SUBANG, Nitikan.id – Musim penghujan kini memasuki puncaknya, masyarakat tak sedikit yang terkena gejala atau penyakit yang diakibatkan oleh cuaca tersebut.
Kepala Puskesmas (Kapus) Batangsari Supriatna mengungkapkan, penyakit yang dibawa musim hujan ini ada beberapa macam yang dapat menjangkit masyarakat.
“Yang biasa masyarakat mengeluh datang ke Puskesmas itu pertama ISPA, diare yang ketiganya yaitu penyakit kulit, tapi yang lebih banyak ISPA, penyebabnya karena memang karena ini kan pergantian cuaca biasanya pergantian cuaca dari kemarau ke dingin atau sebaliknya dingin ke kemarau,” ungkapnya.
Kepala Puskesmas yang mencakupi wilayah kerja 4 desa itu juga memaparkan cara mencegah penyakit yang dapat menjangkit masyarakat dikala musim hujan.
“Yang harus dilakukan oleh masyarakat kaitan dengan pencegahan penyakit yang berhubungan dengan iklim ini, pertama harus ada peningkatan daya tahan tubuh peningkatan daya tahan tubuh itu hubungannya keras sekali dengan asupan makanan asupan makanan didukung juga dengan perbaikan pola hidup ke arah pola hidup bersih dan sehat seperti tidak BAB sembarangan, rajin cuci tangan dan menjaga kebersihan lingkungan,” papar Supriatna.
Kepala Puskesmas yang setiap harinya menerima pasien 30 sampai 100 orang ini berharap masyarakat dapat menerapkan pola hidup bersih dan sehat selama musim penghujan dan saat pergantian musim hujan ke musim kemarau.
“Memang musim hujan ini belum bisa diprediksi kapan selesainya dan kapan untuk masuk ke apa baru, masyarakat harus memperhatikan, mendukung untuk peningkatan status kesehatan. Tetap hati-hati jaga kesehatan diri dan keluarganya,” pungkas Supriatna.

