• Home
  • Headline
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Ekonomi – Bisnis
  • Entertainment
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Opini
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Politik
  • Profile
  • Teknologi
  • Science
  • Wisata
Jumat, Januari 23, 2026
Nitikan.id
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • Headline
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Ekonomi – Bisnis
  • Entertainment
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Opini
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Politik
  • Profile
  • Teknologi
  • Science
  • Wisata
  • Home
  • Headline
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Ekonomi – Bisnis
  • Entertainment
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Opini
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Politik
  • Profile
  • Teknologi
  • Science
  • Wisata
No Result
View All Result
nitikan.id
No Result
View All Result
Home Opini

Serabi Gosong, Abunawas, dan Brainrot

Nitikan.id by Nitikan.id
13/07/2025
in Opini
0 0
0
Serabi Gosong, Abunawas, dan Brainrot
0
SHARES
31
VIEWS
Bagi ke WhatsAppBagi ke Facebook

Oleh: Nur Izza Wahidah

Pegiat Rumah baca Tunas Aksara Pamanukan

 

 

Pagi itu, seperti biasa di hari libur, Abunawas duduk manis di bangku beton dekat alun-alun kota. Sarung dilipat setengah betis, kaus oblong bertuliskan “Ngopi, Ngopi, Biar Tak Mati Rasa”, dan sandal jepit warisan zaman KKN dulu. Ia bukan tokoh dongeng dari Baghdad, tapi guru PPKn yang kini rajin lari pagi dan debat dalam hati.

Sedangkan dihadapannya, warung serabi Emak Ijah sudah mengepul sejak ayam tetangga baru mau kepikiran berkokok. Dibawah spanduk bertuliskan “Serabi Legendaris , Gosong Iya Tapi Rasanya Tetep Juara”, Emak Ijah tampak lihai membalik adonan di atas tungku arang.

“Mak, satu serabi gosong setengah, kayak biasa ya,” ucap Abunawas sambil menaruh ponsel.

“Serabi kok gosong yang dicari. Emang kamu lidahnya sengsara?” sahut Emak Ijah.

Abunawas nyengir. “Yang gosong itu justru bagian terbaik, Mak. Kaya hidup, ada pahitnya dikit biar gurih. Kalau serabi terlalu sempurna, hidup saya yang malah hambar.”

Emak Ijah tertawa kecil, lalu balik mengipasi tungku. Di antara nyala api dan aroma santan, Abunawas duduk menunggu,lalu seperti biasa: membuka ponsel. Scroll hapepun dimulai.

TikTok: cewek joget dengan caption “Cuma orang baper yang nggak like video ini.”
Instagram: orang pamer liburan ke Jepang, padahal utang ShopeePay masih jalan.
Facebook: status tetangga yang debat soal harga cabe campur teori iluminati.
X (dulu Twitter): debat receh soal siapa lebih jahat, mantan atau pinjol.

Abunawas garuk-garuk kepala. “Otak ini kayaknya pelan-pelan gosong juga, kayak serabi Mak Ijah yang kelamaan ditinggal ngipasi cucunya.”

Belakangan, Abunawas dengar istilah yang sedang viral: brain rot. Bukan karena makan tape basi tapi karena otak jadi lembek kayak tahu karena kebanyakan scrolling tanpa makna.

Kata anak muda, brainrot itu waktu lo nggak bisa konsentrasi baca buku, malas mikir, dan lebih tertarik nonton konten receh daripada mikir nasib bangsa. Pokoknya kalau lo ngerasa otak makin mirip bubur, itu mungkin tandanya.

Dulu, waktu masih muda, Abunawas punya rutinitas pagi: baca koran, ngopi, dan debat soal politik bareng Pak Lurah. Waktu itu, konten viral adalah surat pembaca di koran daerah, dan satu berita bisa dibahas seminggu penuh.

Sekarang? Berita viral pagi ini bisa basi dalam lima menit. Satu isu politik dikalahkan video emak-emak viral nyari “Anjas, anak saya, yang hilang sejak subuh.”

Anak muda sekarang katanya melek digital, tapi lebih hafal nama-nama selebgram Korea daripada pasal-pasal UUD 1945. Dulu Abunawas hafal pembukaan UUD sambil jalan kaki 2 km ke sekolah. Sekarang, cucu tetangga baru hafal kalau pakai filter Disney.

“Mungkin kita terlalu cepat berubah, ya,” gumam Abunawas.

