Subang, Nitikan.id – Memasuki H-4 Lebaran 2025, arus mudik di Tol Cikopo-Palimanan (Cipali) pada sore hari ini, Kamis, 27 Maret 2025, pukul 15.00 WIB, terpantau mulai melandai setelah lonjakan signifikan di pagi hari. Berdasarkan data terkini dari Astra Tol Cipali, sebanyak 50.200 kendaraan telah melintas dari Cikopo menuju Cirebon sejak pukul 00.00 WIB hingga 15.00 WIB. Angka ini menunjukkan peningkatan sebesar 29% dibandingkan volume lalu lintas pada periode yang sama di hari sebelumnya, Rabu, 26 Maret 2025.
Data Terkini: Puncak Terjadi di Pagi Hari
Menurut laporan resmi yang dirilis pada pukul 15.00 WIB, puncak arus lalu lintas terjadi pada pukul 08.00 WIB dan 09.00 WIB, dengan volume kendaraan mencapai lebih dari 4.000 unit per jam. “Kami mencatat lonjakan signifikan di pagi hari, terutama dari pemudik yang memulai perjalanan sejak dini hari untuk menghindari kepadatan siang,” ujar Ardam Rafif Trisilo, Sustainability Management & Corporate Communications Dept. Head Astra Tol Cipali. Setelah puncak tersebut, arus lalu lintas mulai menurun, dengan rata-rata volume kendaraan hingga sore ini mencapai sekitar 3.300 kendaraan per jam.
Meski terpantau melandai pada pukul 15.00 WIB, petugas di lapangan tetap bersiaga mengingat potensi peningkatan kembali pada sore hingga malam hari. “Banyak pemudik yang memilih perjalanan sore atau malam untuk menghindari panas, sehingga kami terus memantau situasi secara real-time,” tambah Ardam.
Kondisi Lalu Lintas dan Upaya Pengelolaan
Hingga pukul 15.00 WIB, arus lalu lintas di ruas Tol Cipali arah Cirebon dilaporkan lancar dengan beberapa titik kepadatan ringan, terutama di sekitar Rest Area KM 130 dan KM 166 akibat tingginya jumlah pemudik yang beristirahat. Tidak ada laporan insiden besar yang mengganggu kelancaran arus mudik hingga waktu tersebut, meskipun petugas tetap waspada terhadap potensi perlambatan akibat volume kendaraan yang masih tinggi.
Untuk menjaga kelancaran, Astra Tol Cipali telah menyiagakan petugas tambahan di gerbang tol dan rest area, serta mempertahankan jalur contraflow di beberapa segmen rawan macet, seperti KM 55 hingga KM 132, sesuai kebutuhan. “Kami berkoordinasi dengan Korlantas Polri untuk memastikan rekayasa lalu lintas berjalan efektif,” jelas Ardam.
Detail tentang Contraflow
Sistem contraflow diterapkan sebagai upaya mengurai kepadatan lalu lintas dengan memanfaatkan satu lajur dari arah berlawanan. Di Tol Cipali, contraflow diberlakukan secara situasional berdasarkan volume kendaraan dan kondisi di lapangan. Pada tahun sebelumnya, uji coba contraflow dilakukan di ruas KM 152 hingga KM 157, terutama untuk mengantisipasi lonjakan kendaraan dari Tol Cisumdawu yang bergabung ke Tol Cipali .
Kondisi Tol Lainnya
Selain Tol Cipali, beberapa ruas tol lain juga diprediksi mengalami peningkatan volume kendaraan selama arus mudik Lebaran 2025. Tol Tangerang-Merak, misalnya, diperkirakan mencapai puncak arus mudik pada tanggal 27 Maret 2025 dengan estimasi 179.000 kendaraan melintas . Sementara itu, Korlantas Polri telah merencanakan penerapan sistem ganjil-genap, contraflow, dan one way di sejumlah ruas tol utama, termasuk Tol Jakarta-Cikampek dan Tol Semarang-Batang, untuk mengantisipasi kepadatan .
Himbauan kepada Pengguna Jalan
Pengelola Tol Cipali mengeluarkan sejumlah imbauan kepada pengguna jalan untuk mendukung kelancaran arus mudik. “Kami meminta pemudik untuk tidak berhenti atau beristirahat di bahu jalan karena dapat menyebabkan perlambatan dan membahayakan keselamatan,” tegas Ardam Rafif Trisilo. Ia menyarankan agar pemudik memanfaatkan rest area yang tersedia atau keluar ke gerbang tol terdekat jika membutuhkan istirahat.
Bagi yang memerlukan bantuan darurat, Astra Tol Cipali menyediakan layanan call center 24 jam di nomor 0260-7600-600 atau melalui WhatsApp di 0811-2347-600. Informasi lalu lintas terkini juga dapat diakses melalui kanal resmi ‘Info Cipali’ di Instagram @ASTRATolCipali dan X (Twitter) @ASTRATolCipali, yang secara rutin memperbarui kondisi jalan, cuaca, dan pengumuman penting lainnya.
Prediksi dan Antisipasi ke Depan
Meskipun arus mudik mulai melandai pada sore ini, Astra Tol Cipali memprediksi adanya lonjakan kembali pada malam hari hingga dini hari, seiring kebiasaan pemudik yang memilih waktu tersebut untuk perjalanan jauh. Dengan total prediksi volume kendaraan harian mencapai 80.000 hingga 90.000 unit pada puncak mudik 28-30 Maret 2025, pengelola tol terus mempersiapkan langkah antisipasi, termasuk kemungkinan penerapan one way penuh dari Jakarta hingga Jawa Tengah jika situasi membutuhkan.
Ardam Rafif Trisilo menambahkan, “Kami mengimbau pemudik untuk memeriksa kondisi kendaraan sebelum berangkat, membawa bekal secukupnya, dan mengatur waktu perjalanan agar terhindar dari kepadatan ekstrem.” Cuaca yang cerah pada sore ini turut mendukung kelancaran, meskipun Badan Meteorologi, Klimatologi

