Subang, Nitikan.id – PT DAHANA menggelar sosialisasi mengenai potensi risiko dari aktivitas perusahaan kepada masyarakat di sekitar area operasional. Kegiatan ini berlangsung di Bale DAHANA, Subang, Jawa Barat, pada Kamis, 20 Maret 2025, dengan dihadiri perwakilan warga dari empat dusun, yaitu Dukuh, Cikareo, Sadawarna, dan Sari Asih, serta perangkat Desa Sadawarna.
General Manager Kesehatan, Keselamatan, Keamanan, dan Lingkungan Hidup (K3LH) PT DAHANA, Sudirjo Heru, menegaskan pentingnya keterbukaan informasi terkait potensi risiko dan upaya pencegahan yang dilakukan perusahaan.
“Kami berkomitmen menjaga transparansi dan memberikan pemahaman yang jelas kepada masyarakat tentang langkah-langkah pengamanan yang diterapkan. Keselamatan dan kenyamanan warga sekitar adalah prioritas kami. Selain itu, forum ini juga menjadi sarana untuk mempererat hubungan antara perusahaan dan masyarakat,” ujar Sudirjo Heru.
Sosialisasi ini dipandu oleh Asisten Manajer K3LH PT DAHANA, Roikhatus Solikhah. Ia memaparkan berbagai aspek keselamatan kerja, prosedur tanggap darurat, hingga pentingnya menjaga jarak aman saat proses uji mutu peledakan. Roikhatus juga menegaskan larangan keras bagi warga untuk mendekati area peledakan tanpa izin resmi.
“DAHANA menerapkan berbagai upaya mitigasi risiko, mulai dari pemasangan tanggul di sekitar gudang dan pabrik, rutin menggelar safety briefing, pengecekan berkala alat penangkal petir, hingga pemantauan lingkungan secara menyeluruh. Semua ini kami lakukan demi menjaga keselamatan bersama,” jelas Roikhatus.
Maman, salah satu warga yang hadir dalam kegiatan tersebut, menyambut baik langkah sosialisasi yang dilakukan PT DAHANA. Menurutnya, informasi yang disampaikan sangat penting untuk meningkatkan kewaspadaan warga.
“Acara ini sangat bermanfaat. Kami jadi tahu risiko yang mungkin terjadi dan bagaimana cara menghadapinya. Jadi, kalau terjadi sesuatu, kami sudah tahu harus berkoordinasi dengan siapa. Ini membuat kami lebih tenang,” ujar Maman.
Melalui kegiatan ini, PT DAHANA berharap masyarakat sekitar dapat lebih memahami potensi risiko sekaligus mendukung terciptanya lingkungan yang aman dan nyaman bagi semua pihak.