Emak Ijah menghampiri membawa serabi. Pinggirannya agak hitam, tengahnya kenyal, dan santannya harum semerbak. “Nih, gosongnya sesuai pesanan,tapi gosongnya jangan dijadiin alasan buat gak bayar, ya,” kata Emak sambil nyodorin piring.

Abunawas tertawa. “Mak, kalau hidup ini warung, saya udah langganan sejak zaman belum bisa beli kecap. Masa mau nipu?”

Emak Ijah duduk sebentar, ngelap keringat, lalu cerita. “Kamu tahu, cucuku itu sekarang tiap masak air aja sambil nonton TikTok, dua kali air meluap. Sekali nasi jadi bubur. Katanya multitasking, padahal mah otaknya kebagi-bagi kayak potongan kolak pas lebaran.”

“Tanda-tanda brainrot, Mak,” kata Abunawas sambil makan.

“Apa itu? Penyakit kepala?”
“Bukan. Penyakit kebanyakan scroll. Otaknya gak gosong sih, tapi jadi lembek, kayak bubur ayam pakai kuah kebanyakan.”

Beberapa hari lalu, Abunawas duduk di taman. Seorang anak muda duduk di sebelahnya, main ponsel tanpa henti. Abunawas iseng bertanya, “Dek, kamu ngapain?”

“Nonton YouTube, pak.”
“Belajar?”
“Enggak. Liatin orang makan 20 porsi ramen.”
“Oh. Hebat.”

Beberapa menit kemudian, anak itu nyeletuk, “ Pak, menurut Bapak, Tuhan punya akun YouTube gak?”

Abunawas kaget. “Hah? Maksudmu?”
“Biar bisa trending. Soalnya sekarang yang bener-bener didengar itu yang viral.”

Abunawas terdiam. Mungkin anak itu cuma bercanda, tapi dalam hatinya ia menggerutu: “Kalau Tuhan bikin video dakwah tanpa filter suara DJ, mungkin diskip juga.”

Banyak yang bilang korupsi itu musuh terbesar bangsa. Tapi Abunawas mulai berpikir: kalau rakyatnya malas mikir, apa bedanya?

Coba lihat:

Mantan koruptor bisa nyaleg lagi, dan… menang.

Isu besar soal anggaran triliunan hanya bertahan satu hari di linimasa.Sementara gosip seleb bisa viral tiga minggu nonstop.
Rakyat lebih peduli siapa unfollow siapa daripada siapa bikin regulasi.

Brainrot ini bukan cuma soal otak yang lelah. Tapi juga soal rakyat yang tak lagi sanggup membedakan mana penting dan mana receh.

Politisi jahat nggak butuh senjata. Mereka hanya butuh rakyat yang sibuk scroll.Rakyat yang otaknya gosong akan mudah dikendalikan asal kontennya lucu dan ada stiker lucu.

“Mak,” kata Abunawas sambil nyeruput kopi. “Jangan-jangan brainrot ini bukan sekadar kecelakaan digital tapi semacam konspirasi elite global. Biar rakyat nggak sempat mikir.”

Emak Ijah melotot. “Kamu ini kebanyakan nonton YouTube yang komentarnya dikunci.”

“Coba pikir, Mak. Kalau rakyat sibuk nonton orang mukbang, kapan mereka sempat mikir soal pajak? Kalau semua orang fokus pada Reels, siapa yang sempat buka laporan keuangan negara?”

Emak Ijah menimpali, “Iya, iya. Dan kalau semua sibuk scroll, gak ada yang sempat nanya kenapa uang bansos bisa ilang sebelum dibagi.”

Abunawas dan Emak tertawa tapi tawa itu getir. Di balik kelakar mereka, ada keresahan: jangan-jangan negara ini bukan dijajah asing, tapi dijajah algoritma.

Sore mulai datang, Abunawas memesan satu serabi lagi kali ini gosong betulan. Ia ingin mengingatkan diri: sesuatu yang gosong bukan berarti gagal asal masih bisa dimakan dan bikin sadar.

Di pinggir alun-alun, ia menulis di kertas sobekan nota:

“Di antara scroll dan serabi,
Otak kita pelan-pelan mati.Bukan karena tak mampu tapi karena terlalu nyaman menjadi penonton tanpa isi.”

Ia pulang,tak jadi buka TikTok. Hanya nyalakan radio lama dan duduk menatap langit. Mungkin beginilah cara menyembuhkan brainrot: diam, hening, dan berpikir.

Hidup ini memang cepat. Dunia digital tidak menunggu tapi kita bisa memilih: ikut arus sampai otak kita rusak atau sesekali diam dan mencicipi gosongnya serabi sambil merenung.

