai suatu hari kita menoleh ke belakang dan menyadari sesuatu, ternyata semua benturan itu tidak sedang menghancurkan kita. Ia sedang membentuk kita. Membentuk cara kita berpikir, cara kita memandang hidup, keberanian, ketahanan, dan mungkin membentuk kita menjadi manusia yang lebih siap menghadapi dunia.

Mungkin memang begitulah cara semesta bekerja. Kadang seperti montir yang terlalu bersemangat, kadang seperti cobek yang tidak kenal belas kasihan, kadang seperti skincare yang membuat kita beruntusan sebelum glowing. Dan kadang seperti kurir yang memilih jalur paling jauh untuk mengantar paket kehidupan kita.

Tetapi dari semua benturan itu, ada sesuatu yang perlahan lahir. Kita bukan lagi manusia yang mudah retak, kita menjadi seseorang yang tahu bagaimana menyusun kembali kepingan dirinya. Bukan manusia yang tidak pernah takut, tetapi manusia yang tetap berjalan meskipun rasa takut ikut berjalan di sampingnya.

Mungkin kita memang sedang dirakit semesta. Ditempa oleh keadaan, diasah oleh pengalaman, dan sesekali diulek oleh kehidupan sampai keluar rasa yang selama ini tersembunyi. Kita tidak tahu kapan proses itu selesai, tetapi selama masih mau belajar, masih mau bangkit, dan masih mau melangkah, berarti rakitan itu belum selesai.

Sebab kita bukan mesin yang dibuat untuk tidak pernah rusak.Kita adalah manusia yang ditempa untuk selalu menemukan jalan pulang dari setiap kerusakan.

Sebuah mesin tempur yang dirakit semesta, bukan untuk tidak pernah kalah, tetapi untuk tidak mengenal kata menyerah.

Airin Rahmawati

Pegiat Rumah baca Tunas Aksara

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

  • Setia pada Proses
  • Ompreng Ajaib
  • Bukan Sekadar Demonstrasi Siswa
  • Lokomotif Perubahan Itu Bernama Nahdlatul Ulama
  • Bilal Hasan “The IndoNinja” Ukir Sejarah di UFC, KO Petarung Peru pada Debut di Shanghai
  • panen4d
  • joker123
  • slot777
  • slot scatter hitam
  • https://protuning.id/
  • https://ptnobelindonesia.com/
  • https://okegas.id/
  • https://dukcapil.selumakab.go.id/
  • https://store.scuto.co.id/wp-content/products/
  • https://selumakab.go.id/
  • https://dukcapil.selumakab.go.id/duta777/
  • https://krakatauniaga.co.id/run/
  • https://bossfood.co.id/wp-content/pound/
  • https://befood.id/run/?id=nanastoto
  • slot138
  • slot138
  • sultan69
  • joker123
  • slot mahjong
  • slot depo 10k
  • demo mahjong
  • slot bet 200
  • slot gacor
  • https://consumerstore.siccura.com/
  • https://blog.sparkresto.com/
  • https://jurnal.anfa.co.id/
  • sultan188
  • duniacash
  • https://dewa138.xyz/
  • sultan188 login
  • https://dhumanotmp.xoc.uam.mx/
  • https://programainfancia.xoc.uam.mx/
  • https://fe.unik-kediri.ac.id/
  • https://techno.ru.ac.th/en/contact/
  • sultan188
  • https://problemaseducacion.xoc.uam.mx/

Nitikan.id merupakan salah satu media siber yang berada dibawah naungan PT Poros Media. Nitikan.id ingin menyajikan konsep jurnalis yang memihak pada kepentingan publik, membawa pencerahan, membangun ruang kesadaran serta menumbuhkan semangat literasi dan perubahan.

Kategori

  • Daerah
  • Ekonomi – Bisnis
  • Entertainment
  • Headline
  • Hukum
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Nasional
  • Olahraga
  • Opini
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Politik
  • Profile
  • Ragam
  • Science
  • Seni Budaya
  • Tak Berkategori
  • Teknologi
  • Wisata
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Term Of Use

© 2024 Nitikan.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Headline
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Ekonomi – Bisnis
  • Entertainment
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Opini
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Politik
  • Profile
  • Teknologi
  • Science
  • Wisata

© 2024 Nitikan.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
  • slot demo terbaik
  • https://grupoceleron.com/
  • slot gacor malam ini
  • https://aldypay.com/credit-purchase/
  • https://www.sharpener.tech/blog/
  • http://www.dramsyar.com.my/dramsyarservices/
  • https://urbanbat.org/salto-al-vacio/
  • https://kemin.gov.kg/
  • https://vjcc.org.vn
  • ggsoft
  • spaceman
  • slot dana
  • sv388
  • https://www.starfilterind.com/filter-cartridge/
  • https://santillan.ec/contacto/
  • https://travelnevada.fr/blog/
  • http://www.agfarma.com/about/
  • situs138
  • ggsoft
  • slot88
  • https://rgc.com.br/contato/
  • duniacash
  • https://restaurantemoche.com/contact-me/
  • https://agri.ubru.ac.th/
  • https://pedrolopez.pt/
  • https://ezap.edu.vn/
  • slot gacor
  • sultan188
  • slot 10k
  • https://revoar.org/contato/
  • https://www.woodyantique.com/testimonial
  • beras11
  • slot 10k
  • https://paninibay.com/
  • slot depo 5k
  • slot qris
  • https://tagme.com.br/login/
  • slot depo 10k
  • situs slot online
  • ggsoft
  • https://atmaenterprise.com/
  • https://www.lepagefoodanddrinks.com/private-cheffing
  • https://weddingdive.com/idea/
  • https://de.goodstats.id/gehry-architecture/
  • https://www.facility.management.zarz.agh.edu.pl/kontakt/
  • slot 138
  • https://hub.egaleo.gr/prosklisi-kypee/
  • https://store.amerimed.net/
  • https://zlatnadvorana.com/galerija/
  • slot69
  • slot69
  • https://iesmontilivi.net/noticies/
  • https://trrhospitals.com/about-us/
  • https://astaracademy.edu.my/contact-us/
  • https://clinicaitabayana.com/herpeszoster/
  • https://khcn.tbd.edu.vn/danh-muc/linh-vuc-nghien-cuu/
  • https://ca.zonajakarta.com/privacy-policy/
  • https://digital.melintas.id/careers/
  • https://cityluxurycarsrental.com/brands/
  • https://technobox.mk/kalkulator/
  • https://beras11.vip/