Bangsa yang kuat tak dibentuk oleh jempol yang lincah, tapi oleh otak yang mau berpikir dan mungkin, revolusi itu bisa dimulai dari warung serabi Emak Ijah, tempat dimana gosong bukan aib tapi tanda bahwa sesuatu masih bisa diselamatkan.

Next Post
Liburan Seru di Alanin Swimming Pool Pagaden, Tiket Masuk Cuma 5 Ribu!

Liburan Seru di Alanin Swimming Pool Pagaden, Tiket Masuk Cuma 5 Ribu!

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

  • Meneladani Leuleus Jeujeur Liat Tali dalam Akhlak Rasulullah
  • Peran Jokowi di Balik BGN MBG Dan KPK
  • Dinamika MUBES HMPS PAI IMH Subang Tuntas
  • Kasino: Jenaka tapi Waras
  • UANG UMAT DI BP HAJI
  • panen4d
  • joker123
  • slot777
  • slot scatter hitam
  • https://protuning.id/
  • https://ptnobelindonesia.com/
  • https://okegas.id/
  • https://dukcapil.selumakab.go.id/
  • https://store.scuto.co.id/wp-content/products/
  • https://selumakab.go.id/
  • https://dukcapil.selumakab.go.id/duta777/
  • https://krakatauniaga.co.id/run/
  • https://bossfood.co.id/wp-content/pound/
  • https://befood.id/run/?id=nanastoto
  • slot138
  • slot138
  • sultan69
  • joker123
  • slot mahjong
  • slot depo 10k
  • demo mahjong
  • slot bet 200
  • slot gacor
  • https://consumerstore.siccura.com/
  • https://blog.sparkresto.com/
  • https://jurnal.anfa.co.id/
  • sultan188
  • duniacash
  • https://dewa138.xyz/
  • sultan188 login
  • https://dhumanotmp.xoc.uam.mx/
  • https://programainfancia.xoc.uam.mx/
  • https://fe.unik-kediri.ac.id/
  • https://techno.ru.ac.th/en/contact/
  • sultan188
  • https://problemaseducacion.xoc.uam.mx/

Nitikan.id merupakan salah satu media siber yang berada dibawah naungan PT Poros Media. Nitikan.id ingin menyajikan konsep jurnalis yang memihak pada kepentingan publik, membawa pencerahan, membangun ruang kesadaran serta menumbuhkan semangat literasi dan perubahan.

Kategori

  • Daerah
  • Ekonomi – Bisnis
  • Entertainment
  • Headline
  • Hukum
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Nasional
  • Olahraga
  • Opini
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Politik
  • Profile
  • Ragam
  • Science
  • Seni Budaya
  • Tak Berkategori
  • Teknologi
  • Wisata
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Term Of Use

© 2024 Nitikan.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Headline
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Ekonomi – Bisnis
  • Entertainment
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Opini
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Politik
  • Profile
  • Teknologi
  • Science
  • Wisata

© 2024 Nitikan.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
  • slot demo terbaik
  • https://grupoceleron.com/
  • slot gacor malam ini
  • https://aldypay.com/credit-purchase/
  • https://www.sharpener.tech/blog/
  • http://www.dramsyar.com.my/dramsyarservices/
  • https://urbanbat.org/salto-al-vacio/
  • https://kemin.gov.kg/
  • https://vjcc.org.vn
  • ggsoft
  • spaceman
  • slot dana
  • sv388
  • https://www.starfilterind.com/filter-cartridge/
  • https://santillan.ec/contacto/
  • https://travelnevada.fr/blog/
  • http://www.agfarma.com/about/
  • situs138
  • ggsoft
  • slot88
  • https://rgc.com.br/contato/
  • duniacash
  • https://restaurantemoche.com/contact-me/
  • https://agri.ubru.ac.th/
  • https://pedrolopez.pt/
  • https://ezap.edu.vn/
  • slot gacor
  • sultan188
  • slot 10k
  • https://revoar.org/contato/
  • https://www.woodyantique.com/testimonial
  • beras11
  • slot 10k
  • https://paninibay.com/
  • slot depo 5k
  • slot qris
  • https://tagme.com.br/login/
  • slot depo 10k
  • situs slot online
  • ggsoft
  • https://atmaenterprise.com/
  • https://www.lepagefoodanddrinks.com/private-cheffing
  • https://weddingdive.com/idea/
  • https://de.goodstats.id/gehry-architecture/
  • https://www.facility.management.zarz.agh.edu.pl/kontakt/